Hasil Liga Champions: Calvin Verdonk Bermain 90 Menit, Lille Kalah 2-4 dari Galatasaray
Kamis, 22 Oktober 2026 | 09:43
Penulis: Arif S

Calvin Verdonk bermain selama 90 menit, tetapi gagal membantu Lille menghindari kekalahan saat menjamu Galatasaray pada lanjutan Liga Champions 2026/2027. Bermain di Stadion Pierre-Mauroy, Lille, Rabu malam WIB, bek Tim Nasional Indonesia itu harus menyaksikan timnya menyerah 2-4 meski sempat berbalik unggul di babak pertama.
Hasil ini menjadi pukulan bagi Lille yang masih kesulitan meraih poin di kompetisi elite Eropa. Kekalahan dari Galatasaray menempatkan klub Prancis di peringkat ke-35 klasemen sementara, atau posisi kedua terbawah, dengan nol poin dari tiga pertandingan.
Verdonk dimainkan di posisi idealnya pada pertandingan ini, menggantikan peran Romain Perraud. Ia bertahan di lapangan hingga pertandingan berakhir, meski Lille gagal membendung kebangkitan tim tamu.
BACA JUGA
Calvin Verdonk Tak Dimainkan, Lille Gagal Pertahankan Keunggulan Atas Real Betis
Tumbang dari Auxerre, Lille dan Calvin Verdonk Tetap Lolos ke Liga Champions
3 Pemain Timnas Indonesia di Liga Champions: Kevin Diks Paling Berpengalaman, Calvin Verdonk Ukir Sejarah
Galatasaray mengamankan kemenangan lewat gol Yunus Akgun di menit ke-2, Aleksei Batrakov menjelang turun minum, gol bunuh diri Nabil Bentaleb di menit ke-52, serta gol Victor Osimhen di menit ke-61. Lille sempat memberikan perlawanan melalui dua gol Soriba Diaoune, pemain sayap berusia 19 tahun, di menit ke-7 dan ke-39.
Galatasaray Cetak Gol Cepat
Pertandingan baru berjalan dua menit ketika Galatasaray mengejutkan tuan rumah. Yunus Akgun memanfaatkan bola pantul untuk membawa wakil Turki unggul 1-0.
Lille merespons dengan cepat. Di menit ke-7, Soriba Diaoune menyelesaikan umpan terukur Alexandro untuk mengubah skor menjadi 1-1. Gol Diaoune membangkitkan kepercayaan diri tuan rumah setelah sempat tertinggal di awal laga.
Verdonk turut terlibat dalam upaya Lille membangun serangan dari sisi pertahanan. Bek Indonesia itu beberapa kali melepaskan umpan silang tetapi belum mampu dikonversi menjadi gol.
Di sisi lain, tugas Verdonk dalam bertahan tidak mudah. Lini serang Galatasaray terus memberikan tekanan, termasuk melalui pergerakan Victor Osimhen di sisi kiri pertahanan Lille.
Meski mendapat tekanan, Lille justru membalikkan keadaan di menit ke-39. Diaoune kembali menunjukkan ketajamannya setelah menuntaskan umpan Hakon Haraldsson.
Gol keduanya membawa Lille unggul 2-1 dan memberi harapan untuk meraih poin.
Namun, keunggulan itu tidak bertahan lama. Menjelang turun minum, Roland Sallai melewati Verdonk sebelum mengirimkan umpan yang diselesaikan Alexey Batrakov menjadi gol penyeimbang. Skor 2-2 bertahan hingga babak pertama berakhir.
Galatasaray Balikkan Keadaan di Babak Kedua
Selepas jeda, Galatasaray bermain lebih agresif dan membalikkan keadaan di menit ke-52. Kali ini, Lille justru membantu lawan mencetak gol setelah gelandang Nabil Bentaleb melakukan gol bunuh diri.
Gol itu mengubah momentum pertandingan. Lille harus kembali mengejar ketertinggalan, sementara Galatasaray semakin percaya diri dalam melancarkan serangan.
Tekanan tim tamu kembali menghasilkan gol di menit ke-61. Victor Osimhen akhirnya mencatatkan namanya di papan skor setelah menerima umpan Baris Yilmaz. Penyerang asal Nigeria membawa Galatasaray unggul 4-2 sekaligus memperlebar jarak menjadi dua gol.
Verdonk tetap berada di lapangan ketika pelatih Lille, Davide Ancelotti, melakukan sejumlah pergantian pemain untuk mengubah jalannya pertandingan.
Olivier Giroud termasuk pemain yang dimasukkan untuk menambah daya gedor. Lille mencoba memanfaatkan sisa waktu demi memperkecil ketertinggalan, tetapi upaya mereka tidak menghasilkan gol tambahan.***











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!