ID EN

Jon Rahm Tinggalkan LIV Golf, Jalur Kembali ke PGA Tour Tidak Otomatis Terbuka

Kamis, 8 Oktober 2026 | 16:00

Penulis: Arif S

Jon Rahm
Jon Rahm. Foto: Tangkap layar YouTube TenGolf

Pegolf asal Spanyol, Jon Rahm memilih mengakhiri perjalanannya bersama LIV Golf. Rahm tidak menerima persyaratan yang ditawarkan untuk liga versi baru, LIV 2.0. Kedua belag pihak kini bergerak menuju kesepakatan pemisahan.

Keputusan itu diambil Rahm ketika LIV Golf berada dalam proses kebangkrutan Chapter 11 di Amerika Serikat. 

Kompetisi itu kehilangan dukungan finansial Public Investment Fund (PIF) Arab Saudi setelah akhir musim. Sebelumnya, lembaga itu telah menggelontorkan sekitar 5 miliar dolar AS selama empat tahun.

Di tengah proses restrukturisasi, masa depan para pemain menjadi salah satu persoalan utama. 

Sejumlah pegolf, termasuk Sergio Garcia, telah mendapatkan izin dari pengadilan untuk terbebas dari penangguhan otomatis kontrak sehingga dapat mengeksplorasi peluang lain untuk musim berikutnya.

Rahm tidak mendapatkan jalur keluar seperti Garcia. Masalah Rahm memasuki babak baru setelah ia menyatakan tidak bersedia mengikuti rencana LIV 2.0.

"Mr Rahm telah meninjau secara independen persyaratan yang diajukan untuk LIV 2.0 dan telah memutuskan untuk tidak menerima persyaratan itu, dan dia tidak akan berpartisipasi lebih lanjut dalam LIV 2.0," ujar Pengacara John Beck dalam sidang kebangkrutan dikutip dari Sky Sports.

Rahm merupakan salah satu bintang terbesar LIV Golf bersama Bryson DeChambeau. Ia dilaporkan masih memiliki hak pembayaran hingga 150 juta dolar AS untuk sisa kontrak yang ditandatangani hampir tiga tahun lalu.

Nilai fantastis itu menjadikan kepergian Rahm sebagai pukulan besar bagi LIV, terutama ketika liga sedang berusaha membangun kembali fondasinya. The Athletic melaporkan Rahm dan LIV tengah menyusun kesepakatan pemisahan yang diharapkan selesai pada 15 Oktober.

Perubahan arah karier Rahm terlihat dari langkah yang sudah diambil dalam beberapa bulan terakhir. Pada Mei, ia mengakhiri perselisihan dengan DP World Tour dan membayar denda sekitar 2,21 juta poundsterling akibat tampil dalam turnamen yang berbenturan dengan jadwal.

Setelah itu, Rahm mendapatkan pelepasan bersyarat untuk 2026 dan kembali memenuhi syarat untuk tampil di Ryder Cup. Langkah itu menjadi salah satu sinyal pegolf 31 tahun mulai membuka jalan menuju ekosistem golf tradisional.

Rahm sebelumnya juga mendapat kesempatan untuk kembali ke PGA Tour melalui Returning Member Program. Program itu secara khusus tersedia bagi Rahm, Cameron Smith, Bryson DeChambeau dan Brooks Koepka.

Namun, Rahm menolak tawaran itu. Koepka menjadi satu-satunya dari empat pegolf yang menerima program itu.

Konsekuensinya, Rahm akan menghadapi masa suspensi wajib selama satu tahun sebelum dapat kembali bermain di PGA Tour. Jika aturan itu tetap berlaku, ia baru bisa tampil akhir Agustus tahun depan.

Sementara itu, Rahm memilih mundur dari Open de Espana di Madrid pekan ini agar dapat berada di rumah bersama istrinya, Kelley, yang sedang menantikan kelahiran anak keempat mereka.

Masa depan Rahm kini berada di persimpangan. Ia meninggalkan LIV setelah menilai syarat LIV 2.0 tidak sesuai dengan keinginannya, tetapi jalur kembali ke PGA Tour juga tidak langsung terbuka.

Terdekat Rahm masih harus menyelesaikan kesepakatan pemisahan dengan LIV Golf. Jika proses berjalan sesuai rencana, Rahm akan memasuki babak baru dalam kariernya dengan satu pertanyaan besar, apakah kembali ke tur tradisional atau memilih jalur lain di luar LIV.***

Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!