Enam Peselancar Indonesia Buru Tiket Olimpiade LA 2028 Lewat Kejuaraan di Peru
Senin, 19 Oktober 2026 | 18:00
Penulis: Rojes Saragih

Indonesia menyiapkan enam peselancar untuk bersaing dalam ISA World Surfing Games 2026 di Punta Rocas, Peru, pada 6–15 November 2026. Kejuaraan dunia ini menjadi salah satu jalur penting bagi Indonesia untuk mengamankan kuota menuju Olimpiade Los Angeles 2028.
Pengurus Besar Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PB PSOI) akan mengirimkan tiga atlet putra dan tiga atlet putri dalam kejuaraan yang diselenggarakan International Surfing Association (ISA) tersebut.
Sekretaris Jenderal PB PSOI Tipi Jabrik menyebut Rio Waida, I Made Pajar Ariyana, dan Dhany Widianto sebagai wakil putra. Sementara itu, sektor putri akan diperkuat Jasmine Studer, Kya Jo Heuer, dan Hana Suri Jabrik.
"Kita bulan depan ke kualifikasi Olimpiade di Peru. Kita akan mengirim enam atlet ke sana," kata Tipi di Jakarta, Senin (19/10/2026).
Persaingan di Peru menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk memperkuat peluang menuju LA 2028.
Berdasarkan sistem kualifikasi yang ditetapkan ISA, negara dengan tim putra dan putri berperingkat tertinggi pada ISA World Surfing Games 2026 masing-masing berhak memperoleh satu kuota Olimpiade untuk negaranya.
Kuota itu diberikan kepada komite olimpiade nasional, bukan otomatis kepada atlet yang menempati posisi tertinggi. Sistem kualifikasi juga menyediakan jalur lain melalui World Surf League Championship Tour dan kompetisi kontinental.
Dengan demikian, penampilan di Peru menjadi bagian dari persaingan panjang Indonesia untuk menempatkan peselancar nasional di panggung Olimpiade.
Pajar dan Rio Jadi Andalan Indonesia
Indonesia memiliki modal positif menjelang kejuaraan di Peru melalui penampilan I Made Pajar Ariyana di Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Pajar meraih medali perak nomor shortboard putra dengan mengumpulkan 10,40 poin pada babak final. Saat itu, ia harus mengakui keunggulan peselancar Jepang, Kanoa Igarashi, yang meraih emas dengan 12,87 poin.
Hasil Asian Games itu turut memengaruhi persaingan menuju Olimpiade Los Angeles 2028.
Kemenangan Igarashi memastikan Jepang memperoleh kuota Olimpiade melalui jalur kualifikasi kontinental. Sementara, Indonesia masih harus memburu peluang melalui jalur kualifikasi lainnya, termasuk ISA World Surfing Games 2026 di Peru.
Selain Pajar, Rio Waida menjadi salah satu andalan Indonesia. Peselancar ini memiliki pengalaman tampil dalam dua edisi Olimpiade, yakni Tokyo 2020 dan Paris 2024. Pengalaman itu diharapkan menjadi modal penting bagi Rio dan rekan-rekannya saat menghadapi persaingan di kejuaraan dunia.
Rio memang belum berhasil meraih medali Olimpiade dalam dua penampilan sebelumnya. Kualifikasi menuju LA 2028 ini menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk kembali mengirimkan wakil sekaligus meningkatkan pencapaian di panggung olahraga terbesar dunia.
Menjaga Regenerasi dan Daya Saing
Selain mengejar tiket Olimpiade, PB PSOI ingin menjaga kesinambungan partisipasi Atlet Indonesia dalam berbagai kompetisi internasional, mulai dari SEA Games hingga Asian Games dan Olimpiade.
Indonesia memiliki rekam jejak positif dalam selancar ombak. Pada SEA Games 2019 di Filipina, Oney Anwar meraih emas shortboard putra, sedangkan Dhea Novitasari menjadi juara longboard putri. Indonesia juga membawa pulang medali perak melalui Rio Waida serta sejumlah medali perunggu.
Bagi PB PSOI, keikutsertaan secara konsisten dalam kompetisi internasional penting untuk memperluas pengalaman bertanding, meningkatkan kualitas atlet, dan memperkuat posisi Indonesia dalam olahraga selancar ombak.
Tipi menegaskan harapannya agar selancar ombak terus menjadi bagian dari agenda multievent internasional.
"Ke depannya, kita ingin agar SEA Games itu konsisten untuk pertandingan surfing, Asian Games untuk pertandingan surfing, Olimpiade untuk pertandingan surfing," ujar Tipi dikutip Antara.
Kejuaraan di Peru kini menjadi salah satu ujian berikutnya bagi Indonesia. Selain mengejar hasil terbaik, enam peselancar Merah Putih diharapkan mampu menjaga peluang negara untuk kembali tampil dalam kompetisi selancar ombak di Olimpiade LA 2028.











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!