Legenda MU vs Arsenal di SUGBK, Rio Ferdinand Targetkan Kemenangan
Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:48
Penulis: Arif S

Persaingan Manchester United dengan Arsenal belum sepenuhnya padam, bahkan setelah para bintangnya meninggalkan sepak bola profesional. Legenda Manchester United Rio Ferdinand menegaskan United Legends datang ke Jakarta bukan hanya untuk bernostalgia, tetapi juga memburu kemenangan atas North London Legends.
Kedua tim akan berhadapan pada laga bertajuk Champions Impact In Jakarta: The Rivalry Returns di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu 10 Oktober, pukul 19.00 WIB.
Bagi Ferdinand, reuni dengan mantan rekan setim dan rival lama menjadi daya tarik tersendiri, tetapi Hasil Pertandingan tetap penting.
BACA JUGA
Robert Pires dan Gilberto Silva Kenang Panasnya Rivalitas Arsenal vs Manchester United
Liga Inggris 2026/2027: Manchester City Rombak Lini Tengah, Arsenal Datangkan Bruno Guimaraes
Comeback Brighton Hancurkan Keunggulan 2 Gol Manchester United di Piala Liga Inggris
“Betul, dan menang,” ujar Ferdinand pada jumpa pers di SUGBK, Jumat.
Semangat Menang Tetap Menyala
Ferdinand merupakan bagian penting dari era kejayaan Manchester United. Selama membela Setan Merah, ia mengoleksi enam gelar Liga Inggris dan satu trofi Liga Champions.
Pengalamannya menghadapi Arsenal menjadikan laga reuni ini memiliki nuansa tersendiri, mengingat kedua klub pernah menjadi rival utama dalam perebutan gelar Premier League.
Namun, Ferdinand tidak menutup mata dengan kondisi fisik para pemain yang berbeda dibandingkan dua dekade lalu. Faktor usia tidak memungkinkan mereka bergerak dengan kecepatan dan intensitas seperti ketika masih rutin berkompetisi di level tertinggi.
“Tentu akan berbeda. Kami sekarang sudah lebih tua dan tidak bisa bergerak secepat dahulu. Pikiran kami mungkin masih bergerak cepat, tetapi tubuh tidak bisa mengikutinya secepat itu!” kata Ferdinand.
Meski demikian, keterbatasan fisik tidak serta-merta menghilangkan ambisi para mantan pemain untuk meraih kemenangan. Ferdinand meyakini naluri kompetitif rivalitas kedua klub masih melekat pada para pemain.
“Namun, seperti yang saya katakan, tidak mungkin para pemain yang duduk di sini dan rekan-rekan setim kami memasuki pertandingan tanpa keinginan untuk menang,” tambahnya.
Ferdinand Prediksi Duel Menarik di SUGBK
Rivalitas Manchester United dengan Arsenal di era 2000-an dikenal dengan intensitas tinggi, duel fisik, serta persaingan hingga menit terakhir. Pertemuan kedua tim tidak jarang menjadi penentu perebutan gelar, sehingga setiap duel memiliki arti penting bagi pemain maupun suporter.
Ferdinand memperkirakan pertandingan kali ini tetap akan menyajikan sejumlah benturan. Namun, ia tidak berharap tensi pertandingan mencapai tingkat seperti ketika kedua tim masih bersaing di kompetisi resmi.
“Saya yakin akan ada beberapa momen ketika kalian melihat benturan antarpemain yang menarik. Namun, saya rasa tidak akan ada terlalu banyak situasi gila seperti yang terjadi 20 tahun lalu,” kata Ferdinand.
Ferdinand memahami para pendukung Manchester United tetap mengharapkan penampilan penuh semangat dari tim kesayangan mereka. Ia melontarkan candaan bahwa meminta penggemar Setan Merah bersikap santai bukanlah hal mudah.
“Meski begitu, bagaimana saya bisa meminta para penggemar Manchester United untuk bersantai? Itu jelas tidak mungkin,” canda Ferdinand.
Ryan Giggs Tak Sabar Kembali Merasakan Rivalitas
Antusiasme juga datang dari legenda Manchester United lainnya, Ryan Giggs. Mantan winger asal Wales itu mengaku tidak sabar kembali merasakan atmosfer persaingan melawan para pemain yang dahulu menjadi rivalnya di lapangan.
Menurut Giggs, pertemuan di Jakarta menjadi kesempatan istimewa karena mempertemukan banyak pemain hebat dari generasi yang pernah meramaikan persaingan Sepak Bola Inggris.
“Saya menantikannya. Kami memiliki rivalitas yang luar biasa selama bertahun-tahun. Banyak pemain hebat pernah bermain di lapangan yang sama, dan besok juga akan ada banyak legenda,” kata Giggs.
Giggs berharap pertandingan berjalan menarik dan memberikan pengalaman berkesan kepada para suporter yang menyaksikannya secara langsung di SUGBK. Baginya, kesempatan berbagi lapangan kembali dengan para legenda menjadi alasan kuat untuk menantikan laga tersebut.
“Saya hanya ingin melewati pertandingan dengan baik. Semoga semua orang bisa menikmati pengalaman menyaksikan para pemain hebat ini secara langsung. Saya sudah tidak sabar,” tutup dia.***











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!