ID EN

Grant Forrest Juara Spanish Open, Amankan Tiket The Open dan Masters 2027

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:00

Penulis: Arif S

Ilustrasi - Turnamen golf
Ilustrasi - Turnamen golf.. Foto: Pixabay

Grant Forrest menunjukkan mental Juara untuk memenangi Spanish Open setelah melewati persaingan ketat dengan pegolf tuan rumah, Eugenio Chacarra. Pegolf asal Skotlandia itu memastikan kemenangan melalui birdie di hole terakhir, sekaligus mengamankan tiket ke dua Turnamen Golf paling bergengsi, The Open dan Masters tahun depan.

Forrest menuntaskan turnamen dengan keunggulan tipis setelah Chacarra lebih dahulu menyelesaikan putaran terakhir dengan skor total 13 di bawah par. Forrest dan rekan satu grupnya, Victor Perez, harus membukukan birdie di hole ke-18 untuk melampaui catatan pegolf Spanyol itu.

Kedua pegolf mendaratkan pukulan pembuka di area rough dekat green pada hole par empat sepanjang 322 yard itu. Setelah putt birdie Perez meleset dari lubang, Forrest berhasil memasukkan bolanya untuk memastikan gelar Juara.

Kemenangan ini menjadi gelar ketiga Forrest di DP World Tour sekaligus kemenangan profesional pertamanya di luar Skotlandia. Ia juga berhak membawa pulang hadiah utama sebesar £480.000.

“Saya benar-benar masih terkejut sekarang. Ini merupakan tahun yang sangat berat. Saya punya kenangan indah di lapangan dan turnamen ini. Bisa meraih kemenangan ini sungguh luar biasa,” ujar Forrest dikutip dari BBC.

Ia mengakui tidak sepenuhnya mengetahui perkembangan skor para pesaingnya selama putaran terakhir. Karena itu, ia memilih tetap fokus pada permainannya sendiri hingga kesempatan menang terbuka di hole penutup.

“Pertandingannya sulit. Saya tidak terlalu yakin dengan apa yang dilakukan grup-grup lain. Yang terpenting adalah tetap bertahan dalam persaingan. Saya berjuang dengan sangat baik,” katanya.

Forrest tidak dapat menyembunyikan kegembiraannya karena kemenangan itu memberinya kesempatan tampil di Augusta, lokasi penyelenggaraan Masters. Sebelumnya, ia telah dua kali mengikuti The Open.

“Ini seperti dongeng. Saya sudah dua kali bermain di The Open dan sekarang akan pergi ke Augusta. Saya benar-benar sulit mempercayainya. Anda bisa menjalani karier hebat dalam golf tanpa pernah mendapat kesempatan bermain di Augusta, jadi saya tidak percaya ini benar-benar terjadi,” kata Forrest.

Bangkit Setelah Kehilangan Momentum

Forrest mengawali putaran terakhir dengan berbagi posisi teratas bersama pegolf Inggris, Joe Dean. Keduanya mengoleksi skor 13 di bawah par sebelum pertandingan penentuan dimulai.

Forrest sempat membuka putaran dengan birdie di hole keempat. Namun, bogey di hole ketiga, keenam, dan kedelapan membuatnya kehilangan momentum dan tertinggal dua pukulan dari posisi teratas.

Forrest tidak menyerah. Ia bangkit saat memasuki sembilan hole terakhir dengan mencatatkan tiga birdie dan satu bogey dalam rentang lima hole. Rangkaian hasil itu membawanya kembali ke persaingan untuk memperebutkan gelar.

Ketegangan mencapai puncaknya di hole ke-18. Forrest membutuhkan birdie untuk melewati skor Chacarra, sementara Perez juga berpeluang menutup turnamen dengan hasil serupa. Keberhasilan Forrest memasukkan putt terakhir akhirnya menjadi pembeda.

Ia menutup putaran final dengan skor 70 atau satu pukulan di bawah par. Hasil itu cukup untuk mengamankan gelar Spanish Open, hadiah utama £480.000, serta kesempatan tampil di The Open dan Masters tahun depan.

Bagi Forrest, kemenangan ini bukan sekadar tambahan trofi dalam karier profesionalnya. Keberhasilan itu juga menjadi pencapaian penting setelah melalui tahun berat, sekaligus membuka peluang bersaing di panggung golf terbesar dunia.***



Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!