ID EN

9 Tim Sapu Bersih Dua Laga Liga Champions, Klub Calvin Verdonk Masih Nol Poin

Kamis, 15 Oktober 2026 | 08:30

Penulis: Arif S

Logo Liga Champions
Ilustrasi - Liga Champions. Foto: Liga Champions

Sembilan tim masih mempertahankan hasil sempurna dengan mengoleksi enam poin dari dua pertandingan Liga Champions. Sementara Lille, klub yang diperkuat Bek Timnas Indonesia Calvin Verdonk, belum mampu meraih satu poin pun.

Paris Saint-Germain (PSG), Barcelona, Aston Villa, VfB Stuttgart, Liverpool, Sporting, Arsenal, Real Madrid, dan Real Betis menjadi sembilan tim yang mengawali kompetisi dengan dua kemenangan beruntun. 

Mereka menempati sembilan posisi teratas klasemen sementara, dengan PSG berada di puncak.

Selain sejumlah unggulan seperti PSG, Barcelona, Liverpool, Arsenal, dan Real Madrid, beberapa klub mencuri perhatian. Aston Villa, Stuttgart, Sporting, dan Real Betis menjadi kejutan setelah mampu mengamankan enam poin dari dua pertandingan pertama.

Hasil itu menunjukkan persaingan menuju fase gugur tidak hanya melibatkan klub-klub besar berpengalaman. Tim-tim di luar status unggulan juga memiliki peluang untuk bersaing di papan atas jika mampu mempertahankan konsistensi.

Lille dan Calvin Verdonk Masih Tanpa Poin

Situasi berbeda dialami Lille. Klub asal Prancis yang diperkuat Calvin Verdonk belum meraih poin setelah melewati dua pertandingan pertama dan kini berada di peringkat ke-34 dari 36 peserta.

Posisi itu menempatkan Lille dalam tekanan sejak awal kompetisi. Mereka perlu segera memperbaiki hasil jika ingin menjaga peluang menembus fase gugur, mengingat masih ada sejumlah pertandingan tersisa pada fase liga.

Lille bukan satu-satunya klub yang mengawali musim dengan hasil buruk. Inter Milan, FC Porto, Slavia Praha, Napoli, LASK, Galatasaray, dan Slovan Bratislava juga belum meraih poin dari dua pertandingan.

Porto, yang pernah menjuarai Liga Champions pada 2003/2004 berada di luar 24 besar. Sementara itu, Inter dan Napoli menjadi dua wakil Italia yang belum mengumpulkan poin sama sekali.

Hasil itu menunjukkan ketatnya persaingan pada fase liga. Reputasi dan pengalaman di Kompetisi Eropa belum menjamin sebuah klub mampu memulai perjalanan dengan hasil positif.

Wakil Italia Tertekan, AS Roma Baru Raih Satu Poin

Wakil Italia menghadapi kesulitan di awal kompetisi. AS Roma baru mengumpulkan satu poin dan menempati peringkat ke-25, atau di luar zona yang memberi peluang melanjutkan perjalanan ke fase gugur.

Inter Milan dan Napoli berada dalam situasi lebih berat karena keduanya belum memperoleh poin. Mereka harus segera bangkit agar tidak semakin tertinggal dari klub-klub yang sudah mengumpulkan poin pada dua pertandingan awal.

Di papan atas, Bayern Munchen menjadi tim dengan empat poin yang menempati peringkat ke-10. Shakhtar Donetsk mengoleksi empat poin dan berada di posisi ke-11, sementara klub-klub dengan tiga poin mengisi sebagian besar posisi berikutnya hingga peringkat ke-24.

Dengan kondisi klasemen masih dapat berubah, laga selanjutnya akan menjadi kesempatan tim untuk memperbaiki posisi. Sebaliknya, sembilan tim dengan enam poin berpeluang memperkuat posisi mereka di papan atas.

Format Baru Liga Champions Menjadikan Setiap Poin Penting

Format Liga Champions saat ini menjadikan posisi di klasemen fase liga memiliki arti besar. Delapan tim teratas pada akhir fase liga akan langsung melaju ke Babak 16 Besar.

Sementara, klub penghuni peringkat ke-9 hingga ke-24 harus menjalani babak playoff untuk memperebutkan delapan tiket tersisa ke 16 besar. Tim di luar 24 besar dipastikan tersingkir.

Karena itu, kemenangan pada pertandingan awal menjadi modal berharga, bukan hanya untuk memperbesar peluang lolos, tetapi juga untuk menghindari babak playoff.***



Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!