Nelly Korda Kembali Jadi Pemain Terbaik LPGA, Hanya Butuh Satu Poin ke Hall of Fame
Jumat, 6 November 2026 | 17:00
Penulis: Arif S

Nelly Korda kembali menegaskan dominasinya di panggung golf putri dunia. Pegolf nomor satu dunia itu meraih penghargaan LPGA Player of the Year 2026 untuk kedua kalinya setelah menjalani musim impresif dengan empat kemenangan.
Pegolf asal Amerika Serikat berusia 28 tahun sebelumnya juga memenangkan penghargaan serupa pada 2024. Pada musim ini, Korda mencatat pencapaian istimewa dengan menjuarai dua turnamen major pertama, The Chevron Championship dan US Women's Open di Riviera.
Gelar Player of the Year 2026 sekaligus semakin mendekatkan Korda pada salah satu pencapaian terbesar dalam kariernya. Ia kini mengoleksi 26 poin untuk memenuhi persyaratan masuk LPGA Hall of Fame, hanya terpaut satu poin dari batas minimal 27 poin.
BACA JUGA
Grant Forrest Juara Spanish Open, Amankan Tiket The Open dan Masters 2027
Konsistensi Adam Scott, 100 Penampilan di Turnamen Golf Major Secara Beruntun
Yuna Nishimura Raih Gelar LPGA Pertama di Arkansas, Unggul Lima Pukulan
Dalam sistem penilaian LPGA, kemenangan di turnamen major bernilai dua poin, sedangkan gelar juara di turnamen LPGA Tour bernilai satu poin. Selain memenuhi jumlah poin, seorang pegolf juga harus memenuhi persyaratan prestasi wajib untuk bisa masuk Hall of Fame.
Korda mengungkapkan betapa pentingnya pencapaian itu bagi perjalanan kariernya. Pada Juni lalu, ketika koleksi poinnya masih 26, ia menyampaikan ambisinya untuk bergabung dengan jajaran Legenda Golf putri.
"Saya pikir itu merupakan pencapaian yang luar biasa dan tentu akan menjadi salah satu prestasi terbaik dalam karier saya," ujar Korda dikutip dari BBC.
Peluang Korda merebut penghargaan Player of the Year musim ini sebenarnya sudah terbuka sejak awal kompetisi. Ia memulai musim LPGA Tour 2026 dengan catatan luar biasa dalam enam turnamen beruntun, selalu meraih kemenangan atau finis sebagai runner-up.
Dengan rangkaian hasil itu, Korda membangun keunggulan cukup besar dalam persaingan poin Player of the Year. Konsistensinya menyulitkan para pesaing mengejar perolehan poin hingga memasuki bagian akhir musim.
Pegolf Korea Selatan, Haeran Ryu, menjadi salah satu pesaing kuat setelah meraih dua gelar major pada tahun ini. Namun, Ryu mengundurkan diri dari turnamen pekan lalu di Malaysia karena mengalami cedera.
Peluang pesaing lainnya semakin menipis setelah pegolf Jepang Miyu Yamashita dan Pegolf Thailand Jeeno Thitikul tidak mengikuti turnamen The Annika pada pekan depan di Florida. Dengan kondisi itu, Korda dipastikan mengamankan penghargaan Player of the Year ketika musim masih menyisakan tiga turnamen.
Meski demikian, Korda bukan pegolf termuda yang memenuhi persyaratan masuk LPGA Hall of Fame. Lydia Ko dari Selandia Baru dan Inbee Park dari Korea Selatan sama-sama berusia 27 tahun ketika mengamankan kualifikasi.
Kini, perhatian Korda tertuju pada satu poin tambahan untuk mencapai ambang batas Hall of Fame.
Setelah kembali menjadi Pemain Terbaik LPGA, ia berpeluang melengkapi musim gemilang 2026 dengan pencapaian yang semakin mengukuhkan namanya dalam Sejarah Golf putri dunia.***











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!