Rahmat Erwin Abdullah Sumbang Emas Kedua Bagi Indonesia, Pecahkan 2 Rekor Dunia Angkat Besi
Sabtu, 26 September 2026 | 23:44
Penulis: Arif S

Rahmat Erwin Abdullah merebut Medali Emas nomor 74 kilogram putra Asian Games 2026. Tak hanya meraih emas, lifter berusia 25 tahun itu juga memecahkan dua Rekor Dunia melalui angkatan clean and jerk dan total angkatan.
Rahmat memastikan emas pada pertandingan Sabtu 26 September setelah melewati persaingan ketat dengan Chong Song Ri dari Korea Utara dan Weeraphon Wichuma dari Thailand.
Tambahan emas itu sekaligus menjadi medali emas kedua bagi kontingen Indonesia Di Asian Games 2026.
BACA JUGA
Bulu Tangkis Sumbang Emas Pertama Indonesia di Asian Games 2026
Tim Bulu Tangkis Beregu Putra Indonesia ke Final Asian Games 2026, Tinggal Selangkah Menuju Emas
Cok Istri Agung Sanistyrani Naik Podium di Asian Games 2026, Sumbang Medali Perunggu
Persaingan sudah berlangsung ketat sejak angkatan snatch. Rahmat membuka kesempatan dengan beban 155 kilogram dan menuntaskannya tanpa kesulitan.
Pada percobaan kedua, peraih medali perak Olimpiade Tokyo 2020 itu menaikkan beban menjadi 158 kilogram dan berhasil mengangkatnya. .
Rahmat menutup sesi snatch dengan angkatan 160 kilogram. Angkatan itu menempatkan dirinya sejajar dengan Weeraphon, tetapi masih tertinggal dari Song Ri dengan angkatan 162 kilogram.
Dengan situasi ini, perebutan medali emas harus ditentukan pada sesi clean and jerk. Song Ri berhasil dengan beban awal 195 kilogram. Sedangkan Weeraphon yang memilih 200 kilogram sebagai angkatan pertama gagal pada percobaan pertama.
Lifter Thailand itu akhirnya menuntaskan pada percobaan kedua sehingga persaingan tetap terbuka.
Rahmat memasang beban 201 kilogram dan berhasil mengangkatnya.
Song Ri mencoba Angkatan 202 kilogram pada percobaan kedua, tetapi gagal. Lifter Korea Utara itu kembali mencoba beban sama pada kesempatan ketiga, namun tidak berhasil.
Dengan hanya mencatat 195 kilogram pada clean and jerk, total angkatan Song Ri berhenti di 357 kilogram.
Weeraphon masih memiliki satu kesempatan untuk mengubah posisi. Ia mengambil risiko dengan beban 205 kilogram pada percobaan ketiga dan menuntaskannya.
Total angkatan Weeraphon 365 kilogram memberi tekanan kepada Rahmat.
Namun, Rahmat menjawab tekanan itu dengan cara elegan. Ia menaikkan beban menjadi 206 kilogram pada percobaan kedua dan menuntaskannya dengan mudah.
Angkatan itu memastikan Rahmat mengunci medali emas. Total Angkatan Rahmat 366 kilogram, unggul satu kilogram dari Weeraphon.
Angkatan 206 kilogram membawa Rahmat memecahkan rekor dunia clean and jerk sekaligus rekor dunia total angkatan.
Rahmat sebelumnya mencatat 160 kilogram sebagai angkatan terbaik snatch. Ketika digabung dengan 206 kilogram pada clean and jerk, total angkatannya mencapai 366 kilogram.
Catatan itu sekaligus memecahkan rekor dunia total angkatan milik Chong Song Ri, pesaingnya dalam perebutan emas nomor 74 kilogram putra.
Hasil akhir menempatkan Rahmat di podium tertinggi. Weeraphon Wichuma harus puas dengan medali perak, sementara Chong Song Ri membawa pulang medali perunggu.***











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!