Livery Garuda Hiasi Motor VR46, Bawa Nuansa Indonesia ke MotoGP Mandalika
Rabu, 7 Oktober 2026 | 15:00
Penulis: Arif S

Pertamina Enduro VR46 Racing Team akan tampil berbeda saat turun di Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026. Tim asal Tavullia, Italia, itu menyiapkan livery khusus bergambar burung Garuda pada Ducati Desmosedici GP sebagai bentuk penghormatan kepada Indonesia.
Corak itu akan digunakan selama Balapan MotoGP di Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat, pada 9-11 Oktober. Garuda menjadi pusat desain sekaligus simbol hubungan erat antara tim dan Indonesia.
Direktur Utama PT Pertamina Lubricants Sigit Pranowo mengatakan livery itu membawa pesan khusus ke panggung Motorsport internasional.
BACA JUGA
MotoGP Mandalika Jadi Etalase Pariwisata dan Ekonomi Kreatif NTB
MotoGP Mandalika 2026: Persiapan Capai 95 Persen, Tiket Terus Diburu
Nonton MotoGP Mandalika Sambil Camping di Pantai, Cara Berbeda Menikmati Balapan di Lombok
"(Dengan livery burung Garuda) kami ingin membawa pesan kepada dunia tentang semangat dan kebanggaan Indonesia di panggung Motorsport internasional," ujar Sigit dalam keterangannya di Jakarta, terkait peluncuran livery Garuda untuk tim Pertamina Enduro VR46 Racing Team.
Bagi Pertamina Enduro VR46 Racing Team, seri Mandalika memiliki posisi penting dalam kalender mereka. Indonesia disebut sudah menjadi rumah kedua bagi tim setelah hubungan kuat dengan penggemar dan berbagai pihak terus berkembang.
"Livery itu merayakan hubungan erat antara Pertamina Enduro VR46 Racing Team dan Indonesia melalui simbol Garuda," katanya.
Desain Garuda dibuat seolah sedang terbang di atas motor Ducati Desmosedici GP. Kedua sayapnya terbentang di sisi kiri dan kanan motor, sementara kepala Garuda ditempatkan pada bagian tangki bahan bakar.
Warna merah dan putih menjadi elemen dominan. Putih digunakan sebagai warna dasar, sementara Garuda tampil dalam warna merah, menciptakan identitas visual yang langsung mengingatkan pada Indonesia.
Aksen api berwarna emas kemudian melengkapi desain tersebut. Kombinasinya dipadukan dengan warna kuning fluoresen khas Pertamina Enduro VR46 Racing Team pada bagian fairing.
Seperti desain sebelumnya, konsep livery khusus itu kembali dikerjakan Aldo Drudi dan Drudi Performance. Hasilnya bukan hanya menghadirkan tampilan berbeda, tetapi juga membawa simbol Indonesia ke lintasan MotoGP.
Sigit menilai Garuda memiliki makna kuat dalam merepresentasikan semangat dan keberanian. Nilai itu dinilai sejalan dengan karakter tim yang akan bertarung di salah satu seri paling penting musim ini.
Karena itu, livery Garuda menjadi bagian dari penghormatan kepada Indonesia selama Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026.
"Kami juga berharap livery itu dapat membuat semakin banyak masyarakat bangga dengan representasi Indonesia di lintasan MotoGP," katanya.
Peluncuran livery dilakukan di Production Unit Jakarta. Fasilitas itu menjadi bagian dari cerita produk Pertamina Enduro yang tidak hanya digunakan tim, tetapi juga membawa nama Indonesia ke panggung motorsport dunia.
Dari kubu VR46, Direktur Pertamina Enduro VR46 Racing Team Alessio Salucci menyebut Indonesia memiliki tempat khusus bagi tim. Dukungan besar dari penggemar Indonesia menjadi salah satu alasan kuat hubungan terus berkembang.
Salucci mengatakan timnya merasa bangga bisa kembali ke Mandalika dengan membawa desain khusus yang mencerminkan kedekatan dengan Indonesia.
"Kami berharap para penggemar bangga dengan kehadiran Garuda pada motor kami," katanya.
Garuda juga tidak hanya hadir di motor. Pertamina Enduro VR46 Racing Team akan menggunakan baju balap dan jersey khusus Kappa selama rangkaian Pertamina Grand Prix of Indonesia.
Jersey itu menampilkan Garuda dengan kombinasi warna senada livery motor dan menguatkan nuansa Indonesia. Tim juga akan memakai topi khusus dengan perpaduan warna serupa.
Jersey dan topi akan tersedia melalui Kappa dan VR46 Tribe. Dengan demikian, identitas Indonesia tidak hanya di lintasan, tetapi juga dalam berbagai elemen penampilan tim selama akhir pekan balap di Mandalika.***











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!