ID EN

Piala Dunia Antarklub Wanita Digelar 2028, Klub Peserta Terima Dana 2,5 Juta Dolar AS

Jumat, 23 Oktober 2026 | 13:54

Penulis: Arif S

Piala Dunia Antarklub Wanita 2028
Amerika Serikat menjadi tuan rumah edisi perdana Piala Dunia Antarklub Wanita 2028. . Foto: FIFA.com

Amerika Serikat ditunjuk FIFA sebagai tuan rumah edisi perdana Piala Dunia Antarklub Wanita 2028 pada 5-30 Januari 2028. Selain menetapkan tuan rumah turnamen, FIFA juga mengumumkan dukungan finansial bagi negara peserta.

Setiap asosiasi anggota yang berpartisipasi dalam turnamen akan menerima dana persiapan 2,5 juta dolar AS. Dana itu dijadwalkan tersedia sebelum Desember 2026.

Nominal itu sama dengan dana persiapan yang diberikan kepada peserta Piala Dunia putra pada tahun ini. Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya FIFA mendukung persiapan tim nasional wanita menjelang turnamen terbesar Sepak Bola Internasional tersebut.

Penunjukan AS menjadi langkah penting dalam pengembangan Sepak Bola Wanita di level klub. Namun, keputusan menggelar turnamen pada Januari berpotensi memunculkan persoalan kalender, terutama bagi klub Eropa yang masih menjalani kompetisi domestik.

Kepala Sepak Bola Wanita FIFA, Dame Sarai Bareman, menyebut Amerika Serikat memiliki sejumlah keunggulan sehingga layak menjadi tuan rumah Turnamen Perdana ini. Pengalaman menggelar ajang internasional, minat masyarakat terhadap sepak bola wanita, serta fasilitas olahraga menjadi pertimbangan utama FIFA.

“Keunggulan Amerika Serikat dalam menyelenggarakan turnamen-turnamen besar FIFA, ditambah dengan tingginya minat terhadap sepak bola wanita di negara tersebut serta infrastruktur olahraga kelas dunia, menjadikan negara itu pilihan yang paling menonjol,” ujar Kepala Sepak Bola Wanita FIFA, Dame Sarai Bareman yang dikutip dari The Athletic pada Jumat.

FIFA menyetujui penyelenggaraan Piala Dunia Antarklub Wanita dalam Kongres pada Desember 2025. Semula turnamen direncanakan pada 2026, tetapi kemudian ditunda hingga 2028 untuk memberikan waktu tambahan bagi para pemangku kepentingan mempersiapkan kompetisi secara optimal.

Meski tanggal pelaksanaan dan negara tuan rumah telah ditetapkan, FIFA belum mengumumkan venue pertandingan. 

Arsenal dan Barcelona Masuk Daftar Peserta

Sejumlah klub telah lebih dahulu memastikan tempat di Piala Dunia Antarklub Wanita 2028 melalui keberhasilan mereka menjuarai kompetisi kontinental dalam dua musim terakhir.

Tujuh klub sudah mengamankan tiket, yaitu Arsenal dan Barcelona dari Eropa, Gotham FC (Amerika Serikat), Corinthians (Brasil), Wuhan Jiangda WFC (China), Club America (Meksiko), serta Naegohyang (Korea Utara).

Mereka akan bergabung dengan klub-klub lain dalam turnamen yang dirancang untuk mempertemukan kekuatan sepak bola wanita dari berbagai belahan dunia. Kehadiran klub-klub dengan latar belakang kompetisi berbeda diharapkan memberikan gambaran mengenai perkembangan dan kualitas sepak bola wanita di tingkat global.

“Ketujuh klub ini, bersama selusin klub lainnya, akan berkumpul untuk menunjukkan kekuatan dan kedalaman sepak bola klub wanita kepada khalayak global,” kata Bareman.

FIFA menyebut turnamen melibatkan 19 klub dalam keseluruhan format kompetisi, dengan 13 tim memperoleh tiket otomatis dan enam klub lainnya bersaing memperebutkan tiga tempat tersisa. Dengan demikian, 16 tim akan tampil dalam fase akhir turnamen.

Eropa Mendapat Enam Jatah Peserta

Dalam pembagian kuota, Eropa melalui UEFA memperoleh jatah terbesar dengan enam klub, termasuk Arsenal dan Barcelona. Sementara itu, konfederasi Asia (AFC), Afrika (CAF), Amerika Utara dan Tengah (Concacaf), serta Amerika Selatan (CONMEBOL) masing-masing mendapatkan tiga tempat.

Oseania melalui OFC mendapatkan satu tempat untuk wakilnya. Pembagian ini memberikan kesempatan kepada klub dari berbagai kawasan untuk bersaing di panggung internasional.

Peserta yang belum memastikan tiket akan ditentukan berdasarkan hasil kompetisi kontinental pada musim berjalan. Jika masih terdapat tempat kosong setelah proses itu, FIFA akan menggunakan sistem peringkat klub untuk menentukan peserta berikutnya.

UEFA juga menerapkan pembatasan maksimal dua klub dari setiap asosiasi anggota dalam proses kualifikasi. Namun, aturan itu memiliki pengecualian apabila lebih dari dua klub dari asosiasi yang sama menjuarai kompetisi kontinental dalam periode tertentu.

Sistem ini dirancang untuk mengatur distribusi peserta sekaligus mempertimbangkan prestasi klub di kompetisi regional. Dengan sejumlah tiket masih diperebutkan, persaingan menuju turnamen perdana akan berlanjut hingga kualifikasi selesai.

Jadwal Januari Tuai Kritik

Meski menjadi tonggak baru bagi sepak bola wanita, penetapan Januari 2028 sebagai waktu penyelenggaraan tidak sepenuhnya mendapat sambutan positif. Jadwal itu bertepatan dengan periode ketika sejumlah liga domestik Eropa masih berlangsung.

Women's Super League (WSL) Inggris termasuk pihak yang menyampaikan keberatan. Pada Januari lalu, juru bicara WSL menyatakan penempatan turnamen pada periode itu berpotensi menimbulkan dampak negatif bagi kompetisi domestik.

WSL juga mengklaim tidak dilibatkan dalam konsultasi FIFA sebelum tanggal penyelenggaraan ditetapkan. Persoalan kalender menjadi perhatian karena klub-klub peserta berpotensi harus menyesuaikan agenda pertandingan, perjalanan, dan persiapan pemain di tengah musim.

Penunjukan Amerika Serikat sebagai Tuan Rumah Piala Dunia Antarklub Wanita 2028 membuka babak baru bagi kompetisi sepak bola wanita di level klub. 

Namun, keberhasilan turnamen perdana ini tidak hanya akan ditentukan kualitas pertandingan, melainkan juga kemampuan FIFA mengelola jadwal dan memastikan seluruh pihak dapat berpartisipasi secara optimal.***

Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!