ID EN

Indonesia Bidik 5.600 Wisatawan Jepang dari Tourism Expo Japan 2026, Potensi Devisa Rp127 Miliar

Minggu, 4 Oktober 2026 | 18:00

Penulis: Respaty Gilang

Turis Jepang
Ilustrasi turis Jepang sedang berwisata di Bali.. Foto: Canva

Pasar wisatawan Jepang kembali menjadi perhatian Indonesia. Partisipasi Indonesia dalam Tourism Expo Japan (TEJ) 2026 di Tokyo menghasilkan potensi kunjungan sekitar 5.600 wisatawan dengan estimasi devisa mencapai US$7,168 juta atau sekitar Rp127 miliar.

Tourism Expo Japan 2026 berlangsung pada 24–27 September 2026 di Tokyo Big Sight, Jepang. Dalam ajang tersebut, Indonesia membawa Paviliun Wonderful Indonesia untuk memperkenalkan berbagai pengalaman wisata kepada pasar Jepang.

Kementerian Pariwisata menyebut angka 5.600 tersebut sebagai potensi kunjungan yang masih perlu ditindaklanjuti melalui komunikasi bisnis dan pengembangan paket perjalanan yang sesuai dengan karakter wisatawan Jepang.

“Capaian ini menjadi indikasi peluang pasar yang dapat ditindaklanjuti melalui penguatan komunikasi bisnis dan pengembangan paket wisata yang sesuai dengan minat wisatawan Jepang,” kata Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata Ni Made Ayu Marthini.

Dalam pameran tersebut, Indonesia tidak hanya menawarkan Destinasi Wisata alam. Pengunjung juga diperkenalkan dengan pengalaman berbasis budaya, wellness, hingga gastronomi yang menjadi bagian dari kekayaan pariwisata Indonesia.

TEJ 2026 sendiri diikuti 40 negara dengan sekitar 400 co-exhibitor dan 500 booth. Paviliun Wonderful Indonesia menempati area seluas 54 meter persegi dan melibatkan delapan pelaku industri pariwisata Indonesia dari sektor penerbangan, Perjalanan Wisata, akomodasi, pengelolaan destinasi, hingga atraksi wisata.

Menariknya, Kemenpar juga melakukan survei terhadap 1.614 pengunjung Paviliun Wonderful Indonesia. Hasilnya menunjukkan 63,3 persen responden belum pernah berkunjung ke Indonesia, sementara 36,7 persen lainnya sudah memiliki pengalaman traveling ke Tanah Air.

Dari destinasi yang ditawarkan, Bali masih menjadi pilihan paling populer dengan angka 86,2 persen. Setelah Bali, pilihan pengunjung mencakup Pulau Komodo dan Labuan Bajo sebesar 5,3 persen, Borobudur 4 persen, Raja Ampat 1,7 persen, Danau Toba 1,5 persen, serta Lombok 1,2 persen.

Data tersebut menjadi salah satu dasar bagi pemerintah untuk mendorong wisatawan Jepang tidak hanya mengenal Bali. Kemenpar berencana memperkuat promosi dengan mengombinasikan destinasi yang sudah populer dengan sejumlah tujuan lain seperti Labuan Bajo, Yogyakarta, Manado, Danau Toba, dan Lombok.

“Pasar Jepang memiliki potensi yang penting bagi pariwisata Indonesia. Melalui partisipasi dalam TEJ 2026, kami tidak hanya memperkenalkan destinasi unggulan Indonesia, tetapi juga membangun hubungan langsung dengan mitra industri Jepang untuk membuka peluang kerja sama yang berkelanjutan,” ujar Made.

Upaya memperluas pasar Jepang juga dilakukan melalui Networking Dinner yang mempertemukan delapan pelaku industri pariwisata Indonesia dengan 20 buyer potensial dari Jepang. Pertemuan tersebut menjadi ruang untuk memperkenalkan produk wisata sekaligus menjajaki kerja sama pengembangan paket perjalanan ke Indonesia.

Selain itu, Kemenpar bertemu dengan Japan Airlines (JAL) untuk membahas perkembangan pasar wisatawan Jepang, termasuk peluang mengembangkan segmen wisata premium dan program Familiarization Trip bagi agen perjalanan serta operator tur Jepang.

Salah satu konsep perjalanan yang dijajaki adalah paket yang menggabungkan Jakarta dengan Yogyakarta dan Labuan Bajo. Strategi tersebut diharapkan dapat membuat wisatawan memiliki lebih banyak pilihan destinasi dalam satu perjalanan.

Dengan potensi 5.600 kunjungan yang tercatat dari partisipasi di Tourism Expo Japan 2026, pasar Jepang kembali menunjukkan peluang besar bagi industri pariwisata Indonesia. Tantangan berikutnya adalah mengubah potensi tersebut menjadi perjalanan nyata melalui paket wisata yang relevan, konektivitas yang memadai, dan pengalaman yang sesuai dengan minat wisatawan Jepang.

Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!