ID EN

GP Indonesia: Alex Marquez Ingin Ulang Podium, Marc Berjuang Akhiri Kutukan Mandalika

Kamis, 8 Oktober 2026 | 12:02

Penulis: Arif S

Pembalap BK8 Gresini Racing, Alex Marquez
Pembalap BK8 Gresini Racing, Alex Marquez. . Foto: Antara/Xinhua/Qian Jun

Pembalap Ducati Lenovo Marc Marquez dan Pembalap Gresini Racing Alex Marquez akan kembali menghadapi tantangan Grand Prix Indonesia di Sirkuit Mandalika, Lombok, Minggu. Dua bersaudara itu datang dengan modal berbeda jika melihat hasil mereka pada balapan utama GP Indonesia musim lalu.

Alex Marquez memiliki kenangan manis di Mandalika setelah finis ketiga pada GP Indonesia 2025. Sebaliknya, Marc harus mengakhiri balapan lebih awal setelah terlibat kecelakaan dengan Marco Bezzecchi pada lap pertama. 

Hasil itu mengantarkan Alex ke podium di Mandalika. Ia bahkan sempat berada di posisi kedua sebelum akhirnya Pedro Acosta kembali mengambil alih menjelang finis. 

Tahun ini, Alex ingin mengulang pencapaian itu. Pembalap berusia 30 tahun itu menyebut persiapannya menuju GP Indonesia tanpa hambatan dan menargetkan podium kembali.

“Semuanya berjalan lancar. Persiapan kami cukup baik; kami berusaha untuk tiba di sini dengan kondisi prima dan energi penuh, dan sejauh ini semuanya berjalan dengan baik, kami akan berusaha tampil cepat di sana," ujar Alex di Jakarta, Rabu.

Alex tidak ingin sekadar kembali kompetitif. Pengalaman naik podium pada musim lalu menjadi target untuk kembali diwujudkan saat Gresini Racing menghadapi GP Indonesia tahun ini.

“Ya, kami akan berusaha tampil cepat dan mengulangi pencapaian podium seperti tahun lalu. Itulah target kami," katanya. 

Meski membawa pengalaman positif, Alex menyadari Mandalika bukan lintasan mudah bagi timnya. Karena itu, ia memilih tetap realistis menghadapi persaingan.

“Kami sadar mungkin ini bukan lintasan yang paling ideal bagi kami, tetapi kami akan berupaya keras untuk tampil cepat dan kembali naik podium," ucap adik Marc Marquez itu.

Di sisi lain, Marc datang ke Mandalika dengan kepercayaan diri tinggi setelah meraih hasil sempurna di GP Jepang. Pembalap Ducati Lenovo itu mengamankan kemenangan pada Sprint dan balapan utama, sekaligus mengumpulkan 37 poin dalam satu akhir pekan. 

Namun, Mandalika masih menjadi sirkuit yang kurang ramah bagi Marc. Sejak Mandalika masuk kalender MotoGP pada 2022, Marc belum pernah menyelesaikan balapan utama GP Indonesia. Musim lalu menjadi salah satu contoh paling dramatis ketika perjalanannya berakhir pada lap pertama.

Marc memulai GP Indonesia 2025 dari posisi kesembilan. Pada lap pembuka, ia terlibat insiden dengan Marco Bezzecchi di Tikungan 7 setelah pembalap Aprilia menabrak bagian belakang Ducati milik Marc. Keduanya kemudian terjatuh dan gagal melanjutkan balapan. 

Tahun ini, Marc kembali ke Mandalika dengan performa motor lebih meyakinkan. Ia merasa nyaman sejak seri Aragon dan berharap karakter Ducati bisa bekerja lebih baik di Indonesia.

“Saya berharap bisa melihat bagaimana kondisi motor saya di Indonesia. Namun secara umum, sejak balapan di Aragón, saya merasa sangat nyaman dengan kondisi motor saya," ujar Marc Marquez dikutip dari laman Ducati Lenovo, Senin.

Kemenangan di Jepang menjaga peluang Marc dalam perebutan gelar juara dunia. Saat ini pembalap bernomor 93 berada di posisi kedua klasemen sementara dengan 331 poin, hanya tertinggal dua poin dari Jorge Martin.

Hasil di Jepang sekaligus memperkuat momentum Marc sebelum menghadapi sirkuit yang sejauh ini belum pernah memberinya finis di balapan utama.

“Saya benar-benar senang dengan 37 poin yang diraih akhir pekan ini, karena itulah tujuan utama. Itu adalah balapan yang sulit, terutama di putaran pertama di belakang Jorge (Martín)," ungkap Marc mengenai performanya di GP Jepang.

Duel kakak beradik Marquez di Mandalika memiliki cerita berbeda. Alex datang dengan misi mengulang podium ketiga 2025, sementara Marc berusaha memutus catatan buruk setelah gagal finis dalam balapan utama musim lalu.***

Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!