ID EN

Persib Menang 1-0 di Korea Selatan, Mampukah Tundukkan FC Seoul di Bandung?

Kamis, 17 September 2026 | 19:24

Penulis: Rojes Saragih

Maung Bandung berhasil mengalahkan FC Seoul 1-0 pada laga Grup E AFC Champions League Two 2026/2027 di Seoul World Cup Stadium, Korea Selatan, Rabu, 16 September 2026.

Kemenangan ini bukan sekadar soal tiga poin.

Persib menjadi klub Indonesia pertama yang meraih kemenangan di Korea Selatan dalam kompetisi antarklub Asia.

Yang membuatnya semakin menarik, ini merupakan pertama kalinya Persib tampil sebagai tim tamu di Korea Selatan.

Sebelumnya, Persib memang pernah menghadapi klub Korea Selatan. Pada 1995, Maung Bandung berhadapan dengan Ilhwa Chunma, yang kemudian dikenal sebagai Seongnam FC. Namun pertandingan tersebut berlangsung di Bandung dan Persib kalah 2-5.

Kini, lebih dari tiga dekade kemudian, Persib datang ke Korea Selatan dan justru mencatat kemenangan.

Bahkan ada fakta sejarah yang menarik. Shin Tae-yong, yang saat itu masih menjadi pemain Ilhwa Chunma, turut mencetak gol dalam kemenangan 5-2 atas Persib tersebut.

Kali ini situasinya berbeda.

Persib yang bermain sebagai tim tamu justru mampu menundukkan FC Seoul.

Gol kemenangan lahir sangat cepat.

Pada menit kelima, Julio Cesar berhasil memanfaatkan situasi sepak pojok yang dikirim Marc Klok untuk membawa Persib unggul 1-0.

Menariknya, pencetak gol bukanlah striker atau pemain depan.

Justru seorang bek yang menjadi penentu kemenangan Persib.

Setelah unggul, pekerjaan Persib belum selesai.

FC Seoul meningkatkan tekanan dan berusaha mencari gol penyama kedudukan. Namun Maung Bandung tampil disiplin dalam menjaga organisasi permainan.

Lini belakang Persib mampu mempertahankan konsentrasi, sementara Teja Paku Alam tampil penting di bawah mistar dengan sejumlah penyelamatan.

Persib akhirnya mampu mempertahankan skor 1-0 sampai pertandingan berakhir.

Kemenangan ini semakin menarik karena FC Seoul bukan lawan sembarangan.

Mereka merupakan salah satu klub kuat Korea Selatan dan sedang berada di posisi teratas K League 1.

Namun FC Seoul memang melakukan rotasi besar pada pertandingan ini. Sejumlah pemain yang minim menit bermain dan pemain muda mendapat kesempatan tampil.

Pelatih FC Seoul Kim Gi-dong memberikan kesempatan kepada beberapa pemain yang sebelumnya tidak banyak bermain.

Tetapi kondisi tersebut tidak menghapus pencapaian Persib.

Sebab Persib tetap harus menjalankan pertandingan di kandang lawan, menghadapi tekanan suporter tuan rumah dan mempertahankan keunggulan selama hampir 90 menit.

Di sinilah peran Igor Tolic menjadi menarik.

Pelatih asal Kroasia tersebut harus mengelola kondisi skuad dalam jadwal yang sangat padat.

Empat hari sebelumnya, Persib baru saja menghadapi Persija Jakarta di Super League. Pertandingan tersebut merupakan kompetisi berbeda dengan laga melawan FC Seoul di ACL Two.

Namun jarak pertandingan yang hanya empat hari membuat recovery pemain menjadi faktor penting.

Igor harus melihat kondisi para pemain sebelum menentukan komposisi dan pendekatan taktik.

Sejumlah pemain yang biasanya menjadi starter tidak semuanya dimainkan sejak awal.

Pemain lain mendapatkan kesempatan.

Dan keputusan tersebut menghasilkan kemenangan bersejarah.

Tetapi kemenangan di Seoul juga menghadirkan pertanyaan baru.

Bagaimana Igor Tolic akan menentukan starting XI berikutnya?

Apakah pemain yang tampil bagus di Seoul akan kembali dipercaya?

Atau pemain yang biasanya menjadi starter akan kembali masuk ke dalam komposisi utama?

Inilah tantangan Igor.

Rotasi bukan sekadar mengganti pemain. Pelatih harus menemukan kombinasi yang tepat berdasarkan kondisi fisik, karakter lawan dan kebutuhan pertandingan.

Apalagi pertemuan Persib dan FC Seoul belum selesai.

Kedua tim masih akan bertemu di Bandung pada 25 November 2026 dalam fase grup ACL Two.

Persib kini membawa modal kemenangan tandang.

Namun FC Seoul juga mempunyai kesempatan untuk merespons ketika bermain di Indonesia.

Karena itu, kemenangan di Seoul patut diapresiasi, tetapi Persib tidak boleh terlena.

Dalam Podcast ITSMe di Studio Sentul, Bogor, 17 September 2026, pengamat sepak bola Erwin Fitriansyah dan Ronny Pangemanan bersama host Raisha dan Gilang Respaty membedah kemenangan Persib tersebut.

Pembahasannya tidak hanya mengenai skor 1-0, tetapi juga bagaimana Persib mampu bermain disiplin, keputusan Igor Tolic dalam mengelola skuad, serta bagaimana membaca kemenangan atas FC Seoul yang melakukan rotasi.

Satu hal sudah jelas.

Persib telah membuka lembaran sejarah baru.

Untuk pertama kalinya, Maung Bandung bermain di Korea Selatan sebagai tim tamu dan langsung membawa pulang kemenangan.

Sekarang tantangannya adalah membuktikan bahwa kemenangan tersebut bukan sekadar satu malam istimewa di Seoul.

Karena ketika FC Seoul kembali datang ke Bandung, Persib akan menghadapi ujian yang berbeda.

Dan saat itulah kita akan melihat apakah Maung Bandung mampu melanjutkan cerita bersejarah yang sudah mereka mulai di Korea Selatan.