Indonesia Golf Festival 2026 Perluas Pasar Golf Nasional, Targetkan Transaksi Rp20 Miliar
Kamis, 22 Oktober 2026 | 16:05
Penulis: Arif S

Industri Golf Indonesia bersiap memasuki babak baru melalui Indonesia Golf Festival (IGF) 2026. Mengusung target 30.000 pengunjung dan nilai transaksi Rp20 miliar, pameran ini diharapkan mampu memperluas pasar golf sekaligus mendorong pertumbuhan Pariwisata Olahraga nasional.
IGF 2026 akan berlangsung di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, pada 23–25 Oktober 2026.
Asosiasi Pemilik Lapangan Golf Indonesia (APLGI) bersama PT Satu Tujuan Event (SATUE) menggelar pameran untuk mempertemukan berbagai elemen Industri Golf dalam satu tempat. Mulai dari pemilik lapangan, produsen perlengkapan, pegolf profesional, komunitas, hingga masyarakat yang ingin mengenal olahraga golf mendapat ruang untuk berinteraksi.
BACA JUGA
Tiger Woods Pukul Bola Golf di Liberty National, Sinyal Segera Kembali ke Turnamen?
Jon Rahm Tinggalkan LIV Golf, Jalur Kembali ke PGA Tour Tidak Otomatis Terbuka
Bintang LIV Golf Hadapi Babak Baru, Belum Ada Jalur Khusus Kembali ke PGA Tour
Menurut Ketua Umum APLGI Budiarsa Sastrawinata, Indonesia Golf Festival 2026 dirancang lebih dari sekadar pameran komersial. Ajang ini diharapkan menjadi wadah yang menyatukan seluruh pemangku kepentingan sekaligus memperkuat Ekosistem Golf Nasional.
"Mulai dari pemilik Lapangan Golf kelas dunia di berbagai penjuru nusantara, juga produsen peralatan dengan teknologi terkini, pegolf internasional, pegolf profesional, hingga pemula," ujar Budiarsa Sastrawinata dalam konferensi pers..
Target Pengunjung dan Transaksi
Target penyelenggaraan Indonesia Golf Festival 2026 lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya. APLGI membidik 30.000 pengunjung, naik dari 23.488 orang yang tercatat pada penyelenggaraan 2025.
Dari sisi bisnis, nilai transaksi ditargetkan mencapai Rp20 miliar. Angka itu lebih tinggi dibandingkan capaian tahun lalu di kisaran Rp10 miliar hingga Rp15 miliar.
Penyelenggara kali ini juga menargetkan lebih dari 120 peserta pameran atau exhibitor serta keterlibatan 150 brand dengan area pameran sekitar 10.000 meter persegi, dua kali lebih luas dari penyelenggaraan sebelumnya.
Pada 2025, IGF menghadirkan 82 peserta dan lebih dari 100 brand dengan luas area sekitar 5.000 meter persegi. Peningkatan skala ini diharapkan membuka lebih banyak peluang bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk, menjangkau konsumen, dan membangun kemitraan bisnis.
Mendekatkan Golf dengan Masyarakat
Di luar target bisnis, Indonesia Golf Festival 2026 berupaya mengubah persepsi golf hanya diperuntukkan bagi kalangan tertentu. Melalui aktivitas interaktif, pengunjung dapat mengenal olahraga ini tanpa harus memiliki pengalaman bermain sebelumnya.
Berbagai kegiatan disiapkan, mulai dari coaching clinic, kompetisi, talkshow, hingga kesempatan mencoba Simulator Golf dan mini golf.
Pengunjung dapat melihat perkembangan teknologi perlengkapan golf, membandingkan produk, serta mengenal layanan perjalanan berkaitan dengan olahraga itu.
Pameran turut menghadirkan pakaian golf, peralatan bermain, Teknologi Olahraga, dan berbagai layanan pendukung. Lelang perlengkapan, peluncuran produk, serta pertemuan komunitas juga menjadi bagian dari rangkaian acara.
APLGI melihat potensi golf tidak terbatas hanya pada aktivitas olahraga. Indonesia memiliki lapangan golf di berbagai daerah yang dapat menjadi bagian dari daya tarik wisata.
Budiarsa berharap Indonesia Golf Festival dapat menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antara perkembangan olahraga dan industri pariwisata. Keduanya dinilai berpotensi memberikan kontribusi terhadap aktivitas ekonomi nasional.***











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!