14 Wakil Indonesia Jalani Tur Bulu Tangkis Eropa, Jonatan Christie Jadi Andalan
Sabtu, 10 Oktober 2026 | 14:00
Penulis: Arif S

Bulu Tangkis Indonesia bersiap menghadapi rangkaian persaingan di Eropa. Indonesia mengirimkan 14 wakil ke Denmark Open 2026 di Odense pada 13-18 Oktober, sebelum berlanjut ke French Open dan Hylo Open dua pekan berikutnya.
Skuad Indonesia di turnamen berlevel BWF World Tour Super 750 itu mencakup sektor tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran.
Komposisi itu memberikan kesempatan bagi wakil Merah Putih untuk bersaing di seluruh sektor sekaligus mengumpulkan hasil positif dalam rangkaian turnamen internasional menjelang akhir musim.
BACA JUGA
PBSI Jaga Momentum Emas Asian Games 2026 ke Denmark Open hingga HYLO Open
Tunggal Putra Nomor 1 Dunia Jonatan Christie Takluk dari Jason Gunawan di China Masters 2026
China Masters 2026 Jadi Ujian Jonatan Christie Setelah Naik ke Peringkat 1 Dunia
Berdasarkan daftar peserta yang dirujuk dari laman resmi BWF, Jonatan Christie, Alwi Farhan, dan Moh Zaki Ubaidillah menjadi tiga wakil di tunggal putra. Sementara, Putri Kusuma Wardani menjadi satu-satunya wakil Indonesia pada sektor tunggal putri.
Ganda Putra Bawa Lima Pasangan
Sektor ganda putra memiliki jumlah wakil terbanyak dengan lima pasangan. Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri memimpin daftar, bersama Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, serta Devin Artha Wahyudi/Ali Faathir Rayhan.
Dengan banyaknya wakil, Indonesia memiliki sejumlah opsi untuk bersaing di sektor ganda putra. Setiap pasangan menghadapi tantangan tersendiri untuk menjaga konsistensi permainan, terutama dalam turnamen berlevel Super 750 yang mempertemukan banyak pemain papan atas dunia.
Fajar/Fikri menjadi salah satu pasangan yang patut diperhatikan dalam perjalanan tim Indonesia. Di sisi lain, kehadiran Leo/Daniel dan Sabar/Reza menambah kedalaman skuad.
Sedangkan Raymond/Joaquin serta Devin/Ali mendapat kesempatan untuk menguji kemampuan mereka menghadapi persaingan internasional.
Persaingan di sektor ini menjadi salah satu bagian penting dari misi Indonesia di Denmark Open. Hasil yang diraih wakil ganda putra akan ikut menentukan seberapa jauh Merah Putih mampu melangkah dalam turnamen pembuka tur Eropa.
Tiga Pasangan Ganda Putri dan Dua Ganda Campuran
Pada sektor ganda putri, Indonesia menurunkan tiga pasangan. Mereka adalah Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, serta Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti.
Ketiga pasangan itu menjadi tumpuan Indonesia untuk menjaga persaingan di nomor ganda putri. Denmark Open akan menjadi panggung penting untuk mengukur kesiapan mereka menghadapi pasangan unggulan dari negara pesaing.
Di sector ganda campuran, Indonesia memiliki dua pasangan. Mereka adalah Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah dan Dejan Ferdinansyah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu.
Dengan komposisi itu, Indonesia membawa kombinasi pemain dari berbagai sektor untuk menjalani rangkaian turnamen Eropa.
Targetnya bukan hanya memperoleh hasil maksimal di Denmark, tetapi juga menjaga momentum ketika persaingan berlanjut ke Prancis dan Jerman.
Tiga Turnamen dalam Tiga Pekan
Denmark Open menjadi pembuka perjalanan Indonesia di Eropa. Turnamen itu berlangsung pada 13-18 Oktober di SJF Bank Arena, Odense, dengan status BWF World Tour Super 750.
Sepekan kemudian, persaingan berlanjut ke French Open pada 20–25 Oktober. Turnamen ini juga berlevel Super 750 sehingga menjadi kesempatan berikutnya bagi para pemain Indonesia untuk menghadapi persaingan elite dan mempertajam performa setelah tampil di Denmark.
Rangkaian kemudian ditutup dengan Hylo Open di Saarbrücken, Jerman, pada 27 Oktober–1 November. Berbeda dari dua turnamen sebelumnya, Hylo Open berada pada level Super 500.
Jadwal berdekatan menuntut para pemain menjaga kondisi fisik dan pemulihan. Mereka harus mengelola tenaga dengan baik agar mampu tampil kompetitif di setiap turnamen, terutama bagi pemain yang melanjutkan perjalanan dari Denmark ke Prancis lalu Jerman.
Komposisi Indonesia Berubah di Hylo Open
Indonesia tidak akan menurunkan komposisi pemain yang sama sepanjang tur Eropa. Pada Hylo Open, Alwi Farhan, Moh Zaki Ubaidillah, Putri Kusuma Wardani, dan pasangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri tidak dijadwalkan tampil.
Dengan perubahan itu, komposisi wakil Indonesia di Jerman berbeda dengan skuad di Denmark.
Jonatan Christie menjadi salah satu nama yang patut disorot dalam perjalanan ke Jerman.
Ia adalah juara bertahan tunggal putra Hylo Open setelah memenangkan turnamen pada 2025. Status itu menjadukan penampilannya di Jerman berpotensi menjadi salah satu sorotan dalam rangkaian tur Eropa.***











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!