ID EN

Desa Simarasok Lolos 15 Besar Wonderful Indonesia Award 2026, Ini Keunggulannya

Rabu, 9 September 2026 | 14:25

Penulis: Arif S

Wonderful Indonesia Award 2026
Pengumuman desa wisata lolos 15 besar Wonderful Indonesia Award 2026. . Foto: Disparpora Agam

Desa Wisata Simarasok, Nagari Simarasok, Kecamatan Baso, Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar), kembali mencatatkan prestasi di tingkat nasional. Destinasi wisata berbasis masyarakat itu lolos 15 besar Wonderful Indonesia Award (WIA) 2026.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Agam Kasman Zaini di Lubuk Basung, Sumbar,  mengatakan pengumuman Desa Wisata Simarasok lolos 15 besar dilakukan pada 7 September.

"Dari 30 desa wisata se-Indonesia, Desa Wisata Simarasok masuk 15 besar," ujarnya didampingi Kepala Bidang Pengembangan dan Promosi Pariwisata Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Agam Adek Ariani.

Capaian itu menjadi kabar menggembirakan bagi Kabupaten Agam sekaligus Sumatera Barat. Desa Wisata Simarasok dinilai memiliki kekuatan pada potensi alam, budaya, ekonomi kreatif, serta keramahan masyarakat, sehingga mampu membawa nama daerah bersaing di tingkat nasional.

Bersiap Menyambut Tim Juri

Perjalanan Desa Wisata Simarasok di WIA 2026 belum berakhir. Setelah masuk 15 besar, tahapan selanjutnya adalah visitasi dari tim juri Kementerian Pariwisata (Kemenpar).

Visitasi menjadi kesempatan bagi tim juri untuk melakukan verifikasi data sekaligus melihat secara langsung potensi, keunikan lokal, serta penerapan berbagai program wisata di Desa Simarasok.

"Jadwal visitasi mulai September sampai Oktober 2026," katanya.

Persiapan menghadapi tahapan visitasi akan difokuskan pada bukti dukung nyata di lapangan untuk setiap indikator penilaian.

Aspek yang menjadi perhatian dalam penilaian WIA 2026, mulai dari kelembagaan, pengelolaan, atraksi, lingkungan, ekonomi, peran masyarakat, amenitas, aksesibilitas, homestay, kemitraan hingga digitalisasi.

Menjaga Keaslian Simarasok

Di tengah persaingan dengan desa wisata terbaik dari berbagai daerah di Indonesia, Simarasok memiliki kekuatan tersendiri. Keaslian lingkungan dan budaya menjadi salah satu modal utama desa wisata itu.

"Menjadi keunggulan kita di Simarasok adalah masih asli, asri, dan mempertahankan kearifan lokal dan budaya yang ada, serta pesona Alam yang masih terjaga," katanya.

Persiapan visitasi tidak hanya menjadi tanggung jawab Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Agam. Pemerintah daerah akan melibatkan Tim Koordinasi Lintas Organisasi Perangkat Daerah.

Sejumlah perangkat daerah yang terlibat antara lain Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Agam, Dinas Lingkungan Hidup Agam, Dinas Pertanian Agam, Dinas Koperasi UKM Agam, Diskominfo Agam dan perangkat daerah lainnya.

Kolaborasi diperlukan agar seluruh aspek penilaian dapat dipersiapkan secara maksimal. Dengan begitu, potensi Desa Wisata Simarasok dapat terlihat secara utuh saat tim juri melakukan visitasi.

Setelah tahapan visitasi selesai, tim juri Kemenpar akan melakukan perangkingan untuk menentukan pemenang sesuai kategori.

"Kita berharap dengan keunggulan yang dimiliki Desa Wisata Simarasok, maka terpilih menjadi terbaik nantinya," harapnya.***

Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!