ID EN

Kunjungan Wisman ke Indonesia Tembus 1,6 Juta pada Agustus 2026, Ini Tiga Negara Teratas

Sabtu, 3 Oktober 2026 | 16:00

Penulis: Arif S

Nusa Penida, Bali
Nusa Penida, Bali.. Foto: Envato

Indonesia mencatat pertumbuhan kunjungan Wisatawan Mancanegara pada Agustus 2026. Di antara berbagai negara asal wisatawan, Malaysia, Australia, dan China menjadi tiga pasar terbesar dengan kontribusi kunjungan paling banyak ke Indonesia.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan wisatawan asal Malaysia menyumbang 18,52 persen dari seluruh kunjungan wisman pada Agustus 2026. Australia berada di posisi kedua disusul China.

"Kunjungan wisman paling banyak dilakukan wisatawan yang memegang paspor Malaysia, yaitu sebanyak 18,52%, lalu Australia 10,75%, dan China 10,16%," ujar Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS RI Ateng Hartono dalam konferensi pers.

Ketiga pasar itu menjadi penyumbang utama kunjungan wisman, tetapi pergerakannya tidak sepenuhnya sama. Jika dilihat dari perubahan secara bulanan, Malaysia dan China mencatat peningkatan. Sedangkan kunjungan Wisatawan Australia justru mengalami penurunan.

"Untuk secara bulanan atau month-to-month, terjadi peningkatan kunjungan wisman pemegang paspor Malaysia dan China. Sementara itu, untuk wisman pemegang paspor Australia justru mengalami penurunan," katanya.

Penurunan Kunjungan Wisatawan Australia dibanding bulan sebelumnya tidak serta-merta menunjukkan pelemahan pasar negara itu. Saat dibandingkan dengan Agustus tahun lalu, ketiga negara sama-sama menunjukkan pertumbuhan kunjungan.

Secara keseluruhan, Indonesia menerima 1,60 juta kunjungan wisman selama Agustus 2026. Angka itu meningkat 4,89 persen dibandingkan bulan sebelumnya dan tumbuh 6,27 persen jika dibandingkan periode sama tahun lalu.

Pertumbuhan juga terlihat dalam akumulasi delapan bulan pertama 2026. Sepanjang Januari hingga Agustus, jumlah kunjungan wisman mencapai 10,58 juta atau naik 5,38 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.

Dari sisi pintu masuk, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai menjadi salah satu jalur utama kedatangan wisatawan asing ke Indonesia. Bali tetap menjadi magnet bagi wisatawan dari berbagai negara, termasuk pasar Australia.

Data itu memperlihatkan karakter pasar Wisatawan Indonesia pada 2026 cukup beragam. Malaysia berada di posisi teratas secara jumlah, Australia menjadi pasar penting terutama melalui Bali, sementara China menunjukkan pertumbuhan secara bulanan maupun tahunan.

Dengan total kunjungan terus meningkat hingga Agustus, pasar Malaysia, Australia, dan China menjadi bagian penting dalam pergerakan industri pariwisata Indonesia. Ketiganya menjadi indikator untuk melihat arah pertumbuhan pariwisata nasional pada sisa 2026.***

Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!