ID EN

MotoGP Indonesia 2026: Marc Marquez Percaya Diri Taklukkan Tantangan di Mandalika

Selasa, 6 Oktober 2026 | 14:30

Penulis: Arif S

Pembalap Ducati Lenovo Marc Marquez
Pembalap Ducati Lenovo Marc Marquez dalam sesi latihan MotoGP Grand Prix Amerika Serikat. Foto: Antara/MotoGP

Marc Marquez datang ke MotoGP Indonesia dengan modal kepercayaan diri tinggi. Selelah kemenangan di Grand Prix Jepang, pembalap Ducati Lenovo semakin yakin menghadapi tantangan berikutnya di Sirkuit Mandalika, Lombok, Minggu.

Mandalika bukan trek mudah bagi Marquez. Sejak sirkuit masuk kalender MotoGP pada 2022, pembalap bernomor 93 itu belum pernah menyelesaikan balapan utama GP Indonesia.

Kini, Marquez datang dengan kondisi berbeda. Performa Ducati Desmosedici miliknya sedang berada dalam tren positif. Kemenangan di Motegi menjadi bukti terbaru setelah ia menguasai Sprint Race dan balapan utama GP Jepang.

"Sekarang mari kita lihat bagaimana keadaan motor saya di Indonesia. Tapi secara umum, sejak balapan di Aragón, saya merasa sangat nyaman dengan kondisi motor saya," kata Marc Marquez dikutip dari laman Ducati Lenovo.

Kepercayaan diri Marquez tidak lepas dari hasil di Jepang. Sang juara bertahan mengamankan total 37 poin setelah memenangi Sprint Race dan balapan utama, sekaligus mengungguli duo Aprilia Racing Jorge Martin dan Marco Bezzecchi.

Bagi Marquez, tambahan poin menjadi target utama setelah melewati akhir pekan balapan tidak mudah.

"Saya benar-benar senang dengan 37 poin yang diraih akhir pekan ini, karena itulah tujuan utama. Itu adalah balapan yang sulit, terutama di putaran pertama di belakang Jorge (Martín)," ungkap Marc mengenai performanya di GP Jepang.

Hasil di Jepang memperkuat posisi Marquez dalam persaingan gelar MotoGP 2026. Ia berada di peringkat kedua klasemen sementara dengan 331 poin, tertinggal dua poin dari Jorge Martin yang masih memimpin.

Pendeknya Jarak poin menjadikan setiap balapan berikutnya memiliki arti besar. Mandalika menjadi kesempatan bagi Marquez untuk kembali memberi tekanan kepada Martin sekaligus menghapus catatan buruknya di sirkuit Indonesia.

Sejak pertama kali MotoGP digelar di Mandalika, Marquez belum pernah finis pada balapan utama. Tantangan kali ini bukan hanya persaingan dengan Martin dan Bezzecchi, tetapi juga bagaimana menjaga motor tetap kompetitif hingga bendera finis.

Marquez memiliki alasan untuk optimistis. Setelah menemukan kecepatan terbaiknya sejak seri Aragón, Ducati miliknya terus menunjukkan performa untuk bersaing di barisan depan.

Ada catatan menarik dari kemenangan Marquez di Jepang. Ia tercatat sebagai pembalap dengan jumlah kemenangan terbanyak di Sirkuit Misano dengan koleksi empat kemenangan.

Kini sepenuhnya tertuju ke Mandalika. Dengan persaingan klasemen semakin ketat. Selisih empat poin menjadikan setiap hasil akan sangat menentukan arah perebutan gelar.

MotoGP Indonesia menjadi arena balapan menantang bagi Marquez. Ia datang dengan kecepatan, kepercayaan diri dan momentum kuat, tetapi harus membuktikan semuanya di sirkuit yang sejauh ini belum pernah memberinya hasil finis dalam balapan utama.***

Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!