ID EN

MotoGP Mandalika Jadi Etalase Pariwisata dan Ekonomi Kreatif NTB

Rabu, 7 Oktober 2026 | 13:55

Penulis: Arif S

Sirkuit Pertamina Mandalika
Sirkuit Pertamina Mandalika Nusa Tenggara Barat di Lombok Tengah. . Foto: Antara/Akhyar Rosidi

MotoGP Mandalika kembali menjadi perhatian dunia ke Nusa Tenggara Barat. Namun, bagi pemerintah daerah, ajang balap internasional bukan hanya tentang persaingan di lintasan, melainkan juga peluang untuk menggerakkan sektor pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Lombok hingga Sumbawa.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nusa Tenggara Barat Ahmad Nur Aulia berharap momentum MotoGP bisa memberikan manfaat lebih luas bagi pelaku usaha dan Destinasi Wisata di daerah. Dampaknya diharapkan terasa mulai dari akomodasi, kuliner, transportasi, UMKM, hingga berbagai atraksi wisata.

"Momentum ini harus kita manfaatkan sebaik mungkin. MotoGP menjadi etalase bagi NTB untuk memperkenalkan destinasi wisata, budaya, kuliner, serta produk ekonomi kreatif kepada Wisatawan Nusantara maupun mancanegara," ujarnya di Mataram, Selasa.

Menurut Aulia, kehadiran MotoGP menjadi kesempatan strategis untuk memperkenalkan NTB kepada wisatawan yang datang dari berbagai daerah dan negara. Para tamu tidak hanya diarahkan untuk menyaksikan balapan, tetapi juga menikmati pengalaman wisata selama berada di Lombok dan Sumbawa.

"Kita ingin para riders, kru, dan seluruh tamu yang datang tidak hanya merasakan atmosfer balap MotoGP, tetapi juga mendapatkan pengalaman tentang budaya dan keramahan masyarakat Lombok dan Sumbawa. Ini menjadi bagian dari Promosi Pariwisata kita," kata Aulia.

Upaya itu bahkan dimulai sejak para pembalap tiba di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (Bizam), Lombok Tengah, Senin 5 Oktober. Kedatangan mereka disambut dengan nuansa khas budaya NTB sebagai bagian dari strategi memperkenalkan identitas daerah.

"Penyambutan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kekayaan budaya dan keramahan masyarakat NTB kepada para pembalap dan kru MotoGP yang datang dari berbagai negara," ujarnya.

Nuansa budaya Sasak langsung terasa melalui alunan Genggong. Sambutan kemudian dilanjutkan dengan pertunjukan Gendang Beleq, kesenian tradisional Lombok dengan karakter tabuhan musik enerjik dan semarak.

Barisan masyarakat yang mengenakan pakaian adat Lombok dan Sumbawa ikut menyambut kedatangan para riders. Kehadiran mereka tidak hanya menambah suasana meriah, tetapi juga memperlihatkan keberagaman budaya NTB kepada para tamu internasional.

Sejumlah pembalap yang tiba di Lombok antara lain Alex Rins, Enea Bastianini, Francesco Bagnaia, Jack Miller, Jorge Martin, Marco Bezzecchi, Maverick Vinales, Raul Fernandez, dan Toprak Razgatlioglu.

Bagi pemerintah daerah, momen itu menjadi semacam pintu masuk untuk memperkenalkan NTB lebih jauh. Balap MotoGP menjadi daya tarik utama bagi wisatawan. Sementara budaya, kuliner, dan destinasi wisata di sekitarnya diharapkan memperpanjang masa tinggal wisatawan.

"Jadi, NTB tidak hanya memiliki sirkuit berkelas dunia, tetapi juga memiliki kekayaan budaya dan tradisi yang menjadi daya tarik tersendiri. Penyambutan melalui Genggong, Gendang Beleq, serta barisan masyarakat dengan pakaian adat Lombok dan Sumbawa merupakan wujud identitas dan keramahan masyarakat NTB dalam menyambut tamu dari berbagai negara," katanya.

MotoGP Mandalika memiliki arti luas bagi industri pariwisata NTB. Ketika pembalap dan kru datang ke Lombok, peluang ekonomi ikut terbuka bagi hotel, restoran, pelaku transportasi, UMKM, pekerja kreatif, hingga pengelola destinasi.

Ajang balap internasional itu diharapkan tidak berhenti sebagai tontonan selama akhir pekan. Kehadiran wisatawan menjadi momentum untuk mengenalkan lebih banyak Pengalaman Perjalanan di NTB, dari budaya lokal hingga berbagai destinasi di Lombok dan Sumbawa.

Dengan demikian, Mandalika bukan hanya menjadi arena balapan dunia, tetapi juga etalase pariwisata NTB. Semakin banyak wisatawan mengenal sisi lain Lombok dan Sumbawa, semakin besar peluang MotoGP memberikan dampak ekonomi lebih lama setelah balapan berakhir.***

Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!