ID EN

Pasar Baru dan Pecinan Lama Bandung akan Dikembangkan jadi Kawasan Wisata Kuliner

Rabu, 26 Agustus 2026 | 15:39

Penulis: Arif S

Seorang pedagang berjualan di kawasan Pasar Baru, Kota Bandung
Seorang pedagang berjualan di kawasan Pasar Baru, Kota Bandung, Jawa Barat. . Foto: Pemkot Bandung

Pemerintah Kota Bandung membidik wajah baru untuk salah satu kawasan paling hidup di pusat kota. Pasar Baru dan Pecinan Lama direncanakan dikembangkan menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), memadukan aktivitas perdagangan, kuliner, ekonomi kreatif, dan wisata.

Gagasan itu membuka peluang bagi kawasan lama di jantung Bandung untuk tampil dengan identitas baru tanpa kehilangan karakter yang selama ini menjadi kekuatannya. 

Pasar Baru dikenal sebagai salah satu pusat perdagangan, sementara Pecinan Lama menyimpan potensi besar melalui kekayaan kuliner dan atmosfer kawasan bersejarah.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan konsep pengembangan Pasar Baru akan terhubung dengan Pecinan Lama sehingga kedua kawasan dapat saling memperkuat sebagai magnet ekonomi dan wisata.

"Semuanya dalam format kerja sama investasi antarswasta. Pemerintah hanya mengatur regulasinya," ujar Farhan di Bandung.

Dalam konsep itu, pemerintah tidak akan menjadi investor utama. Peran Pemkot Bandung lebih pada penyusunan regulasi, penataan, serta memastikan kawasan berkembang dengan lingkungan yang nyaman dan tertib.

“Artinya kita kembali ke fungsi penataan dan penertiban. Investasi 100 persen swasta,” katanya.

Pasar Baru dan Pecinan Lama Jadi Satu Kawasan

Pengembangan kawasan ini diharapkan tidak sekadar menghadirkan pusat belanja baru. Pasar Baru dan Pecinan Lama akan diarahkan menjadi kawasan yang menawarkan pengalaman bagi wisatawan dan warga.

Wisatawan dapat datang untuk berbelanja, menikmati kuliner, menjelajahi kawasan kota lama, hingga menemukan aktivitas ekonomi kreatif. Konsep itu juga berpotensi memberikan ruang lebih luas bagi pelaku UMKM dan usaha lokal.

Menghubungkan Pasar Baru dengan Pecinan Lama dinilai penting karena kawasan tersebut memiliki karakter berbeda, tetapi saling melengkapi. 

Aktivitas perdagangan dapat menjadi pintu masuk, sementara kuliner dan atmosfer Pecinan Lama dapat memperpanjang pengalaman wisata pengunjung.

Bila konsep ini berjalan sesuai rencana, pusat Kota Bandung berpeluang memiliki satu kawasan wisata perkotaan yang bisa dinikmati dengan berjalan kaki.

Jalan ABC hingga Suniaraja Akan Dibangun Ulang

Pengembangan kawasan akan diikuti pembenahan infrastruktur, terutama jalan-jalan kecil di sekitar lokasi.

Pemkot Bandung berencana melakukan penataan pada 2027, termasuk Jalan ABC, Suniaraja, Alkateri, hingga kawasan belakang Pasar Dulatip.

Menurut Farhan, pembenahan menjadi bagian dari kesepakatan dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk memperkuat kawasan Pasar Baru dan Pecinan Lama.

“Itu akan memberikan alasan untuk kita di tahun 2027 semua jalan-jalan kecil ABC, Suniaraja, Alkateri itu jalannya akan dirapikan lagi semuanya,” katanya.

Penataan jalan menjadi bagian penting dari pengembangan kawasan. Sebab, pengalaman wisata tidak hanya ditentukan keberadaan toko atau restoran, tetapi juga kenyamanan saat pengunjung bergerak dari satu titik ke titik lainnya.

Jalan yang lebih tertata diharapkan mampu mendukung mobilitas, meningkatkan kenyamanan, dan memperkuat citra kawasan sebagai destinasi kuliner serta wisata perkotaan.***

Transportasi dari Bandara Jadi Bagian Rencana

Selain penataan kawasan, Pemkot Bandung membuka peluang penyediaan transportasi khusus yang menghubungkan Bandara Internasional Husein Sastranegara dengan Pasar Baru dan sejumlah destinasi lainnya.

Layanan shuttle tersebut diharapkan dapat memudahkan wisatawan yang tiba di Bandung untuk langsung menuju pusat aktivitas kota.

Namun, kendaraan khusus itu belum tersedia. Pemerintah masih menunggu proposal dari sejumlah pelaku angkutan swasta yang tertarik menyediakan layanan tersebut.

“Belum ada, tapi usulannya sudah ada. Saya masih menunggu usulan dari beberapa pelaku angkutan swasta untuk menyediakan shuttle antara bandara dengan beberapa titik yang lain,” kata Farhan.

Menghidupkan Kembali Pusat Kota Bandung

Rencana pengembangan Pasar Baru dan Pecinan Lama memperlihatkan upaya Bandung untuk menghidupkan kembali kawasan lama melalui pendekatan ekonomi dan pariwisata.

Dengan investasi sepenuhnya dari pihak swasta, pemerintah akan berfokus pada penataan ruang, regulasi, ketertiban, dan infrastruktur pendukung.

Tantangan berikutnya memastikan pengembangan modern tidak menghilangkan identitas kawasan. Karakter Pasar Baru sebagai pusat perdagangan dan Pecinan Lama sebagai kawasan dengan kekayaan kuliner harus menjadi kekuatan utama.***

Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!