Malaysia Akan Mencapai Suhu Panas Ekstrem Hingga 40°C Efek Super El Nino
Minggu, 13 September 2026 | 12:00
Penulis: Respaty Gilang

Traveler yang sudah memasukkan Malaysia ke dalam daftar destinasi liburan 2027 sebaiknya mulai memperhatikan faktor cuaca. Bukan hanya soal memilih hotel atau berburu tiket pesawat murah, kondisi temperatur juga berpotensi menjadi faktor penting dalam menentukan waktu perjalanan.
Departemen Meteorologi Malaysia (MetMalaysia) memperkirakan sejumlah wilayah di negara tersebut dapat mengalami suhu lebih dari 40 derajat Celsius pada 2027 seiring potensi berkembangnya fenomena Super El Nino.
Direktur Jenderal MetMalaysia, Mohd Hisham Mohd Anip, menyebut dampak El Nino biasanya mulai terasa menjelang berakhirnya Monsun Timur Laut. Wilayah utara Semenanjung Malaysia menjadi salah satu kawasan yang perlu mendapat perhatian lebih.
BACA JUGA
Bukan Sekadar Dokumen, Paspor Baru Malaysia Punya 94 Fitur Keamanan
Ibu Kota Negara Tetangga Indonesia Masuk Daftar 10 Kota Paling Berwarna di Dunia
Negara Tetangga Indonesia Masuk Daftar 10 Negara Terbaik untuk Ditinggali 2026
Menurut laporan The Star, suhu ekstrem diperkirakan paling terasa sekitar Maret hingga April 2027. Periode tersebut juga berdekatan dengan ekuinoks, ketika posisi matahari dapat membuat paparan panas semakin terasa di permukaan.
Buat traveler, kondisi ini bukan berarti Malaysia otomatis tidak aman untuk dikunjungi. Namun, pola perjalanan kemungkinan perlu disesuaikan, terutama bagi wisatawan yang terbiasa menghabiskan sebagian besar waktunya di luar ruangan.
Suhu Bisa Menembus 40 Derajat Celsius
Malaysia sebelumnya pernah mencatat temperatur 40,1 derajat Celsius di Chuping, Perlis, ketika Super El Nino 1997/1998 berlangsung.
MetMalaysia menilai rekor tersebut berpotensi terlampaui apabila fenomena El Nino yang diperkirakan berkembang pada periode mendatang mencapai intensitas yang sangat kuat.
"Jika fenomena ini diperkirakan lebih kuat, suhu bisa melewati rekor tersebut dan mencapai 40,5 atau bahkan 41 derajat Celsius," ungkap Mohd Hisham.
Potensi temperatur tersebut tentu menjadi perhatian bagi wisatawan, terutama mereka yang ingin menjelajahi destinasi outdoor seperti kawasan alam, kota bersejarah, taman, maupun lokasi wisata yang membutuhkan banyak aktivitas berjalan kaki.
MetMalaysia sendiri mengategorikan suhu maksimum harian di atas 40 derajat Celsius selama sedikitnya tiga hari berturut-turut sebagai gelombang panas ekstrem.
Kenapa Maret dan April Perlu Diperhatikan?
Periode Maret hingga April menjadi salah satu waktu yang patut diperhatikan karena berdekatan dengan ekuinoks. Dalam kondisi langit relatif cerah dan tutupan awan minim, paparan sinar matahari dapat terasa lebih intens.
"Ketika ekuinoks, matahari berada tepat di atas. Ditambah kondisi kering dengan tutupan awan yang minim, paparan panas secara langsung dapat berdampak buruk," ujarnya.
Bagi traveler, konsekuensinya cukup praktis. Jadwal sightseeing yang biasanya nyaman dilakukan dari pagi hingga sore mungkin perlu diatur ulang.
Aktivitas berjalan kaki di kawasan perkotaan, misalnya, bisa ditempatkan pada pagi hari. Sementara waktu sekitar tengah hari dapat dimanfaatkan untuk beristirahat di hotel, mengunjungi museum, pusat perbelanjaan, kafe, atau atraksi indoor.
Ramadan dan Lebaran 2027 Ikut Jadi Perhatian
Potensi cuaca panas tersebut juga diperkirakan berdekatan dengan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 2027.
Situasi ini bisa menjadi perhatian khusus bagi traveler Muslim yang berencana menjalankan ibadah sekaligus melakukan perjalanan ke Malaysia.
Kombinasi puasa, aktivitas fisik, dan temperatur tinggi membuat pengaturan itinerary menjadi lebih penting. Traveler sebaiknya tidak membuat jadwal terlalu padat dan menyediakan waktu istirahat yang cukup.
Pilihan hotel yang dekat dengan transportasi umum atau lokasi wisata juga dapat membantu mengurangi waktu berjalan kaki di bawah terik matahari.
Jangan Anggap Super El Nino Sudah Pasti Terjadi
Meski terdengar mengkhawatirkan, traveler tidak perlu langsung menganggap kondisi ekstrem tersebut sebagai kepastian.
MetMalaysia menjelaskan bahwa kondisi saat ini belum dapat disebut sebagai Super El Nino. Fenomena tersebut masih harus berkembang melalui sejumlah fase sebelum mencapai intensitas yang sangat kuat.
MetMalaysia pada pertengahan 2026 memang telah meningkatkan kesiapsiagaan terhadap risiko cuaca panas dan kering. Departemen tersebut memperkirakan El Nino dapat memengaruhi cuaca Malaysia hingga awal 2027 dan berpotensi meningkatkan risiko kekurangan air, kebakaran hutan, kebakaran lahan gambut serta jerebu.
Dalam pembaruan ENSO-nya, MetMalaysia juga menyebut kondisi El Nino yang diperkirakan terbentuk pada 2026 berpotensi bertahan setidaknya hingga awal 2027.
Artinya, kondisi cuaca tetap perlu dipantau mendekati tanggal keberangkatan. Traveler tidak cukup hanya melihat prediksi berbulan-bulan sebelumnya.
Dampaknya Bisa Lebih dari Sekadar Panas
El Nino tidak hanya identik dengan temperatur tinggi. Di Malaysia, fenomena tersebut dapat menyebabkan kondisi yang lebih kering dan curah hujan di bawah normal pada periode tertentu.
Dampaknya dapat merembet ke berbagai aspek perjalanan, mulai dari risiko kekeringan hingga kemungkinan munculnya kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan.
MetMalaysia menyebut kondisi El Nino sedang hingga kuat dapat membuat curah hujan di beberapa wilayah berada di bawah rata-rata.
Karena itu, traveler yang merencanakan perjalanan panjang sebaiknya tidak hanya memantau temperatur. Perkembangan kualitas udara, peringatan cuaca, kondisi transportasi, serta informasi dari otoritas setempat juga penting diperhatikan.
Tips Traveling ke Malaysia Jika Cuaca Sangat Panas
Kalau rencana liburan 2027 sudah terlanjur dibuat, bukan berarti harus langsung dibatalkan. Justru itinerary bisa dibuat lebih adaptif.
1. Pilih aktivitas outdoor pada pagi hari
Jam pagi biasanya lebih bersahabat untuk walking tour, mengunjungi kawasan heritage, taman, atau destinasi alam.
2. Sisakan waktu istirahat pada tengah hari
Jangan memaksakan diri mengejar terlalu banyak destinasi ketika temperatur sedang tinggi. Masukkan waktu istirahat atau aktivitas indoor ke dalam itinerary.
3. Bawa perlengkapan anti-panas
Topi, kacamata hitam, pakaian ringan, payung, dan sunscreen bisa menjadi perlengkapan penting. Pastikan juga selalu membawa air minum.
4. Jangan hanya mengandalkan itinerary
Beberapa bulan sebelum keberangkatan, cek kembali prakiraan cuaca dan peringatan resmi. MetMalaysia menyediakan informasi cuaca, peringatan, serta prakiraan hingga tujuh hari untuk berbagai wilayah.
5. Pertimbangkan lokasi hotel
Untuk perjalanan saat cuaca ekstrem, lokasi penginapan menjadi lebih penting. Hotel yang dekat dengan stasiun, pusat kuliner, atau atraksi indoor dapat membuat perjalanan lebih nyaman.
Tiga Episode Super El Nino Pernah Terjadi
Malaysia bukan pertama kali menghadapi fenomena El Nino dengan intensitas tinggi.
MetMalaysia mencatat tiga episode Super El Nino yang pernah terjadi, yakni pada 1982/1983, 1997/1998, dan 2015/2016. Fenomena tersebut berkaitan dengan kondisi yang lebih panas dan kering di kawasan Malaysia serta sejumlah wilayah Asia Tenggara.
Dengan potensi El Nino kembali berkembang, traveler yang berencana mengunjungi Malaysia pada 2027 sebaiknya mulai mengubah cara menyusun perjalanan.
Bukan berarti Malaysia harus dicoret dari daftar destinasi. Namun, pemilihan waktu perjalanan, jenis aktivitas, lokasi penginapan, hingga kesiapan menghadapi cuaca panas akan menjadi semakin penting.
Jadi, jika Malaysia masuk bucket list kamu untuk 2027, jangan cuma cek harga tiket dan hotel. Cek juga cuacanya sebelum berangkat.










Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!