ID EN

Timnas Indonesia Cetak 9 Gol, John Herdman Ungkap Rahasia di Balik Gol Cepat Garuda

Jumat, 2 Oktober 2026 | 06:49

Penulis: Arif S

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman saat Garuda melawan Bangladesh pada laga Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK, Jakarta. . Foto: Antara Foto/M Risyal Hidayat

Timnas Indonesia tidak sekadar pesta gol saat menghancurkan Bangladesh 9-2 pada FIFA ASEAN Cup 2026. Di balik kemenangan besar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Pelatih John Herdman ternyata punya cara sederhana untuk membangun keyakinan pemain agar mampu mencetak gol dalam waktu singkat.

Indonesia mencetak sembilan gol, termasuk dua gol dalam rentang hanya satu menit pada penghujung laga melalui Kevin Diks di menit ke-90+6 dan Mitchell Baker satu menit kemudian.

Garuda juga merespons cepat setelah Bangladesh mencetak gol pertamanya melalui Shahriar Emon di menit ke-36. Hanya berselang satu menit, Baker kembali mencetak gol untuk membawa Indonesia menjauh.

Herdman mengungkapkan dirinya memberikan tantangan kepada para pemain untuk membayangkan seberapa banyak gol yang bisa mereka cetak dalam waktu sangat singkat.

"Kemarin dalam latihan, kami melakukan sebuah latihan dan saya bertanya kepada mereka, 'Berapa banyak gol yang bisa kita cetak dalam 30 detik?'," ujar Herdman dalam jumpa pers di SUGBK.

Jawaban para pemain tidak membuat Herdman langsung percaya. Namun, latihan itu justru berakhir dengan hasil lebih baik dari perkiraan.

"Mereka menjawab tiga. Saya bilang, 'tidak mungkin', ternyata kami mencetak tiga gol dalam 37 detik. Mereka percaya," katanya.

Bagi Herdman, latihan bukan hanya soal mengasah penyelesaian akhir. Ada pesan mental di dalamnya, pemain harus percaya peluang mencetak gol dapat datang kapan saja dan harus segera dimanfaatkan.

Keyakinan itu kemudian terlihat dalam pertandingan. Bahkan ketika Indonesia menghadapi situasi sulit, Herdman menilai para pemain tetap menjaga kepercayaan diri untuk terus menyerang.

Salah satu momen sulit terjadi ketika Bangladesh memperkecil ketertinggalan di akhir pertandingan. Situasi itu terjadi setelah keputusan mengenai tambahan waktu babak kedua berubah dari dua menit menjadi tujuh menit.

Herdman mengatakan akibat perubahan itu para pemain sempat kehilangan fokus. Namun, ia menegaskan kesalahan dalam pertandingan merupakan bagian dari permainan yang bisa terjadi kepada siapa saja.

"Ya, saya juga tidak yakin. Ketika mereka mengangkat papan yang menunjukkan tambahan waktu dua menit, saya pikir semua orang di stadion tahu bahwa ada kesalahan. Sebelumnya sudah ada beberapa pemeriksaan VAR," katanya.

Herdman kemudian menjelaskan apa yang terjadi setelah timnya menyadari adanya perubahan tambahan waktu. 

"Jadi ketika kami bertanya kepada ofisial keempat, 'Apakah ini sebuah kesalahan?' dia mengatakan iya. Namun, pada momen itu mereka mencetak gol karena para pemain kami kebingungan. Mereka tidak fokus," kata dia.

Namun, situasi itu justru menunjukkan karakter lain dari Skuad Garuda. Setelah Bangladesh mencetak gol, Indonesia kembali meningkatkan tekanan dan menghasilkan dua gol dalam waktu sangat singkat.

"Saya pikir itu menjadi momen yang sulit bagi kami. Tetapi lihat bagaimana para pemain ini merespons. Respons mereka luar biasa," ungkapnya.

Dua gol penutup dari Diks dan Baker menjadi bukti paling jelas. Indonesia tidak membiarkan momentum terlepas begitu saja hingga akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan 9-2 sekaligus mengamankan tiket ke final FIFA ASEAN Cup 2026.

Kemenangan itu membawa Indonesia bertemu Thailand di partai puncak. Thailand sudah dipastikan menjadi juara Grup B meski masih memiliki satu pertandingan terakhir yang belum dimainkan.

Final FIFA ASEAN Cup 2026 akan berlangsung di SUGBK pada Senin 5 Oktober pukul 20.00 WIB. Setelah menunjukkan kemampuan mencetak gol dalam hitungan detik, Timnas Indonesia akan menghadapi ujian berbeda untuk mengakhiri turnamen dengan trofi.***



Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!