ID EN

Port FC vs Persib Bandung: Taktik Igor Tolic Ubah Jalannya Pertandingan

Jumat, 9 Oktober 2026 | 19:29

Penulis: Rojes Saragih

Persib Bandung memperlihatkan mentalitas pantang menyerah saat menghadapi Port FC pada laga pembuka Grup B ASEAN Club Championship (ACC) Shopee Cup 2026/2027. Sempat tertinggal lebih dahulu, Maung Bandung bangkit dan membalikkan keadaan untuk menang 3-1 di Thammasat Stadium, Thailand, Kamis (8/10/2026).

Tiga gol dalam sembilan menit terakhir menjadi puncak comeback dramatis Persib. Namun, kemenangan ini bukan sekadar soal keberuntungan. Perubahan taktik, keputusan pergantian pemain, dan kemampuan memanfaatkan momentum menjadi faktor penting di balik kebangkitan tersebut.

Analisis ini merupakan bagian dari Podcast Itsme bersama Pengamat Sepak Bola Ronny Pangemanan dan Kesit Budi Handoyo. Podcast yang berlangsung di Studio Sentul, Bogor, pada Jumat (9/10/2026) tersebut dipandu oleh host Pudila dan Gilang Respaty.

Perubahan Taktik Jadi Titik Balik


Persib menjalani babak pertama dengan pendekatan yang relatif berhati-hati. Kedua tim gagal mencetak gol sebelum turun minum, meski Port FC sempat memberikan tekanan.

Situasi berubah ketika Port FC memperoleh penalti yang dieksekusi Jude Soonsup-Bell pada menit ke-66. Dalam posisi tertinggal, Persib harus meningkatkan daya serang tanpa kehilangan keseimbangan permainan.

Pelatih Igor Tolic merespons dengan memasukkan sejumlah pemain, termasuk Thom Haye dan Mariano Peralta pada menit ke-76. Perubahan ini memberikan pilihan baru dalam membangun serangan dan meningkatkan ancaman terhadap pertahanan tuan rumah.

Tolic kemudian menjelaskan bahwa ruang permainan pada babak kedua menjadi lebih terbuka. Persib mampu memanfaatkan situasi tersebut melalui serangan balik dan penempatan pemain yang lebih efektif.

Thom Haye dan Peralta Mengubah Permainan

Masuknya Thom Haye dan Mariano Peralta pada menit ke-76 memberikan pilihan baru bagi Persib untuk membangun serangan. Permainan Maung Bandung menjadi lebih agresif, terutama ketika ruang di pertahanan Port FC mulai terbuka.

Peralta menjadi sosok yang mengawali kebangkitan Persib. Pada menit ke-87, ia memanfaatkan umpan Balsa Sekulic untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Gol tersebut mengubah momentum pertandingan dan meningkatkan kepercayaan diri para pemain Persib.

Momentum itu kemudian dimanfaatkan dengan baik. Pada menit ke-90+2, Berguinho membawa Persib berbalik unggul 2-1. Thom Haye berperan dalam proses gol tersebut melalui umpan panjang yang mengawali serangan, sebelum Luka Menalo memberikan assist kepada Berguinho. Empat menit kemudian, Menalo memastikan kemenangan 3-1 setelah menerima assist Peralta.

Kecerdikan Pelatih dan Mentalitas Pemain


Kebangkitan Persib memperlihatkan kemampuan Igor Tolic membaca situasi pertandingan. Pergantian pemain memberikan alternatif serangan, sementara perubahan pendekatan permainan membantu Persib memanfaatkan ruang yang tersedia.

Namun, keputusan taktis tidak akan memberikan hasil tanpa pelaksanaan yang baik di lapangan. Para pemain Persib menunjukkan keberanian untuk terus menyerang meski waktu pertandingan semakin menipis.

Gol penyama kedudukan Peralta menjadi titik balik yang membangkitkan kepercayaan diri tim. Setelah itu, Persib mampu menjaga momentum hingga Berguinho dan Menalo menyelesaikan comeback dramatis tersebut.

Perpaduan antara keputusan pelatih, kontribusi pemain pengganti, dan mentalitas pantang menyerah menjadi kunci kebangkitan Maung Bandung di Thailand.

Modal Positif untuk Persib


Kemenangan 3-1 atas Port FC menjadi modal positif bagi Persib dalam persaingan Shopee Cup. Hasil ini menunjukkan kemampuan tim beradaptasi dan memanfaatkan peluang ketika menghadapi situasi sulit.

Meski demikian, Persib tetap perlu menjaga konsistensi sejak menit awal agar tidak selalu bergantung pada kebangkitan di akhir pertandingan. Menghadapi lawan yang lebih disiplin, efektivitas permainan sepanjang laga akan menjadi faktor penting.

Comeback di Thailand memberikan gambaran tentang potensi Persib. Thom Haye membantu membuka jalan, Peralta menjadi pembeda, sedangkan Berguinho dan Menalo menuntaskan kemenangan.