ID EN

Prediksi Bayern Munchen vs Arsenal: Opta Jagokan Die Roten Kalahkan The Gunners 

Rabu, 21 Oktober 2026 | 12:33

Penulis: Arif S

Bayern Muenchen vs Arsenal
Ilustrasi - Prediksi Bayern Muenchen vs Arsenal di Liga Champions.. Foto: Itsme

Bayern Munchen dan Arsenal akan menjalani ujian besar pada matchday ketiga fase liga Liga Champions 2026/2027. Duel di Allianz Arena mempertemukan dua tim teratas dalam prediksi superkomputer Opta untuk menjadi juara Eropa musim ini.

Arsenal berada di posisi teratas dalam proyeksi juara dengan peluang 20,7 persen untuk meraih trofi Liga Champions pertama sepanjang sejarah klub. Bayern Munchen membayangi di urutan kedua dengan probabilitas 15,2 persen untuk mengamankan gelar Eropa ketujuh mereka.

Namun, prediksi Opta untuk pertandingan kali ini lebih mengunggulkan Bayern. Tim asuhan Vincent Kompany memiliki peluang menang 46,4 persen, sedangkan Arsenal mendapat probabilitas kemenangan 29,3 persen. Kemungkinan kedua tim berbagi poin mencapai 24,3 persen.

Pertandingan ini menjadi kesempatan bagi kedua tim untuk menguji kekuatan masing-masing di tengah persaingan ketat fase liga. Bayern datang dengan modal kemenangan besar di Bundesliga, sementara Arsenal berusaha mempertahankan catatan sempurna di Liga Champions.

Bayern Bangkit Lewat Hat-trick Luis Diaz

Bayern Munchen kembali ke jalur kemenangan dengan meyakinkan setelah menghancurkan RB Leipzig 6-1 di Bundesliga, akhir pekan lalu. Luis Diaz menjadi bintang lewat torehan hat-trick, sementara dominasi tuan rumah terlihat dari 17 tembakan tepat sasaran.

Jumlah itu menjadi catatan tembakan tepat sasaran terbanyak Bayern dalam satu pertandingan liga sejak mereka mencatatkan 20 tembakan ke gawang Borussia Monchengladbach pada Agustus 2022.

Kemenangan telak itu juga menjadi respons setelah Bayern melewati periode sulit setelah jeda internasional. Mereka sempat dua kali tertinggal sebelum bermain imbang 2-2 melawan Augsburg di Bundesliga, lalu ditahan juara Norwegia, Viking, dengan 3-3 pada matchday kedua Liga Champions.

Hasil imbang melawan Viking meninggalkan persoalan tambahan bagi Kompany. Michael Olise mendapat kartu merah sehingga Bayern harus menuntaskan 16 menit terakhir dengan 10 pemain. Viking kemudian memanfaatkan keunggulan jumlah pemain untuk mencetak gol penyama kedudukan.

Olise harus absen ketika Bayern menghadapi Arsenal karena menjalani hukuman larangan bermain satu pertandingan. Absennya pemain asal Prancis menjadi kehilangan besar bagi lini serang Die Roten.

Sejak awal musim lalu, Olise telah menciptakan 44 peluang di Liga Champions, terbanyak dibandingkan pemain lain. 

Ia juga mencatatkan 43 umpan menembus garis pertahanan lawan, menyamai pemain dengan jumlah terbanyak dalam kategori itu. Dalam urusan menggiring bola, hanya Lamine Yamal dengan 55 dribel yang melampaui catatan Olise, yakni 54.

Arsenal kemungkinan akan memanfaatkan situasi itu, meski Bayern masih memiliki banyak pilihan untuk mengisi posisi sayap kanan. Serge Gnabry, mantan pemain akademi Arsenal, atau talenta muda Lennart Karl berpeluang mengisi tempat yang ditinggalkan Olise.

Harry Kane Punya Rekor Tajam Melawan Arsenal

Salah satu ancaman terbesar bagi Arsenal tetap Harry Kane. Penyerang Inggris itu mencetak gol ke-102 di Bundesliga dalam penampilan ke-100 ketika Bayern mengalahkan Leipzig.

Kane memiliki catatan pribadi impresif saat menghadapi Arsenal. Mantan penyerang Tottenham Hotspur telah mencetak 15 gol dalam 22 pertandingan melawan The Gunners. Ia hanya mencetak lebih banyak gol ketika berhadapan dengan Leicester City, 20 gol, dan Everton dengan 16 gol.

Pertandingan melawan Arsenal menjadi salah satu laga penting Kane menjelang pengumuman pemenang Ballon d'Or pekan depan. 

Jika berhasil memenangi penghargaan, ia akan menjadi pemain Inggris pertama sejak Michael Owen pada 2001 yang meraih gelar individu paling prestisius dalam sepak bola.

Namun, Kane akan menghadapi lini pertahanan terbaik Premier League. Arsenal tetap berada dalam jarak tiga poin dari Manchester City setelah meraih kemenangan tipis 1-0 atas Nottingham Forest, Minggu.

Noni Madueke menjadi penentu kemenangan melalui tembakan yang berubah arah setelah membentur pemain lawan. Arsenal sempat menghadapi tekanan di menit-menit akhir, tetapi mampu mempertahankan keunggulan.

Kemenangan itu menjadi kemenangan 1-0 ke-32 Arsenal di Premier League sejak Mikel Arteta mengambil alih kursi pelatih pada Desember 2019. Jumlah itu menyamai catatan Everton sebagai tim dengan kemenangan 1-0 terbanyak dalam periode sama.

Arsenal Punya Modal Kuat di Liga Champions

Arsenal termasuk dalam sembilan tim yang berhasil memenangi dua pertandingan pertama fase liga Liga Champions musim ini. Pada laga sebelumnya, mereka mengalahkan Lille dengan skor 3-0.

Bukayo Saka menjadi penentu kemenangan itu. Masuk sebagai pemain pengganti, ia menyumbangkan satu gol dan satu assist. Perannya kembali menjadi sorotan menjelang lawatan Arsenal ke Allianz Arena.

Hanya saja, catatan tandang Saka di Liga Champions belum terlalu produktif. Dari 14 golnya di kompetisi Eropa, hanya empat tercipta di markas lawan. Dua di antaranya lahir ketika menghadapi Real Madrid dan Paris Saint-Germain.

Dua pemain yang pernah mencetak gol tandang ke gawang Bayern Munchen, Real Madrid, dan PSG di Liga Champions adalah Didier Drogba dan Erling Haaland.

Pertanyaan menarik lainnya adalah bagaimana Arsenal menghadapi Bayern, tim dengan kecenderungan kuat menguasai bola. 

Pada Final Liga Champions musim lalu melawan PSG, Arsenal dikritik karena pendekatan permainan terlalu berhati-hati. Mereka mencatatkan penguasaan bola 24,7 persen, terendah dalam pertandingan final sejak data tersedia pada musim 2003/2004.

Namun, statistik Arsenal pada dua matchday pertama musim ini menunjukkan pendekatan lebih agresif. Sebanyak 73 persen tekanan intensitas tinggi mereka di Liga Champions dilakukan di wilayah lawan, dengan total 373 dari 508 tekanan. 

Persentase itu menjadi yang tertinggi di antara seluruh peserta setelah dua pertandingan.

Arsenal juga memimpin statistik perebutan bola di area tinggi atau high turnovers dengan 25 kali, termasuk sembilan kejadian berujung tembakan. 

Catatan itu menggambarkan kemampuan tim Arteta merebut bola lebih dekat ke gawang lawan dan segera menciptakan peluang.

The Gunners juga memenangi 14 pertandingan fase liga terakhir mereka secara beruntun di kompetisi elite Eropa. 

Sejak kembali berkompetisi pada 2023, Arsenal telah mengoleksi 27 kemenangan Liga Champions, sama dengan Bayern. 

Hanya PSG dan Real Madrid yang memiliki jumlah kemenangan keseluruhan lebih banyak, masing-masing 28.

Rekor Pertemuan Lebih Menguntungkan Bayern

Meski Arsenal bermain impresif belakangan ini, sejarah pertemuan kedua tim masih memihak Bayern. Arsenal telah menelan delapan kekalahan dalam 15 pertandingan melawan raksasa Jerman, setara dengan tingkat kekalahan 53 persen.

Di antara tim-tim yang setidaknya lima kali dihadapi Arsenal dalam kompetisi Eropa utama, hanya Barcelona yang memiliki persentase kemenangan lebih tinggi atas mereka, 67 persen dari sembilan pertandingan.

Bayern sangat kuat saat menjamu Arsenal. Dari tujuh pertemuan Liga Champions di kandang sendiri, Bayern hanya sekali kalah, dengan lima kemenangan dan satu hasil imbang. 

Mereka bahkan memenangi tiga pertemuan kandang terakhir secara beruntun, termasuk dua kemenangan telak 5-1 pada November 2015 dan Februari 2017.

Meski begitu, Arsenal pernah mengalahkan Bayern dengan skor 3-1 di Emirates Stadium pada November tahun lalu. Kemenangan itu menjadi satu-satunya hasil dalam 23 pertandingan Liga Champions terakhir Bayern ketika mereka kalah dengan selisih lebih dari satu gol.

Jurriën Timber, Madueke, dan Gabriel Martinelli mencetak gol untuk Arsenal dalam pertandingan itu, sedangkan Karl menyumbangkan gol Bayern. 

Saat itu, Bayern hanya menghasilkan delapan tembakan, 14 sentuhan di kotak penalti lawan, dan nilai expected goals (xG) 0,65. Ketiganya menjadi catatan terburuk Bayern dalam satu pertandingan Liga Champions di bawah asuhan Kompany.

Prediksi Bayern Munchen vs Arsenal

Superkomputer Opta menempatkan Bayern Munchen sebagai favorit untuk memenangi pertandingan di Allianz Arena. Peluang kemenangan Die Roten mencapai 46,4 persen, sedangkan Arsenal memiliki probabilitas menang 29,3 persen dan peluang hasil imbang 24,3 persen.

The Gunners datang dengan modal dua kemenangan di fase liga dan peningkatan agresivitas dalam menekan lawan. Namun, Bayern memiliki keuntungan bermain di kandang, produktivitas serangan tinggi, serta rekor pertemuan lebih baik.

Absennya Olise bisa mengurangi kreativitas Bayern, tetapi keberadaan Kane dan Luis Diaz tetap menjadi ancaman serius bagi pertahanan Arsenal. Duel ini akan mempertemukan ketajaman lini depan Bayern dengan organisasi pertahanan dan tekanan agresif Arsenal.***

Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!