FIFA ASEAN Cup 2026: Poin dan Selisih Gol Sama dengan Malaysia, Mengapa Indonesia Juara Grup A?
Jumat, 2 Oktober 2026 | 10:06
Penulis: Arif S

Indonesia memastikan tiket ke final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah finis sebagai juara Grup A. Menariknya, posisi teratas itu tidak ditentukan jumlah poin maupun selisih gol karena Timnas Indonesia memiliki catatan identik dengan Malaysia.
Kedua tim sama-sama mengoleksi tujuh poin dari tiga pertandingan. Indonesia dan Malaysia juga sama-sama memiliki selisih gol +9, tetapi Garuda berhak menempati posisi pertama berkat jumlah gol yang lebih banyak.
Indonesia mencetak total 11 gol sepanjang fase grup dan hanya kebobolan dua kali. Sementara itu, Malaysia mengoleksi sembilan gol tanpa sekalipun kemasukan.
BACA JUGA
Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Garuda Diprediksi Menang Besar
FIFA ASEAN Cup 2026: John Herdman Minta Timnas Indonesia Cetak Banyak Gol ke Gawang Bangladesh
Timnas Indonesia Cetak 9 Gol, John Herdman Ungkap Rahasia di Balik Gol Cepat Garuda
Penentuan posisi puncak akhirnya mengacu pada produktivitas gol. Kemenangan besar Indonesia 9-2 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Kamis menjadi pembeda penting dalam persaingan dengan Malaysia.
Sejak pertandingan dimulai, Indonesia langsung bermain agresif. Mitchell Baker membuka keunggulan di menit ke-11 dan kembali mencatatkan namanya di papan skor sembilan menit berselang.
Rizky Ridho membawa Indonesia unggul 3-0 di menit ke-32. Bangladesh sempat memberikan respons melalui sundulan Sahriar Emon empat menit kemudian.
Namun, gol itu tidak menghentikan tekanan Indonesia. Baker mencetak gol ketiganya di menit ke-36 sebelum kembali menambah koleksi golnya di menit ke-42.
Justin Hubner menutup babak pertama dengan gol di masa tambahan waktu. Indonesia memasuki jeda dengan keunggulan 6-1 dan berada di jalur untuk mengamankan posisi teratas Grup A.
Tekanan Garuda berlanjut setelah turun minum. Luke Vickery memperbesar keunggulan Indonesia di menit ke-89.
Bangladesh sempat mencetak gol kedua melalui Farhaan Ali Wahid di menit ke-90. Namun, Indonesia masih memiliki energi untuk menutup laga dengan dua gol tambahan melalui Kevin Diks dan Baker.
Indonesia akhirnya menang 9-2. Baker menjadi sorotan utama dengan torehan lima gol sekaligus membantu Garuda mengamankan keunggulan produktivitas atas Malaysia.
Pada pertandingan lain di Grup A, Malaysia tampil dominan ketika menghadapi Singapura di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung. Bergson Da Silva membuka keunggulan Harimau Malaya melalui penalti di menit ke-8.
Stuart Wilkin kemudian menggandakan keunggulan Malaysia di menit ke-26. Skor 2-0 bertahan hingga babak pertama berakhir.
Malaysia kembali menekan selepas jeda. Bergson mencetak gol keduanya di menit ke-62, kemudian Paulo Josue memperlebar jarak menjadi 4-0 di menit ke-76.
Syahir Basyah menambah gol kelima Malaysia tiga menit sebelum waktu normal berakhir. Bergson kemudian melengkapi hat-trick di masa tambahan waktu untuk memastikan kemenangan 6-0.
Dengan kemenangan itu Malaysia mengakhiri fase grup dengan tujuh poin dan selisih gol +9, sama seperti Indonesia. Namun, sembilan gol Malaysia masih kalah dari 11 gol milik Indonesia.
Dengan demikian, Indonesia menempati puncak Grup A dan Malaysia berada di posisi kedua. Garuda melaju ke final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menjadikan produktivitas gol sebagai pembeda dalam persaingan ketat dengan Harimau Malaya.***











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!