Mantan Bintang Timnas Inggris Didakwa Tiga Pelanggaran Lalu Lintas, Terancam Masuk Penjara
Kamis, 27 Agustus 2026 | 09:41
Penulis: Arif S

Mantan pemain Timnas Inggris Raheem Sterling menghadapi persoalan hukum serius setelah didakwa atas sejumlah pelanggaran terkait kecelakaan lalu lintas di Inggris. Pemain berusia 31 tahun itu terancam hukuman penjara apabila dinyatakan bersalah atas dakwaan yang dihadapinya.
Sterling didakwa setelah terlibat kecelakaan tunggal saat mengendarai Lamborghini di jalan tol M3, Hampshire, pada 28 Mei 2026. Kepolisian Hampshire dan Isle of Wight menyebut terdapat beberapa dugaan pelanggaran berkaitan dengan insiden tersebut.
"Sterling, berusia 31 tahun dari Berkshire telah ditangkap karena diduga mengemudikan kendaraan dalam kondisi tidak layak akibat pengaruh narkotika, mengemudi secara berbahaya, memiliki narkotika Kelas C, serta gagal memberikan sampel," ujar juru bicara kepolisian Hampshire dan Isle of Wight dikutip dari The Telegraph, Rabu.
BACA JUGA
Liverpool Tersingkir, 5 Tim Liga Premier Melaju ke Perempat Final Piala Liga Inggris
Menang Telak Manchester City dan Chelsea Melaju ke Semifinal Piala FA
Liga Champions: Empat Wakil Inggris Terpuruk, Arsenal dan Newcastle Imbang
Menurut laporan The Sun, Sterling dapat menghadapi hukuman penjara apabila terbukti bersalah atas dakwaan mengemudi secara berbahaya dan pelanggaran yang berkaitan dengan narkotika.
Lamborghini Sterling Kecelakaan di M3
Insiden terjadi sesaat sebelum pukul 09.00 waktu setempat di kawasan M3, Hampshire. Lamborghini yang dikendarai Sterling dilaporkan bergerak tidak stabil sebelum akhirnya mengalami kecelakaan di sekitar Minley Interchange.
Polisi memastikan kecelakaan tidak melibatkan kendaraan lain.
"Tidak ada kendaraan lain yang terlibat dan tidak ada korban luka yang dilaporkan," kata kepolisian.
Meski tidak ada korban luka, insiden tersebut kemudian berkembang menjadi perkara hukum. Sterling didakwa setelah menjalani proses penyelidikan terkait kecelakaan tersebut.
Perkara itu akan dibawa ke pengadilan dan menjadi salah satu persoalan hukum yang harus dihadapi mantan pemain Chelsea, Liverpool, dan Manchester City.
Sterling Dijadwalkan Jalani Persidangan
Sterling dijadwalkan menjalani persidangan di Pengadilan Magistrat Basingstoke pada 15 September 2026.
Persidangan akan menjadi tahap penting untuk menentukan bagaimana perkara berjalan dan apakah Sterling akan dinyatakan bersalah atas dakwaan yang telah ditujukan kepadanya.
Potensi hukuman penjara masih bergantung pada hasil proses hukum. Karena itu, status Sterling saat ini adalah terdakwa dan belum dapat dinyatakan bersalah sebelum pengadilan mengambil keputusan.
Sterling Berstatus Tanpa Klub
Sterling berstatus tanpa klub setelah meninggalkan Feyenoord pada musim panas 2026. Sebelumnya, ia dikenal sebagai salah satu winger ternama di Eropa.
Namanya melejit ketika memperkuat Liverpool, sebelum kemudian pindah ke Manchester City dan berkembang menjadi pemain penting di level klub maupun tim nasional Inggris.
Kini, Sterling menghadapi dua tantangan sekaligus. Di satu sisi, ia belum memiliki klub baru untuk musim 2026/2027. Di sisi lain, proses hukum akibat kecelakaan lalu lintas tersebut berpotensi memengaruhi perjalanan kariernya di luar lapangan.***











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!