ID EN

Mastantuono Cetak Hat-trick, Rekor Lionel Messi Selama 19 Tahun Akhirnya Pecah

Sabtu, 12 September 2026 | 09:41

Penulis: Arif S

Kapten Timnas Argentina Lionel Messi
Kapten Timnas Argentina Lionel Messi.. Foto: Antara/Hakan Akgun - Anadolu Agency

indonesiatravelsport.com - Pemain muda Argentina Franco Mastantuono mencatatkan malam istimewa bersama Fiorentina. Tiga golnya ke gawang Venezia bukan hanya membawa La Viola meraih kemenangan pertama di Serie A musim ini, tetapi juga memecahkan rekor Lionel Messi.

Fiorentina menang 4-2 atas Venezia di Stadio Pier Luigi Penzo, Sabtu 12 September 2026. Mastantuono menjadi pusat perhatian setelah mencetak hat-trick, sementara satu gol Fiorentina lainnya disumbangkan Mateo Pellegrino.

Venezia sempat memberikan perlawanan melalui Akor Adams dan Antoine Hainaut. Namun, Fiorentina tetap membawa pulang tiga poin sekaligus mengakhiri rangkaian tiga kekalahan di awal musim Serie A.

Hat-trick itu membawa Mastantuono masuk dalam catatan sejarah sepak bola Argentina. Dikutip dari ESPN, ia kini menjadi pemain Argentina termuda yang mencetak hat-trick di lima liga top Eropa.

Mastantuono menorehkan tiga gol di usia 19 tahun dan 28 hari. Rekor itu sebelumnya menjadi milik Messi, yang mencetak hat-trick untuk Barcelona saat melawan Real Madrid pada 10 Maret 2007.

Messi membukukan hat-trick pertamanya di kompetisi liga top Eropa di usia 19 tahun dan 259 hari. 

Rekor Messi bertahan lebih dari 19 tahun sebelum Mastantuono memevahkannya dengan selisih usia 231 hari.

Momen itu sekaligus memperkuat ekspektasi besar publik sepak bola Argentina kepada Mastantuono. Pemain kelahiran Azul itu disebut sebagai salah satu talenta muda terbaik Argentina dan diproyeksikan menjadi penerus Messi di sisi kanan lini serang Albiceleste.

Mastantuono juga mulai mendapatkan tempat di tim nasional Argentina. Ia telah mengoleksi empat caps, sebuah pencapaian penting bagi pemain berusia 19 tahun.

Perjalanan Mastantuono menuju panggung besar Eropa bergerak cepat. Real Madrid rela mengeluarkan 45 juta euro untuk memboyongnya dari River Plate pada musim lalu.

Namun, Mastantuono kesulitan mendapatkan menit bermain secara regular karena ketatnya persaingan di skuad Real Madrid. 

Fiorentina kemudian menjadi tempat baru bagi Mastantuono untuk mendapatkan pengalaman sekaligus menunjukkan kemampuan terbaiknya.

Peminjaman ke Fiorentina mulai menunjukkan hasil positif. Setelah tiga pertandingan awal Serie A berakhir dengan kekalahan, Mastantuono menjadi pembeda ketika timnya membutuhkan kemenangan.

Hat-trick melawan Venezia bukan hanya menjadi jawaban di lapangan, tetapi juga penanda Mastantuono mulai menemukan panggungnya sendiri. Ia memang masih jauh dari perjalanan panjang Messi, tetapi satu rekor milik legenda Argentina itu kini sudah berpindah tangan.***



Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!