ID EN

Gagal Juara Srikandi Merdeka Cup 2026, Timo Scheunemann Tetap Puji Mental Timnas Putri U-16

Senin, 24 Agustus 2026 | 09:47

Penulis: Respaty Gilang

Pelatih timnas U-16 putri Indonesia Timo Scheunemann
Pelatih timnas U-16 putri Indonesia Timo Scheunemann. . Foto: Antara/Fajar Satriyo

Pelatih Timnas putri U-16 Indonesia, Timo Scheunemann, tetap memberikan apresiasi tinggi terhadap perjuangan anak asuhnya meski gagal mengangkat trofi Srikandi Merdeka Cup 2026.

Garuda Pertiwi harus mengakui keunggulan Thailand dengan skor tipis 0-1 pada pertandingan final yang berlangsung di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, Minggu, 23 Agustus 2026, malam WIB.

Kendati gagal menjadi juara, Timo menilai para pemain telah memperlihatkan mentalitas yang kuat sepanjang turnamen. Keysa Arabela Manisya dan rekan-rekannya juga dinilai mampu menjaga konsistensi penampilan dalam lima pertandingan yang mereka jalani.

"Mereka bisa berjuang, main lima kali dalam sepuluh hari itu kan, untuk pemain profesional saja susah banget. Apalagi umur cewek umur 14, 15, 16 tahun," kata Timo dalam konferensi pers seusai pertandingan.

Menurut Timo, jadwal padat tersebut menjadi tantangan besar bagi para pemain muda. Karena itu, ia menilai kemampuan skuadnya untuk tetap bertarung hingga pertandingan terakhir merupakan sesuatu yang patut diapresiasi.

"Butuh mental yang luar biasa, butuh jiwa pejuang. Dan itu mereka tunjukkan hari ini juga lawan Thailand. Jadi walaupun capek, mereka berjuang, mereka sudah kasih seratus persen," imbuh Timo.

Timo Tak Persoalkan Performa Tim

Timo yang kini berusia 52 tahun memilih tidak memberikan evaluasi secara mendalam terkait performa Garuda Pertiwi di partai final.

Menurutnya, Thailand memiliki keuntungan dari sisi pengalaman karena tim tersebut telah dibentuk dan dipersiapkan dalam waktu yang lebih panjang dibandingkan skuad Indonesia.

Kondisi Timnas Indonesia juga tidak sepenuhnya ideal karena kedalaman skuad harus dibagi menjadi dua tim untuk mengikuti turnamen yang baru pertama kali digelar tersebut.

Situasi itu membuat pilihan pemain yang tersedia menjadi lebih terbatas sepanjang kompetisi. Meski demikian, Timo tetap menilai perjalanan timnya berjalan dengan baik.

"Syukur kami bisa melalui turnamen ini tanpa ada yang cedera. Kami kedalaman timnya agak kurang karena memang konsekuensi dari memecah jadi dua tim. Tapi intinya mereka enggak ada yang cedera itu sudah luar biasa," ujar Timo.

Kekalahan dari Thailand membuat Timnas putri U-16 Indonesia harus puas menjadi runner-up Srikandi Merdeka Cup 2026. Namun, performa sepanjang turnamen memberikan pengalaman penting bagi para pemain muda Garuda Pertiwi untuk menghadapi kompetisi berikutnya.

Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!