Piala Asia 2027 Jadi Ujian Timnas Indonesia Asuhan John Herdman Setelah Juara FIFA ASEAN Cup
Jumat, 9 Oktober 2026 | 15:34
Penulis: Arif S

Timnas Indonesia tidak memiliki banyak waktu untuk larut dalam euforia setelah menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026. Keberhasilan menaklukkan Thailand melalui drama adu penalti menjadi pencapaian penting bagi skuad asuhan John Herdman. Namun, tantangan berikutnya sudah menunggu dengan skala lebih besar, Piala Asia 2027 di Arab Saudi.
Kemenangan atas Thailand memberikan suntikan kepercayaan diri bagi Skuad Garuda. Final berlangsung sengit hingga berakhir dengan skor 2-2 setelah perpanjangan waktu, sebelum Indonesia menang 4-2 melalui adu penalti. Akan tetapi, keberhasilan di kawasan Asia Tenggara belum otomatis memudahkan perjalanan di level kontinental.
Piala Asia 2027 akan berlangsung pada 7 Januari hingga 5 Februari 2027, melibatkan 24 negara, terbagi ke dalam enam grup.
BACA JUGA
FIFA ASEAN Cup 2026: Kesempatan Besar John Herdman Raih Trofi Pertama Bersama Timnas Indonesia
FIFA ASEAN Cup 2026: Kevin Diks Jadi Kapten Timnas Indonesia, Luke Vickery Berpeluang Starter
FIFA ASEAN Cup 2026: John Herdman Segera Umumkan Skuad Timnas Indonesia
Indonesia memiliki waktu sekitar tiga bulan untuk mematangkan persiapan sebelum menghadapi persaingan lebih ketat.
Grup F Jadi Ujian Berat bagi Timnas Indonesia
Hasil undian menempatkan Indonesia di Grup F bersama Jepang, Qatar, dan Thailand. Komposisi ini menghadirkan tiga tantangan berbeda bagi Garuda.
Selain menghadapi kekuatan tradisional Asia, Indonesia harus melawan juara bertahan, serta kembali bertemu rival regional yang baru saja dikalahkan di Final FIFA ASEAN CUP 2026.
Jepang menjadi ujian pembuka bagi Indonesia. Samurai Biru merupakan salah satu kekuatan utama Sepak Bola Asia dengan koleksi empat gelar Piala Asia. Mereka memiliki ambisi merebut trofi kelima setelah terakhir kali menjadi juara pada 2011.
Lawan kedua tidak kalah menantang. Qatar datang dengan status juara bertahan setelah memenangi dua edisi beruntun pada 2019 dan 2023. Pengalaman dan pencapaian itu menjadikan Qatar harus diantisipasi Indonesia.
Sementara, laga terakhir fase grup kontra Thailand berpotensi menghadirkan duel emosional.
Kekalahan dari Indonesia di Final FIFA ASEAN CUP 2026 bisa menjadi motivasi tambahan bagi Gajah Perang untuk membalas.
Bagi Garuda, pertemuan itu bukan hanya soal gengsi regional, melainkan peluang mengamankan posisi dalam persaingan menuju Babak 16 Besar.
Perbedaan Peringkat FIFA menggambarkan besarnya tantangan Indonesia.
Dalam pembaruan ranking FIFA Oktober 2026, Jepang berada di posisi ke-17, Qatar di peringkat ke-60, Thailand menempati urutan ke-93, sedangkan Indonesia di posisi ke-116.
Meski peringkat bukan satu-satunya penentu Hasil Pertandingan, data itu menunjukkan besarnya pekerjaan yang perlu diselesaikan skuad John Herdman sebelum turnamen dimulai.
Format Piala Asia 2026
Di fase grup setiap tim akan menghadapi tiga negara lain di grupnya masing-masing. Dua tim teratas dari setiap grup dan empat tim peringkat ketiga terbaik lolos ke babak 16 besar.
Dengan format itu, peluang Indonesia tidak hanya bergantung pada persaingan memperebutkan dua posisi teratas, tetapi juga konsistensi hasil selama tiga pertandingan.
Mulai babak 16 besar, turnamen menerapkan sistem gugur. Tim yang kalah tidak memiliki kesempatan untuk memperbaiki hasil pada pertandingan berikutnya.
Bagi John Herdman, pekerjaan rumah berikutnya adalah menjaga momentum positif setelah meraih gelar FIFA ASEAN Cup.
Piala Asia 2027 menjadi kesempatan Herdman untuk membuktikan keberhasilan di FIFA ASEAN Cup bukan sebuah kebetulan dengan membawa Garuda terbang tinggi.***











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!