ID EN

Shin Tae-yong Belum Puas Persija Jakarta Sapu Bersih Tiga Laga Awal Super League

Kamis, 8 Oktober 2026 | 17:00

Penulis: Arif S

Pelatih Persija Jakarta Shin Tae-yong
Arsip - Pelatih Persija Jakarta Shin Tae-yong. . Foto: Antara Foto/M Risyal Hidayat

Persija Jakarta membuka Super League 2026/2027 dengan sempurna. Tiga kemenangan beruntun sudah dikantongi, tetapi Pelatih Macan Kemayoran, Shin Tae-yong memastikan start impresif itu belum membuat dirinya puas.

Persija mengalahkan Borneo FC 1-0 pada laga perdana Super League, menundukkan Persib Bandung 2-1, lalu mengamankan kemenangan 1-0 atas Java United FC. 

Tiga lawan Persija bukan tim sembarangan karena semuanya tampil kuat pada musim sebelumnya.

Musim lalu, Persib keluar sebagai juara, Borneo FC menjadi runner-up, sedangkan Java United FC yang ketika itu masih bernama Malut United finis di posisi keempat. 

Hasil ini menempatkan Persija sebagai salah satu tim yang patut diperhitungkan pada awal musim.

Namun, Shin tidak ingin skuadnya terbuai rentetan hasil positif. Pelatih asal Korea Selatan memilih melihat perjalanan musim sebagai rangkaian ujian yang harus dihadapi satu per satu.

Persija akan menghadapi PSIM Yogyakarta pada Sabtu, 10 Oktober 2026. Pertandingan ini menjadi tantangan berikutnya bagi tim yang sedang berada dalam momentum positif.

Meski target kemenangan selalu melekat, Shin menegaskan dirinya tidak merasa terbebani. Baginya, persiapan matang menjadi hal utama sebelum pertandingan dimulai.

“Sama sekali tidak ada tekanan. Kami akan berusaha memberikan yang terbaik seperti yang biasa kami lakukan. Saya masih lapar (termotivasi),” ujar Shin Tae-yong di laman Persija.

Pernyataan itu menggambarkan bagaimana Shin ingin menjaga mental Persija tetap stabil. Tiga kemenangan memang memberikan kepercayaan diri, tetapi ia tidak ingin para pemain menganggap pertandingan berikutnya akan berjalan mudah.

Shin mengingatkan timnya, setiap pertandingan memiliki cerita berbeda. Hasil sebelumnya tidak bisa dijadikan jaminan untuk laga selanjutnya.

“Bola itu bundar, jadi kami tidak pernah tahu kapan dan situasi apa yang akan terjadi. Oleh karena itu, hal yang selalu saya tekankan kepada para pemain adalah kami harus selalu menunjukkan performa terbaik di setiap pertandingan," katanya.

Bagi Shin, ukuran keberhasilan bukan hanya jumlah kemenangan. Ada tanggung jawab untuk menjaga kualitas permainan sekaligus memberikan penampilan terbaik kepada Jakmania.
 
Setelah melewati tiga laga berat, tantangan berikutnya adalah mempertahankan standar permainan ketika menghadapi lawan dengan karakter berbeda.***

Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!