ID EN

Wisata Alam hingga Kuliner, Jakarta dan Bogor Punya Potensi Gaet Turis Korea Selatan

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:00

Penulis: Respaty Gilang

Turis Korea
Ilustrasi turis Korea Selatan berwisata di Jakarta.. Foto: Itsme ChatGPT AI

Jakarta dan Bogor berpeluang menarik lebih banyak wisatawan asal Korea Selatan. Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mulai menjajaki pengembangan paket perjalanan yang menggabungkan wisata alam, rekreasi keluarga, budaya, sejarah, hingga pengalaman urban untuk memperluas pasar pariwisata Indonesia di Negeri Ginseng.

Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan familiarization trip (famtrip) yang berlangsung pada 12–16 Oktober 2026. Program ini melibatkan perwakilan sembilan agen perjalanan Korea Selatan bersama tiga perwakilan Trinity Airways untuk mengenalkan secara langsung potensi destinasi wisata di Jakarta dan Bogor.

Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar, Ni Made Ayu Marthini, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut tidak sekadar memperkenalkan destinasi, tetapi juga membuka peluang agar berbagai produk wisata Indonesia masuk ke dalam katalog perjalanan yang dipasarkan di Korea Selatan.

"Target akhirnya bukan hanya peserta mengenal destinasi Indonesia, tetapi mereka melihat sendiri bahwa produk tersebut memiliki nilai jual dan dapat dimasukkan ke dalam katalog maupun paket perjalanan mereka. Dengan demikian, famtrip dapat memberikan kontribusi yang lebih konkret terhadap peningkatan kunjungan wisatawan Korea ke Indonesia," ujar Ni Made Ayu Marthini.

Selama lima hari, para peserta menjelajahi berbagai destinasi dengan karakter berbeda. Bogor menawarkan pengalaman wisata alam dan petualangan, sedangkan Jakarta menghadirkan kombinasi rekreasi perkotaan, sejarah, budaya, kuliner, serta fasilitas akomodasi premium.

Bogor Tawarkan Wisata Alam dan Rekreasi Keluarga

Bogor menjadi salah satu wilayah yang diperkenalkan kepada agen perjalanan Korea Selatan melalui beragam aktivitas luar ruang. Kawasan ini memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai destinasi liburan keluarga yang memadukan petualangan, edukasi, dan suasana alam.

Salah satu pengalaman yang dicoba peserta adalah trekking, body rafting, dan river tubing di Curug Naga. Aktivitas tersebut menawarkan kesempatan bagi wisatawan untuk menikmati lanskap alam sekaligus mencoba kegiatan yang lebih menantang.

Rombongan juga mengunjungi Cimory Dairyland Farm Theme Park Puncak dan Taman Safari Indonesia. Kedua destinasi tersebut menghadirkan pilihan rekreasi keluarga, termasuk pengalaman edukatif yang berkaitan dengan satwa dan lingkungan.

Bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana pegunungan, pengalaman menginap dengan konsep glamping di Damar Langit turut menjadi bagian dari perjalanan. Panorama alam dan suasana yang lebih tenang dapat menjadi daya tarik bagi pelancong yang ingin beristirahat dari kesibukan perkotaan.

Kombinasi wisata petualangan, rekreasi keluarga, dan pengalaman menginap tersebut membuka peluang bagi Bogor untuk dikembangkan menjadi pilihan perjalanan bagi wisatawan Korea Selatan, termasuk mereka yang ingin mengatur perjalanan secara mandiri atau Free Independent Traveler (FIT).

Jakarta Hadirkan Wisata Sejarah, Akuarium, dan Kuliner

Berbeda dengan Bogor yang menonjolkan wisata alam, Jakarta menawarkan Pengalaman Perjalanan dengan suasana perkotaan. Para peserta famtrip diperkenalkan dengan destinasi yang memadukan sejarah, budaya, rekreasi, serta gaya hidup modern.

Museum Nasional menjadi salah satu tempat yang dapat memperkenalkan kekayaan sejarah dan budaya Indonesia kepada Wisatawan Mancanegara. Sementara itu, Jakarta Aquarium menghadirkan alternatif rekreasi yang menarik bagi keluarga.

Daya tarik Jakarta juga diperkuat oleh pilihan akomodasi premium. Dalam kegiatan tersebut, peserta berkesempatan menikmati fasilitas di Keraton at The Plaza dan Grand Hyatt Jakarta, yang memperlihatkan potensi ibu kota untuk mengembangkan segmen wisata mewah.

Pengalaman perjalanan turut dilengkapi dengan wisata gastronomi melalui Semaja dan SKYE dari Ismaya Group. Selain menawarkan pengalaman bersantap, pilihan tersebut memperkenalkan kuliner dalam suasana modern, termasuk restoran dengan panorama kota dari ketinggian.

Perpaduan wisata sejarah, rekreasi, kuliner, dan akomodasi berkualitas memberikan pilihan bagi wisatawan yang ingin menikmati pengalaman perkotaan dalam satu perjalanan.

Agen Travel Korea Selatan Lihat Peluang Wisata Indonesia

Selain menjelajahi destinasi, kegiatan famtrip menjadi sarana mempertemukan agen perjalanan Korea Selatan dengan pelaku industri pariwisata Indonesia. Pertemuan tersebut diharapkan dapat membuka peluang kerja sama bisnis, mulai dari penyusunan rencana perjalanan hingga pemasaran paket wisata.

Sejumlah pelaku industri yang terlibat dalam sesi jejaring antara lain pengelola akomodasi, destinasi rekreasi, penyedia transportasi, dan perusahaan yang bergerak di bidang manajemen perjalanan.

Perwakilan Trinity Airways, Park Sinung, menilai Jakarta dan Bogor memiliki potensi untuk menarik wisatawan Korea Selatan melalui pengalaman wisata yang beragam.

"Pengembangan pengalaman tersebut ke dalam paket wisata yang sesuai dengan preferensi wisatawan Korea akan semakin memperkuat daya tarik Jakarta dan Bogor di pasar Korea," ujar Park Sinung.

Pandangan serupa disampaikan Lee Sohoo dari Hana Tour. Ia melihat potensi wisata kedua wilayah tersebut melalui pilihan akomodasi, aktivitas luar ruang, wisata satwa, budaya, dan kuliner.

Ia juga menyoroti pentingnya peningkatan kenyamanan perjalanan melalui pengaturan rute, waktu kunjungan, serta penyediaan informasi dan pemandu berbahasa Korea.

Direktur Pemasaran Pariwisata Mancanegara II Kemenpar, Yulia, berharap kegiatan ini menghasilkan tindak lanjut berupa pengembangan dan penjualan paket perjalanan yang sesuai dengan kebutuhan pasar Korea Selatan.

"Melalui famtrip ini, kami ingin memperkenalkan bahwa Jakarta dan Bogor memiliki kombinasi produk wisata yang sangat beragam, mulai dari urban, heritage, culture, nature, wildlife, hingga family experience," kata Yulia.

Konektivitas Penerbangan Jadi Peluang Pengembangan Wisata

Pengembangan paket wisata Jakarta dan Bogor turut didukung konektivitas penerbangan Seoul–Jakarta melalui Trinity Airways. Akses Penerbangan Langsung tersebut berpotensi mempermudah perjalanan wisatawan Korea Selatan menuju Indonesia.

Dengan kombinasi destinasi yang saling melengkapi, Jakarta dapat dikembangkan sebagai tujuan wisata perkotaan sekaligus pintu masuk untuk melanjutkan perjalanan ke Bogor dan wilayah lain di Indonesia.

Ke depan, keberhasilan program ini akan bergantung pada tindak lanjut kerja sama dengan agen perjalanan, penyusunan paket yang kompetitif, serta kesesuaian produk wisata dengan kebutuhan wisatawan Korea Selatan.

Jika dikembangkan secara berkelanjutan, Jakarta dan Bogor berpeluang menawarkan pengalaman liburan yang lebih beragam bagi wisatawan mancanegara, mulai dari petualangan di alam terbuka hingga wisata budaya dan kuliner di tengah perkotaan.

Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!