ID EN

Emil Audero ke Rayo Vallecano, Timnas Indonesia Punya Pemain di 4 Liga Top Eropa

Rabu, 2 September 2026 | 14:00

Penulis: Arif S

Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero.
Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero.. Foto: Antara Foto/Bayu Pratama S

Peta persebaran pemain Timnas Indonesia di kompetisi elite Eropa semakin luas. Dengan kepindahan Emil Audero Mulyadi ke Rayo Vallecano, Garuda kini memiliki empat pemain yang berkiprah di empat dari lima liga top Eropa pada musim 2026/2027.

Empat kompetisi itu adalah LaLiga Spanyol, Serie A Italia, Bundesliga Jerman, dan Ligue 1 Prancis. Satu-satunya liga top Eropa yang masih belum dijajal pemain Indonesia adalah Premier League Inggris.

Meski Rayo Vallecano belum mengumumkan transfer Emil secara resmi melalui laman atau media sosial klub, nama kiper berusia 29 tahun itu sudah tercatat di situs resmi LaLiga per 1 September 2026.

Audero didaftarkan Rayo Vallecano dengan status pinjaman dari Como 1907. Kehadirannya di kasta tertinggi sepak bola Spanyol sekaligus mempertegas semakin besarnya jejak pemain Indonesia di panggung sepak bola elite Eropa.

Dari Italia hingga Spanyol

Di Serie A, kapten Timnas Indonesia Jay Idzes lebih dulu membangun karier di kompetisi Italia. Idzes memperkuat Sassuolo sejak musim panas 2025 setelah sebelumnya menghabiskan dua musim bersama Venezia.

Perjalanan Idzes menjadi salah satu simbol perkembangan pemain Indonesia di Eropa. Dari Venezia, ia melanjutkan karier di Sassuolo dan tetap mengarungi kompetisi tertinggi Italia.

Kevin Diks menjadi pemain Indonesia yang berkiprah di Bundesliga. Diks tampil impresif bersama Borussia Mönchengladbach hingga dipercaya sebagai sebagai wakil kapten tim.

Kehadiran Diks tidak hanya memperluas daftar pemain Indonesia di liga top Eropa, tetapi juga menunjukkan pemain Indonesia mampu mendapatkan kepercayaan penting di klub.

Sementara itu, Ligue 1 Prancis memiliki Calvin Verdonk. Bek Indonesia itu bergabung dengan Lille dari NEC Nijmegen sejak musim panas 2025.

Musim ini, perjalanan Verdonk semakin menantang setelah Lille mengunci tiket Liga Champions. Artinya, ia tidak hanya bersaing di kompetisi domestik Prancis, tetapi juga mendapat kesempatan di panggung antarklub Eropa.

Audero Meninggalkan Como

Kepindahan Audero ke Rayo Vallecano tidak terlepas dari perubahan situasi di Como yang mendatangkan Robert Sanchez dari Chelsea. 

Kedatangan kiper asal Spanyol semakin menyulitkan posisi Audero. Bahkan sebelum Sanchez datang, Audero sudah bukan pilihan utama Cesc Fabregas. 

Kiper kelahiran Mataram lebih banyak berstatus pelapis bagi Jean Butez.

Rayo Vallecano yang membutuhkan tambahan di posisi penjaga gawang menawarkan jalan keluar.

Transfer dengan status pinjaman menjadi solusi bagi kedua pihak. Rayo mendapatkan tambahan kiper berpengalaman, sementara Audero memperoleh kesempatan mendapatkan menit bermain.

Musim lalu Audero menjalani masa peminjaman di Cremonese. Bersama La Cremo, ia mendapatkan banyak kesempatan bermain dan menjadi pilihan utama di bawah mistar. 

Ia tampil dalam sejumlah pertandingan penting dan kembali merasakan ritme sebagai penjaga gawang reguler.***



Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!