ID EN

Bulu Tangkis Indonesia Bawa 7 Pemain Berpengalaman dan 13 Debutan ke Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Jumat, 4 September 2026 | 09:00

Penulis: Arif S

Tunggal putra Indonesia Alwi Farhan
Tunggal putra Indonesia Alwi Farhan di Kejuaraan Dunia BWF 2026 di New Delhi, India. . Foto: PBSI

Wajah baru akan menghiasi skuad bulu tangkis Indonesia pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Dari 20 pebulu tangkis pilihan PP PBSI untuk memperkuat Merah Putih, sebanyak 13 pemain akan menjalani debut mereka di pesta olahraga terbesar di Asia.

Deretan debutan itu menjadi gambaran regenerasi yang sedang berjalan di tubuh bulu tangkis Indonesia. Mereka akan mendapatkan kesempatan merasakan atmosfer Asian Games untuk pertama kalinya, berdampingan dengan tujuh pemain yang sudah memiliki pengalaman tampil pada edisi sebelumnya.

Ke-13 debutan itu adalah Alwi Farhan, Moh Zaki Ubaidillah, Muhamad Yusuf, Muhammad Shohibul Fikri, Nikolaus Joaquin, Amri Syahnawi, Thalita Ramadhani Wiryawan, Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi, Mutiara Ayu Puspitasari, Rachel Allessya Rose, Febi Setianingrum, Meilysa Trias Puspitasari, dan Nita Violina Marwah.

Sementara tujuh pemain lainnya bukan nama baru dalam persaingan Asian Games. Mereka adalah Jonatan Christie, Fajar Alfian, Leo Rolly Carnando, Daniel Marthin, Putri Kusuma Wardani, Febriana Dwipuji Kusuma, dan Siti Fadia Silva Ramadhanti.

Ketujuh pemain itu sebelumnya menjadi bagian dari skuad Indonesia pada Asian Games Hangzhou 2022. Pengalaman mereka di ajang multievent Asia diharapkan menjadi modal penting ketika harus menghadapi tekanan pertandingan di Aichi-Nagoya.

Jonatan dan Fajar Jadi Senior di Skuad

Di antara 20 pemain, Jonatan Christie dan Fajar Alfian menjadi dua sosok paling berpengalaman. Asian Games Aichi-Nagoya 2026 akan menjadi penampilan ketiga bagi keduanya di ajang tersebut.

Perjalanan Jonatan dan Fajar di Asian Games dimulai pada edisi Jakarta-Palembang 2018. Kala itu, Jonatan berhasil merebut medali emas dari nomor tunggal putra.

Fajar pulang membawa medali dari Asian Games 2018. Berpasangan dengan Muhammad Rian Ardianto, ia meraih medali perak ganda putra.

Keduanya juga menjadi bagian dari tim putra Indonesia yang berhasil meraih medali perak nomor beregu pa Asian Games Jakarta-Palembang.

Empat tahun kemudian, Jonatan dan Fajar kembali memperkuat Indonesia pada Asian Games Hangzhou. Bersama mereka, Leo Rolly Carnando, Daniel Marthin, Putri Kusuma Wardani, Febriana Dwipuji Kusuma, dan Siti Fadia Silva Ramadhanti juga tampil.

Beregu Jadi Prioritas Awal

Bulu tangkis Asian Games Aichi-Nagoya 2026 akan dimulai dari nomor beregu. Pertandingan beregu dijadwalkan berlangsung pada 20-24 September, sebelum berlanjut ke nomor perseorangan pada 25-29 September.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Eng Hian menegaskan nomor beregu menjadi fokus awal Indonesia.

"Jadi, fokus utama kami adalah nomor beregu terlebih dahulu. Kami ingin seluruh pemain bisa tampil maksimal dan memberikan kontribusi terbaik untuk tim putra maupun putri," ujar Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Eng Hian.

Bagi 13 debutan, Asian Games 2026 akan menjadi pengalaman baru. Mereka harus menghadapi atmosfer kompetisi multinegara sekaligus membuktikan bahwa kepercayaan yang diberikan PBSI mampu dijawab di lapangan.

Di sisi lain, kehadiran Jonatan dan Fajar memberikan pengalaman yang dibutuhkan skuad. Keduanya sudah merasakan bagaimana bertanding di Asian Games, termasuk menghadapi tekanan ketika membawa target besar untuk Indonesia.***



Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!