FIFA ASEAN Cup 2026: Herdman Waspadai Singapura, Gavin Lee Akui Indonesia Lebih Kuat
Jumat, 25 September 2026 | 13:30
Penulis: Arif S

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman mewaspadai kedisiplinan taktik Singapura pada laga pembuka Grup A FIFA ASEAN Cup 2026. Sementara, pelatih Singapura Gavin Lee mengakui skuad Garuda lebih kuat dibandingkan pertemuan kedua tim pada Piala AFF 2026.
Indonesia dan Singapura akan bertemu di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat 25 September pukul 20.00 WIB. Duel ini sekaligus menjadi pertemuan kedua setelah laga Piala AFF 2026 pada 7 Agustus lalu di Stadion Jalan Besar, Singapura.
Bagi Herdman, hasil imbang 1-1 di Piala AFF 2026 menyisakan pelajaran penting. Singapura mampu menyulitkan Indonesia lewat organisasi permainan serta disiplin taktik.
BACA JUGA
John Herdman Bicara Starting XI Timnas Indonesia yang Diisi Pemain Diaspora
FIFA ASEAN Cup 2026: Herdman Bangga Indonesia Tekuk Singapura, Romeny Kembali Cetak Gol
Peta Kekuatan Tiga Lawan Timnas Indonesia di Grup A FIFA ASEAN Cup 2026
"Pelajaran terbesar dari pertandingan (melawan Singapura di Piala AFF 2026) itu adalah Singapura merupakan tim yang sangat tangguh, mereka memiliki kedisiplinan yang tinggi secara taktik," ujar John Herdman dalam konferensi pers jelang laga di Jakarta.
Herdman melihat faktor lain Singapura tetap tim berbahaya. Skuad mereka dihuni sejumlah pemain telah bekerja bersama di bawah pelatih sama selama setidaknya satu setengah tahun.
Kebersamaan itu memberi Singapura kesempatan membangun pemahaman antarpemain. Mereka lebih mengenal peran masing-masing sekaligus memahami sistem permainan secara kolektif.
"Ketika sebuah tim memiliki waktu yang panjang untuk berlatih dan bermain bersama, mereka akan memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai peran masing-masing pemain. Itu membuat mereka menjadi tim yang sulit untuk ditembus," katanya.
Selain kebersamaan, pengalaman menjadi modal lain bagi Singapura. Herdman menilai jumlah penampilan kolektif para pemain Singapura menempatkan mereka sebagai salah satu tim paling berpengalaman dalam turnamen ini.
Pengalaman itu dapat membantu Singapura melewati momen sulit. Dalam pertandingan ketat, kemampuan menjaga struktur permainan dan tetap tenang menjadi bagian penting dari kekuatan sebuah tim.
Herdman mengakui Indonesia memiliki keunggulan dari sisi nilai tim. Namun, kualitas di atas kertas tidak otomatis menentukan jalannya pertandingan jika tidak mampu diterjemahkan menjadi performa di lapangan.
"Singapura memiliki pengalaman itu, semangat juang, serta mental kolektif yang kuat. Mereka bisa menyulitkan anda dan bermain sangat gigih," katanya.
Gavin Lee Menyadari Skuad Indonesia Lebih Kuat
Pelatih Singapura, Gavin Lee menyadari skuad tuan rumah kini tidak lagi sama. Ia melihat perubahan komposisi pemain meningkatkan kekuatan Indonesia dibandingkan saat kedua tim bertemu pada Piala AFF 2026.
"Kami semua menyadari bahwa mereka mungkin tim yang lebih kuat sekarang. Kami menghormati itu, bahwa mereka lebih kuat dari yang kami hadapi sebelumnya," kata Gavin Lee dalam konferensi pers menjelang laga di Jakarta.
Gavin menilai konteks pertandingan kali ini memang berbeda sehingga Singapura harus mempersiapkan diri menghadapi karakter permainan baru.
"Pertama dan yang terpenting, konteksnya sangat berbeda. Skuad Indonesia besok sangat berbeda dari yang kami hadapi pada kompetisi sebelumnya," katanya.
Pekerjaan Singapura bukan sekadar menghentikan Pemain Indonesia secara individual tetapi juga harus memastikan timnya siap menghadapi pola permainan kolektif tuan rumah.
Meski mengakui Indonesia lebih kuat, Gavin tidak ingin anak asuhnya kehilangan kepercayaan diri. Singapura tetap membawa rencana permainan hasil persiapan mereka untuk mencari hasil optimal di SUGBK.
"Kedua tim sama-sama memiliki peluang yang setara," pungkasnya.***











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!