ID EN

Amerika Serikat Jadi Underdog di Ryder Cup 2027, Furyk Ingin Akhiri Kutukan di Eropa

Rabu, 7 Oktober 2026 | 16:00

Penulis: Arif S

Kapten Amerika Serikat Jim Furyk
Kapten Ryder Cup Amerika Serikat, Jim Furyk. . Foto: Wikimedia Commons

Amerika Serikat (AS) akan datang ke Ryder Cup 2027 dengan status tidak biasa. Kapten Amerika Serikat Jim Furyk menyebut timnya sebagai underdog saat bersiap menghadapi Eropa di Adare Manor, Irlandia. Meski begitu, AS membawa misi besar mengakhiri penantian lebih dari tiga dekade dengan meraih kemenangan tandang.

AS terakhir kali menang di Eropa pada 1993 ketika mengalahkan tim tuan rumah di The Belfry. Setelah itu, tujuh pertandingan Ryder Cup di tanah Eropa selalu berakhir dengan kekalahan bagi AS.

Furyk kembali dipercaya menjadi kapten setelah sebelumnya memimpin AS pada Ryder Cup 2018 di Prancis. Saat itu, timnya kalah telak 10½-17½ dari Eropa.

Kini Furyk mendapat kesempatan kedua setelah tim Keegan Bradley kalah dari skuad Eropa asuhan Luke Donald di Bethpage Black pada 2025. Tantangan kali ini bahkan lebih berat karena sejarah panjang kegagalan Amerika di tanah Eropa kembali menjadi sorotan.

"Kami tahu apa yang kami hadapi, kami juga tahu sudah 34 tahun sejak kami menang di Eropa. Tidak ada rahasia, saya akan mendengarnya berulang kali, jadi saya akan menerimanya," ujar Furyk dalam konferensi pers di Adare Manor, County Limerick.

Menurut Furyk, situasi itu menempatkan Eropa dengan sedikit keuntungan, terutama karena Luke Donald dan wakil kapten Edoardo Molinari memiliki kesempatan menyiapkan lapangan sesuai karakter tim mereka.

"Luke dan Dodo (Edoardo Molinari) punya kesempatan mengatur lapangan, membuat timbangan mengarah kepada Eropa. Kami adalah underdog," katanya. 

Furyk bahkan menilai kali ini Amerika tidak layak menyandang status favorit seperti yang kerap terjadi di Ryder Cup sebelumnya.

"Saya tahu selama ini Amerika selalu dianggap sebagai favorit, tetapi tahun ini tidak mungkin terjadi. Kami adalah underdog, kami memahami itu dan kami memiliki banyak pekerjaan yang harus dilakukan," katanya. 

Namun, Donald tidak sepenuhnya menerima gambaran itu. Kapten Eropa menilai AS tetap akan datang dengan skuad kuat dan ambisi besar untuk membalas hasil buruk dalam dua edisi sebelumnya.

"Saya pikir kalau dibaca lebih dalam, dia sangat fokus pada Ryder Cup ini dan ingin menebus apa yang terjadi pada 2018 dan dua Ryder Cup terakhir," kata Donald kepada BBC Sport NI.

"Dia akan membawa tim yang sangat kuat, itulah sebabnya saya tidak sepenuhnya yakin mereka akan menjadi underdog. Mereka akan kuat dan datang untuk menghadapi kami, tetapi kami akan siap," tambahnya. 

Donald memang memiliki rekam jejak kuat sebagai kapten. Ia membawa Eropa menang 16½-11½ di Roma pada 2023, kemudian memimpin kemenangan dramatis 15-13 di Bethpage pada 2025, sekaligus memberikan Eropa kemenangan tandang pertama sejak 2012.

Donald berambisi menjadi kapten pertama yang membawa Eropa meraih tiga kemenangan Ryder Cup secara beruntun. Untuk mewujudkannya, ia membuka peluang memasukkan lebih banyak pemain muda.

Eugenio Chacarra, Angel Ayora, Alex Fitzpatrick dan Kristoffer Reitan termasuk calon debutan yang telah diundang dalam perjalanan pemantauan ke Adare Manor. Donald menilai perubahan generasi menjadi bagian penting dari persiapan Eropa.

"Hal yang unik adalah kami memiliki banyak kontinuitas dari dua tim sebelumnya, tetapi saya memperkirakan akan ada sedikit perubahan kali ini," kata Donald.

"Selalu ada talenta baru muncul. Yang penting adalah mengenali mereka, mengenal pemain-pemain baru, memahami karakter mereka dan menyusun rencana terbaik untuk meraih kesuksesan."

Furyk Ingin Benahi Kelemahan Foursomes

Selain persoalan pengalaman dan komposisi pemain, Furyk memiliki satu masalah spesifik untuk dibenahi yaitu performa AS dalam format foursomes.

AS hanya menghasilkan tiga poin dari kemungkinan 16 poin dalam format alternate shot pada dua Ryder Cup terakhir. Bagi Furyk, angka itu terlalu buruk untuk diabaikan.

Masalah itu menjadi salah satu fokus utama ketika ia mulai menyusun strategi menuju Adare Manor. Furyk tidak hanya ingin mencari pasangan terbaik, tetapi juga mengubah cara tim mempersiapkan diri menghadapi pertandingan foursomes.

"Saya sangat memahami angka-angka itu. Saya sudah mengalaminya selama empat pertandingan terakhir," kata Furyk.

"Itu bukan kebetulan. Ada beberapa masalah. Kami memahaminya. Saya tidak senang dengan hal itu. Saya berencana membuat beberapa perubahan."

Furyk melihat peluang untuk memasukkan lebih banyak pemain muda. Jackson Koivun, 21 tahun, baru saja tampil tanpa kekalahan dalam debutnya di Presidents Cup. Koivun menjadi salah satu nama yang meningkatkan rasa optimistis kapten AS.

"Saya benar-benar menyukai para pemain yang telah membela kami dalam beberapa tahun terakhir," kata Furyk.

"Kami memiliki para pemain senior tangguh dan penuh perjuangan, yang sudah berpengalaman. Saya juga bersemangat karena kami memiliki banyak talenta muda hebat yang belum pernah bermain di turnamen ini dan saya berani bertaruh dua atau tiga dari mereka akan berada di Adare."

Furyk punya waktu untuk membangun kombinasi pemain berpengalaman dan pemain muda. Targetnya membawa pulang Ryder Cup dari Adare Manor setelah penantian panjang.

"Saya berniat melakukan beberapa perubahan," kata Furyk.

Ryder Cup 2027 akan berlangsung pada 17-19 September di Adare Manor. Setelah lebih dari 30 tahun tanpa kemenangan tandang di Eropa, Amerika Serikat akan datang dengan tekanan, pengalaman pahit, serta Generasi Muda yang berpotensi mengubah cerita.(BBC)***

Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!