Alasan Ronaldo Tinggalkan Timnas Portugal Masih Misteri, Ini Rangkaian Polemiknya
Kamis, 1 Oktober 2026 | 11:00
Penulis: Arif S

Kemenangan Portugal atas Norwegia 2-1 di UEFA Nations League seharusnya menjadi kabar besar bagi Selecao das Quinas. Namun, perhatian justru tertuju kepada Cristiano Ronaldo setelah sang kapten untuk pertama kalinya di era Jorge Jesus hanya duduk di bangku cadangan hingga pertandingan berakhir.
Goncalo Ramos menjadi penentu kemenangan Portugal melalui chip indah dari luar kotak penalti di menit ke-53, memanfaatkan kesalahan penjaga gawang Orjan Nyland.
Sebelumnya, Joao Felix lebih dulu membawa Portugal unggul di menit ke-17 sebelum Erling Haaland menyamakan kedudukan di menit ke-51.
BACA JUGA
Portugal Tanpa Cristiano Ronaldo Diuji Amerika Serikat dan Meksiko
Cristiano Ronaldo Tinggalkan Kamp Latihan Portugal, Absen Lawan Denmark di UEFA Nations League
Cristiano Ronaldo Bobol Gawang Al Riyadh, Kurang 23 dari Target 1.000 Gol
Pertandingan di Ullevaal Stadion, Oslo, Senin 28 Oktober, kemudian menjadi panggung berbeda bagi Ronaldo. Pemain berusia 41 tahun sesekali berdiri dari bangku cadangan untuk memberikan semangat kepada rekan-rekannya, bahkan sempat melakukan pemanasan.
Namun, Jorge Jesus tidak pernah memasukkannya ke lapangan. Ronaldo mengakhiri pertandingan tanpa satu menit pun bermain.
Situasi itu menarik perhatian karena Ronaldo selama bertahun-tahun menjadi figur utama Portugal. Catatan sebagai pemain cadangan tanpa dimainkan bukan sesuatu yang biasa terjadi dalam karier internasionalnya.
Terakhir kali Ronaldo menjadi pemain cadangan dan tidak dimainkan dalam pertandingan Portugal terjadi pada 2008, ketika Selecao menghadapi Swiss pada Kualifikasi Euro 2008. Delapan belas tahun kemudian, Jorge Jesus kembali mengambil keputusan serupa.
Keputusan itu terasa semakin menarik karena Jesus dan Ronaldo sebelumnya memiliki hubungan kerja di level klub.
Keduanya bekerja sama di Al-Nassr dan membawa klub meraih gelar Liga Arab Saudi sebelum Jesus dipercaya menggantikan Roberto Martinez di Timnas Portugal setelah kegagalan di Piala Dunia 2026.
Awal Mula Polemik Ronaldo
Ronaldo sebelumnya tampil penuh ketika Portugal mengalahkan Wales 1-0 dalam UEFA Nations League pada Jumat 25 Oktober 2026. Namun, performanya mendapat kritik karena dianggap kurang klinis di depan gawang.
Jesus saat itu tetap memberikan dukungan kepada Ronaldo dan menegaskan sang kapten masih menjadi bagian penting dari rencananya. Karena itu, keputusan tidak menurunkan Ronaldo sama sekali ketika menghadapi Norwegia kemudian menjadi sorotan.
Setelah pertandingan, Jesus menjelaskan Ronaldo sebenarnya disiapkan untuk masuk sebagai pemain pengganti. Namun, perkembangan pertandingan mengubah rencana dan Ronaldo tetap berada di bangku cadangan.
Jesus menyampaikan Ronaldo berpeluang mendapatkan menit bermain ketika Portugal menghadapi Denmark pada Jumat 2 Oktober 2026. Akan tetapi, situasi kemudian berkembang ke arah berbeda.
Ronaldo meninggalkan pemusatan latihan Portugal setelah sebelumnya dilaporkan berbicara empat mata dengan Jesus selama sekitar 30 menit. Setelah pertemuan itu, ia memilih kembali ke hotel dan tidak melanjutkan sesi latihan.
Pertemuan dengan Presiden FPF
Presiden Federasi Sepak Bola Portugal (FPF) Pedro Proenca ikut turun tangan. Proenca dilaporkan terbang ke Malmo untuk bertemu Ronaldo dan Jesus setelah muncul persoalan internal di dalam skuad.
Pertemuan berlangsung sebelum Ronaldo mengambil keputusan meninggalkan pemusatan latihan. Namun, hingga kini tidak ada penjelasan resmi mengenai isi pembicaraan atau persoalan spesifik yang melatarbelakangi keputusan itu.
Pada Kamis, Ronaldo akhirnya mengumumkan kepergiannya melalui media sosial. Dalam pernyataannya, ia menyebut keputusan diambil setelah berbicara dengan Presiden FPF dan akan mengungkap alasannya pada waktu yang dianggap tepat.
“Setelah konferensi pers Pelatih Tim Nasional, dan mengikuti percakapan dengan Presiden Federasi Sepak Bola Portugis, saya membuat keputusan untuk meninggalkan kamp Tim Nasional,” tulis Ronaldo di X, Kamis.
Ronaldo kemudian kembali menegaskan dirinya belum akan membuka seluruh alasan di balik keputusannya.
“Pada waktunya, saya akan mengatakan yang sebenarnya kepada semua orang Portugis tentang alasan yang memotivasi kepergian saya dari tim nasional, yang selalu saya dedikasikan,” tulis Ronaldo.
FPF secara terpisah mengakui kepergian Ronaldo dari pemusatan latihan. Federasi tidak memberikan penjelasan mengenai alasan Ronaldo pergi ataupun rincian pembicaraan yang berlangsung sebelum keputusan itu.
Masa Depan Ronaldo Jadi Pertanyaan
Kepergian Ronaldo kemudian membuka ruang bagi berbagai spekulasi mengenai situasi internal Timnas Portugal. Namun, alasan pasti di balik keputusan tersebut belum disampaikan secara resmi oleh Ronaldo maupun FPF.
Ronaldo tidak akan berada bersama skuad Portugal untuk menghadapi Denmark sesuai rencana pertandingan berikutnya.
Dengan absennya sang kapten, perhatian tertuju kepada bagaimana Jesus akan menyusun lini depan Portugal tanpa Pencetak Gol Terbanyak sepanjang sejarah Portugal.
Pada usia 41 tahun, Ronaldo masih menjadi figur sentral dalam sepak bola Portugal. Namun, keputusan Jesus mencadangkannya saat menghadapi Norwegia menunjukkan bahwa status sebagai pemain senior tidak otomatis menjamin tempat di starting XI.
Kini pertanyaan terbesar bukan hanya mengapa Ronaldo meninggalkan kamp Portugal, tetapi bagaimana hubungan antara sang kapten dan Jesus akan berkembang setelah kejadian tersebut.
Jawaban mengenai masa depan Ronaldo bersama Selecao das Quinas masih menunggu penjelasan langsung dari pihak-pihak terkait.











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!