ID EN

Legenda Manchester United ke Jakarta Jadi Daya Tarik Sport Tourism Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:30

Penulis: Arif S

Konferensi pers OGFC Legends Manchester United 2008 vs Persija Legends
Konferensi pers OGFC Legends Manchester United 2008 vs Persija Legends di Jakarta. . Foto: Antara/Sri Dewi Larasati

Sepak bola bukan sekadar olahraga dengan jutaan penggemar. Di balik pertandingan dan antusiasme suporter, ada peluang untuk menggerakkan pariwisata, mulai dari Kunjungan Wisatawan, pengeluaran selama perjalanan, hingga promosi Budaya Indonesia ke dunia.

Potensi itu menjadi perhatian Kementerian Pariwisata (Kemenpar). Pelaksana tugas Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggara Kegiatan (Events) Kemenpar, Hafiz Agung Rifai, berharap sepak bola dapat menjadi salah satu pintu masuk untuk memperkuat sport tourism atau Pariwisata Olahraga di Indonesia.

Hafiz menilai sepak bola memiliki daya tarik lintas negara dan budaya. Olahraga ini dapat menyatukan orang dengan latar belakang kebangsaan, budaya, dan keyakinan berbeda.

“Di Indonesia, seperti yang kita semua tahu, jumlah penduduknya lebih dari 270 juta jiwa, dan sebagian besar dari mereka sangat menyukai sepak bola,” tutur Hafiz dalam konferensi pers “OGFC Legends Manchester United 2008 vs Persija Legends” di Jakarta, Jumat.

Besarnya basis penggemar sepak bola di Indonesia menjadi modal untuk mengembangkan kegiatan olahraga sebagai bagian dari pengalaman wisata.

Apalagi, pertandingan melibatkan klub atau pemain terkenal berpotensi menarik pengunjung dari luar kota hingga luar negeri.

Sepak Bola Bisa Menggerakkan Belanja Wisatawan

Bagi Kemenpar, sport tourism merupakan salah satu program utama. Kegiatan olahraga dinilai mampu membangun ikatan emosional yang mendorong orang melakukan perjalanan demi menyaksikan pertandingan secara langsung.

Dampaknya tidak berhenti di stadion. Wisatawan bisa menginap beberapa hari, mencoba kuliner lokal, berbelanja produk khas, hingga membagikan pengalaman mereka melalui media sosial.

“Mereka terbang melintasi lautan untuk menonton sebuah pertandingan, menginap selama beberapa hari, mencicipi makanan, dan membeli batik kita. Kemudian mereka membagikan semuanya di media sosial, sehingga ini menjadi promosi yang bagus, dan kita bahkan tidak perlu membayarnya. Jadi, ini merupakan keuntungan bagi kita,” kata Hafiz.

Pengalaman itu membuka peluang berbagai sektor, termasuk perhotelan, restoran, transportasi, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta pelaku Industri Kreatif.

Karena itu, penyelenggaraan acara olahraga dapat menjadi kesempatan untuk memperkenalkan lebih banyak daya tarik Indonesia kepada pengunjung.

Legenda Manchester United Meriahkan Jakarta

Kemenpar mengapresiasi Road to OGFC Unite 2027 yang diselenggarakan Offside Corp. Kegiatan ini menghadirkan mantan pemain Manchester United, Patrice Evra dan Park Ji-sung, di Senayan, Jakarta, pada 23–25 Oktober 2026.

“Kami percaya, seperti yang disampaikan Pak Gilbert, bahwa Indonesia merupakan negara nomor satu bagi para penggemar Manchester United. Karena itu, tidak ada tempat yang lebih baik bagi UGs United untuk memulai perjalanan ini selain di Jakarta,” kata Hafiz.

CEO Offside Corp, Gilbert Garlycia, mengatakan Road to OGFC Unite 2027 dirancang sebagai bagian dari upaya menghadirkan acara Sepak Bola Internasional dengan manfaat lebih luas bagi Indonesia.

“OGFC Unite 2027 bukan hanya tentang menghadirkan pertandingan sepak bola, tetapi juga menciptakan pengalaman yang menghubungkan legenda dunia, penggemar, komunitas, dan industri pariwisata Indonesia," ujar Gilbert Garlycia.

Menuju Pertandingan pada April 2027

Road to OGFC Unite 2027 menjadi bagian dari perjalanan menuju pertandingan spesial yang dijadwalkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, April 2027.

Pertandingan itu akan menjadi laga kedua dalam perjalanan OGFC.

Sebelumnya, ajang ini menggelar pertandingan perdana melawan tim legenda Suwon Samsung Bluewings di Suwon World Cup Stadium, Korea Selatan, pada 19 April.

Laga itu disaksikan lebih dari 38.000 penonton.

Antusiasme penonton pada pertandingan sebelumnya menunjukkan potensi acara sepak bola yang melibatkan legenda dunia untuk menarik perhatian penggemar.

Bagi Indonesia, kegiatan semacam ini dapat dimanfaatkan untuk memperluas Promosi Pariwisata sekaligus menghadirkan pengalaman yang menggabungkan olahraga, hiburan, kuliner, dan budaya.***

Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!