ID EN

Hasil Denmark Open 2026: Ana/Meilysa dan Devin/Faathir Tersingkir, Leo/Daniel Absen

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:30

Penulis: Arif S

Pebulu tangkis ganda putri Indonesia Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari
Pebulu tangkis ganda putri Indonesia Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari di Denmark Open 2026.. Foto: PBSI

Wakil Indonesia menjalani awal sulit di Denmark Open 2026. Dua pasangan harus mengakhiri perjalanan pada babak pertama, sementara ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin menarik diri dari turnamen akibat cedera yang dialami Daniel.

Ganda putri Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari tersingkir setelah kalah dari pasangan Amerika Serikat, Lauren Lam/Allison Quynh, dengan skor 21-9, 20-22, 14-21 di SJF Arena, Odense, Denmark.

Kekalahan itu terasa mengecewakan bagi pasangan Indonesia. Ana dan Meilysa sempat memenangi gim pertama, tetapi gagal mempertahankan keunggulan setelah lawan meningkatkan tekanan dan mengambil alih kendali pertandingan.

Meilysa mengakui konsistensi dan kekuatan serangan lawan menjadi tantangan besar bagi mereka.

"Mereka fokus dan konsisten dalam menerapkan pola permainan. Power mereka juga besar. Itu menyulitkan kami," ujar Meilysa dalam keterangan PBSI.

Ia menilai keputusan terlalu terburu-buru mudah dibaca lawan. Ketika kesempatan untuk mengembangkan serangan terbuka, pasangan Indonesia justru beberapa kali kehilangan momentum.

Ana menambahkan adaptasi terhadap laju shuttlecock turut memengaruhi jalannya pertandingan. Kecepatan shuttlecock memaksa kedua pasangan harus lebih siap menghadapi reli cepat dan adu serangan.

"Dengan laju shuttlecock yang kencang, mainnya memang harus banyak mengadu. Di saat mengadu itu ada momen kami terlalu terburu-buru dan itu menguntungkan mereka," kata Ana.

Unggulan kedelapan itu mengakui pola permainan mereka belum berjalan stabil sepanjang pertandingan. Menurutnya, perubahan ritme secara tiba-tiba menyulitkan mereka kesulitan mempertahankan keunggulan.

"Kami belum konsisten dalam menerapkan pola, kadang sudah enak main malah tiba-tiba hilang, tiba-tiba berubah. Ini yang harus cepat kami cari solusinya," kata Ana.

Devin/Faathir Gagal Mengatasi Tekanan Ganda China

Hasil kurang memuaskan juga dialami ganda putra Devin Artha Wahyudi/Ali Faathir Rayhan. Mereka gagal melewati babak pertama setelah kalah dua gim langsung dari pasangan China, Hu Ke Yuan/Lin Xiang Yi, dengan skor 14-21, 20-22.

Bermain di SJF Bank Arena, Odense, Devin/Faathir kesulitan keluar dari tekanan lawan. Mereka mampu memberikan perlawanan lebih ketat pada gim kedua, tetapi gagal memaksakan pertandingan berlanjut ke gim penentuan.

Devin menilai pasangan China mendominasi permainan sejak awal. Serangan lawan menyulitkan mereka dalam membangun pola dan mengendalikan jalannya pertandingan.

"Kami terus tertekan sepanjang pertandingan, kena serangan terus dan bola depannya keduluan terus. Kami tidak bisa ambil kontrol permainan," kata Devin seperti dikutip PBSI.

Devin menyoroti keputusan taktis pada gim kedua. Ketika mulai mampu meladeni permainan lawan, mereka justru kembali kehilangan inisiatif dan terlalu sering bermain bertahan.

"Setelah bisa memaksa adu taktik di gim kedua, kami malah kurang mau duluin lagi depannya. Malah mengangkat bola lagi, main bertahan lagi," kata Devin.

Sementara itu, Faathir mengakui dirinya masih kerap terburu-buru dan melakukan kesalahan yang menguntungkan lawan. Ia menilai ketenangan serta keyakinan terhadap kemampuan sendiri dan pasangan menjadi aspek penting untuk diperbaiki.

"Kami harus perbaiki ketenangan di lapangan, lebih yakin dengan kemampuan kami berdua," kata Faathir.

Leo/Daniel Mundur, Fokus Pemulihan Cedera

Di tengah hasil kurang menggembirakan, Indonesia kehilangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin. 

Pasangan ganda putra itu dipastikan mundur dari Denmark Open 2026 setelah Daniel mengalami nyeri pada siku usai menjalani latihan.

Pelatih Ganda Putra Indonesia, Antonius Budi Ariantho, mengonfirmasi kondisi Daniel belum memungkinkan untuk bertanding. 

Tim sempat melakukan penanganan bersama fisioterapis, tetapi rasa sakit masih cukup tinggi ketika Daniel kembali mencoba bermain pada Selasa pagi.

"Daniel Marthin melaporkan kepada saya bahwa siku-nya sakit setelah latihan di Main Hall tadi malam. Sudah coba ditangani oleh fisioterapis dengan tindakan fisio dan lain-lain, pagi ini dicoba bermain ternyata skala nyerinya masih tinggi," kata Antonius Budi Ariantho dikutip dari keterangan PBSI.

Keputusan mundur diambil agar Daniel bisa menjalani pemulihan secara maksimal dan menghindari risiko cedera yang lebih parah. 

Leo/Daniel diharapkan dapat kembali bertanding dalam kondisi fit pada French Open 2026, yang dijadwalkan berlangsung pada 20-25 Oktober.

"Jadi saya memutuskan untuk menarik keikutsertaan Leo/Daniel di Denmark Open untuk fokus pada pemulihan. Semoga tidak serius dan bisa kembali di French Open minggu depan," ungkap Anton, sapaan akrabnya.

Mundurnya Leo/Daniel menjadi kehilangan tersendiri bagi Indonesia di turnamen ini. Pasangan peraih medali emas Asian Games 2026 itu diharapkan bisa segera pulih untuk kembali bersaing pada turnamen berikutnya.

Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!