ID EN

Putra Tri Ramadani Finis Kedua di Santiago, Indonesia Tambah Koleksi Medali

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:00

Penulis: Respaty Gilang

Putra Tri Ramadani
Putra Tri Ramadani alias Srondeng.. Foto: Instagram @srondeng_26

Atlet Panjat Tebing Indonesia, Putra Tri Ramadani yang dikenal dengan julukan Srondeng, sukses meraih medali perak pada nomor lead putra World Climbing Series Santiago 2026 di Chile. Prestasi tersebut diraih setelah ia menempati posisi kedua pada babak final, Minggu waktu setempat atau Senin WIB.

Putra mengumpulkan skor 49 pada partai final. Ia berada di bawah atlet Swiss, Jonas Utelli, yang keluar sebagai juara dengan raihan skor 52.

Mengacu pada hasil resmi yang dipublikasikan melalui situs World Climbing, Putra mampu bersaing dengan sejumlah atlet terbaik dunia untuk mengamankan tempat di podium. Sementara itu, wakil Jepang, Neo Suzuki, menempati peringkat ketiga dengan skor 47+, sekaligus membawa pulang medali perunggu.

Hasil final tersebut melengkapi penampilan konsisten Putra sepanjang kompetisi. Pada babak semifinal, Atlet Indonesia itu tampil sebagai pemuncak klasemen dengan skor 33+.

Putra berhasil mengungguli Neo Suzuki yang mengumpulkan skor 32+ di posisi kedua. Sementara itu, Alberto Gines Lopez dari Spanyol berada di peringkat ketiga semifinal dengan skor 31+.

Jonas Utelli yang akhirnya merebut medali emas sebelumnya menempati posisi keempat semifinal dengan skor 31+. Namun, atlet Swiss tersebut mampu meningkatkan performanya pada babak final hingga mengungguli para pesaingnya.

Di sisi lain, Neo Suzuki harus puas menempati posisi ketiga setelah mengakhiri final dengan skor 47+. Alberto Gines Lopez justru mengalami penurunan posisi dan menyelesaikan pertandingan di peringkat kedelapan dengan skor 25.

Raharjati Nursamsa Juga Sumbang Medali Perak
Keberhasilan Putra Tri Ramadani menambah catatan positif Indonesia pada World Climbing Series Santiago 2026. Sebelumnya, atlet Indonesia lainnya, Raharjati Nursamsa, juga berhasil membawa pulang medali perak dari nomor kecepatan atau speed putra.

Raharjati meraih posisi kedua setelah mencatatkan waktu 5,06 detik pada babak final. Dalam pertandingan yang berlangsung Sabtu (24/10) waktu setempat atau Minggu dini hari WIB, ia berhadapan dengan atlet China, Zhao Yicheng.

Namun, Raharjati belum berhasil mengungguli lawannya tersebut. Zhao tampil lebih cepat dengan catatan waktu 4,74 detik untuk memastikan medali emas, sedangkan Raharjati harus puas dengan perak.

Dalam kejuaraan di Chile tersebut, Indonesia menurunkan sejumlah atlet untuk bersaing pada nomor kecepatan putra dan putri serta nomor lead putra.

Khusus nomor kecepatan putra, Raharjati tampil bersama tiga wakil Indonesia lainnya, yakni Veddriq Leonardo, Aditya Tri Syahria, dan Antasyafi Robby Al Hilmi.

Dua medali perak yang diraih Putra Tri Ramadani dan Raharjati Nursamsa menjadi hasil positif bagi panjat tebing Indonesia dalam persaingan internasional di Santiago.

Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!