ID EN

Manchester City Tetap Yakin Tak Bersalah dalam Kasus 115 Dakwaan Pelanggaran Finansial

Minggu, 27 September 2026 | 10:31

Penulis: Respaty Gilang

Bos Manchester City Khaldoon Al Mubarak.
Bos Manchester City Khaldoon Al Mubarak.. Foto: AntaraNews

Bos Manchester City Khaldoon Al Mubarak menegaskan keyakinannya bahwa klub tidak bersalah dalam perkara yang berkaitan dengan dugaan pelanggaran regulasi finansial Premier League.

Manchester City sebelumnya dinyatakan bersalah atas 114 dari 115 dakwaan yang berkaitan dengan dugaan pelanggaran aturan finansial Liga Inggris. Namun, Al Mubarak memastikan sikap klub tidak berubah dan proses hukum yang masih berjalan akan terus dihadapi.

"Proses di Premier League masih panjang, dan keyakinan serta tekad kami untuk membuktikan bahwa Klub tidak bersalah tetap sama kuatnya seperti saat masalah ini bermula," tegas Al Mubarak, dikutip dari pernyataan resmi klub, Minggu.

Al Mubarak mengatakan sebenarnya ada banyak hal yang ingin disampaikannya kepada publik. Menurutnya, penjelasan tersebut penting agar semua pihak dapat memahami alasan Manchester City tetap memiliki keyakinan kuat bahwa mereka tidak bersalah.

Meski demikian, ia menyebut proses hukum yang sedang berlangsung memiliki aturan kerahasiaan yang ketat. Kondisi tersebut membuat Al Mubarak belum dapat menyampaikan seluruh hal yang ingin dijelaskan kepada publik.

Ia juga menegaskan Manchester City berkomitmen untuk mematuhi seluruh ketentuan yang berlaku selama proses tersebut berlangsung.

Sebelum pernyataan itu dikeluarkan, Al Mubarak menjelaskan bahwa pihak klub telah melakukan sejumlah pemeriksaan dari sisi hukum. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan pernyataan yang disampaikan tidak bertentangan dengan aturan dalam proses yang sedang berjalan.

"Saya meminta Anda untuk membaca dengan cermat pernyataan di bawah ini—yang kami sampaikan pada hari Jumat—serta pernyataan yang kami keluarkan pada bulan Februari 2023 (juga tercantum di bawah). Setiap kata di dalamnya memiliki makna penting dan sepenuhnya benar," tulis Al Mubarak.

Lebih lanjut, Al Mubarak kembali menekankan bahwa proses yang melibatkan Manchester City dan Premier League belum berakhir. Karena itu, klub memilih untuk tetap menghormati mekanisme serta ketentuan yang berlaku.

"Proses yang melibatkan Premier League masih terus berjalan, dengan sejumlah aspek penting yang harus diselesaikan, serta tunduk pada ketentuan kerahasiaan yang ketat. Oleh karena itu, sikap Manchester City FC tetap konsisten dengan pernyataan Klub pada bulan Februari 2023," tulis pernyataan resmi klub.

Manchester City juga menegaskan bahwa selama proses tersebut berlangsung, mereka tetap menghormati prosedur yang telah ditetapkan oleh Premier League.

"Selama delapan tahun, Klub senantiasa menghormati prosedur yang berlaku dengan keyakinan bahwa Dewan dan jajaran eksekutif Premier League akan bertindak sebagai regulator yang independen, imparsial, dan adil, serta bebas dari pengaruh yang memihak," dalam pernyataan itu.

Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!