Nonton MotoGP Mandalika Sambil Camping di Pantai, Cara Berbeda Menikmati Balapan di Lombok
Sabtu, 5 September 2026 | 11:30
Penulis: Arif S

Menonton MotoGP Indonesia di Sirkuit Pertamina Mandalika, Nusa Tenggara Barat, tak harus selalu identik dengan menginap di hotel. Pada gelaran MotoGP Mandalika 2026, wisatawan akan mendapat alternatif pengalaman menginap yang lebih dekat dengan alam melalui konsep camping ground dan campervan.
InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) menyiapkan prototype camping ground dan campervan experience sebagai pilihan akomodasi bagi penonton MotoGP Mandalika pada 9-13 Oktober 2026.
Konsep itu menawarkan cara berbeda untuk menikmati salah satu ajang olahraga terbesar di Indonesia. Setelah seharian menyaksikan aksi para pembalap di lintasan, wisatawan dapat bermalam dalam suasana terbuka dengan kawasan pantai sebagai latarnya.
BACA JUGA
Promo Tiket MotoGP Mandalika 2026 Masih Berlangsung, Grandstand Diskon 20 Persen
Marc Marquez Siap Comeback di MotoGP Mugello Usai Cedera dan Operasi
Maverick Vinales Pilih Mundur dari MotoGP AS, Fokus Pemulihan Cedera
"Inovasi ini menjadi jawaban bagi wisatawan yang ingin datang menyaksikan ajang MotoGP di Mandalika dengan cara berbeda," ujar Direktur Operasi ITDC Troy Warokka Lombok Tengah, Jumat.
Menurut Troy, camping bukan lagi sekadar pilihan wisata bagi kalangan tertentu. Aktivitas itu telah berkembang menjadi bagian dari gaya hidup, termasuk di kalangan wisatawan dengan kemampuan ekonomi tinggi yang justru memilih pengalaman berlibur dengan camping karena dianggap lebih sehat dan terjangkau.
“Kami ingin mengembangkan Mandalika dengan cara berbeda. Ini jawaban terhadap wisatawan yang ingin datang menyaksikan MotoGP Indonesia," katanya.
Alternatif Bagi Penonton yang Datang Naik Motor
Konsep camping ground juga dirancang untuk menjawab kebutuhan penonton MotoGP yang datang dari berbagai daerah menggunakan kendaraan roda dua.
Troy mengatakan banyak penonton dari Aceh, Medan hingga Pulau Jawa menempuh perjalanan darat menggunakan sepeda motor. Bagi mereka, pilihan akomodasi terjangkau sekaligus mudah diakses menjadi kebutuhan penting.
"Kami coba dengan MotoGP, yaitu akomodasi dengan menggunakan camping ground ataupun camping," ujar Chairman MotoGP Mandalika 2026 itu.
Gagasan itu bermula dari komunikasi dengan sejumlah pihak yang memiliki kemampuan menyediakan tenda. Sementara itu, kebutuhan utilitas serta fasilitas pendukung akan dipersiapkan pengelola.
Selama tiga bulan terakhir, ITDC bersama tim melakukan kajian terhadap sejumlah lokasi yang dinilai potensial. Dari beberapa pilihan, kawasan pantai akhirnya dipilih karena memiliki akses mudah, terlihat jelas, serta telah didukung fasilitas umum.
"Sudah cukup banyak lokasi yang kami pilih. Kami memilih lokasi yang paling mudah dan visible. Dalam satu atau dua minggu terakhir kami putuskan akan dilakukan di tempat ini, di sepanjang Pantai Mandalika," katanya.
Pilihan lokasi itu menjadikan pengalaman menonton MotoGP bisa dikemas lebih dari sekadar datang ke sirkuit. Wisatawan dapat menggabungkan agenda olahraga dengan pengalaman menikmati suasana pesisir Mandalika.
Camping Sekaligus Mengembangkan Wisata Pantai
Salah satu keunggulan lokasi adalah ketersediaan fasilitas dasar. Toilet, tempat belanja, toko hingga akses keluar-masuk kawasan relatif mudah dijangkau.
Dengan ketersediaan fasilitas dasar, camping ground diharapkan tidak hanya menjadi tempat bermalam sementara bagi penonton MotoGP. Dalam jangka lebih panjang, keberadaannya diharapkan ikut mendorong perkembangan kawasan wisata pantai di Mandalika.
"Salah satu mimpi kami memang tempat ini nantinya betul-betul menjadi pantai yang bersih dan banyak kunjungan wisatawan," katanya.
Konsep itu juga memberi pilihan bagi wisatawan yang ingin merasakan suasana berbeda selama berada di Mandalika. Jika hotel menawarkan kenyamanan ruang tertutup, camping dan campervan memberikan pengalaman yang lebih dekat dengan lanskap alam dan suasana kawasan pesisir.
Bagi Mandalika, momentum MotoGP sekaligus menjadi kesempatan untuk memperkenalkan pengalaman wisata lebih beragam. Wisatawan tidak hanya datang untuk menyaksikan balapan, tetapi juga dapat menjadikan kawasan tersebut sebagai bagian dari perjalanan liburan.
Paket Wisata Makin Mudah
Di sisi lain, minat terhadap MotoGP Mandalika 2026 disebut terus menunjukkan perkembangan positif. Penjualan tiket hingga saat ini telah mencapai sekitar 50 persen, termasuk pembelian dalam jumlah besar dari sejumlah perusahaan.
Dukungan terhadap penyelenggaraan MotoGP Mandalika semakin luas. Sejumlah sponsor, agen perjalanan dan maskapai penerbangan ikut terlibat dalam menghadirkan pilihan perjalanan bagi wisatawan.
Perkembangan tersebut membuat akses menuju Mandalika semakin mudah dikemas dalam bentuk paket perjalanan. Wisatawan tidak lagi harus mengatur sendiri seluruh kebutuhan perjalanan, termasuk akomodasi.
"Travel agent ternyata memang sudah menjual paket ini. Sekarang masyarakat semakin paham bahwa untuk menonton MotoGP mereka tidak harus selalu booking hotel setiap hari. Paket perjalanan sudah semakin mudah," katanya.
Bagi wisatawan, pilihan tersebut membuka kemungkinan untuk menikmati MotoGP Mandalika dengan gaya lebih fleksibel. Datang ke Lombok untuk menonton balapan, bermalam di camping ground, menikmati pantai, lalu melanjutkan perjalanan wisata menjadi satu rangkaian pengalaman yang dapat ditawarkan dari gelaran MotoGP Mandalika 2026.***











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!