ID EN

Marc Marquez di Puncak: MotoGP Qatar 2026 Peluang Kunci Gelar Juara Dunia Kedelapan

Jumat, 6 November 2026 | 11:00

Penulis: Arif S

Pembalap Ducati Lenovo Team Marc Marquez
Arsip - Pembalap Ducati Lenovo Team Marc Marquez. . Foto: Antara Foto/Fikri Yusuf

Pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez semakin dekat dengan gelar juara dunia MotoGP 2026. Dengan keunggulan 44 poin atas pesaing terdekatnya, Jorge Martin, setelah memenangi Grand Prix Malaysia di Sirkuit Sepang, Minggu, 1 November, peluang Marquez terbuka lebar.

Hasil di Sepang menjadi modal Marquez untuk mengunci gelar kedelapan di kelas premier pada GP Qatar. Namun, pembalap Spanyol tidak ingin terlalu cepat merayakan keberhasilan. Ia menyadari masih ada pekerjaan yang harus diselesaikan sebelum memastikan gelar.

"Kami saat ini memimpin klasemen sementara dan ada sangat sedikit seri balapan yang tersisa, tapi pekerjaan kami belum selesai dan masih ada banyak momen yang akan datang," ujar Marc Marquez dikutip dari laman Ducati Lenovo. 

Pernyataan itu mencerminkan pendekatan Marquez menghadapi tiga seri terakhir musim ini. Ia tidak hanya dituntut mempertahankan keunggulan, tetapi juga harus menghindari kesalahan agar tidak terkejar para rival.

Marquez menguasai balapan di Sepang dan finis 4,172 detik di depan Pedro Acosta yang menempati posisi kedua. Alex Marquez melengkapi podium di posisi ketiga.

Hasil itu menjadi kemenangan ketujuh Marquez pada MotoGP 2026 sekaligus kemenangan ke-80 sepanjang kariernya di kelas premier. Ia mengoleksi 399 poin, unggul 44 poin atas Jorge Martin dengan 355 poin.

Sementara itu, Marco Bezzecchi berada di posisi ketiga dengan 332 poin. Pedro Acosta menempati urutan keempat dengan 295 poin, disusul Ai Ogura 278 poin.

Persaingan gelar semakin menguntungkan Marquez setelah Martin gagal mengikuti balapan utama di Sepang. Pembalap Aprilia Racing masih menjalani pemulihan cedera pergelangan tangan akibat kecelakaan di MotoGP Australia.

Martin sempat mencoba mengikuti sesi latihan di Malaysia, tetapi kondisinya belum memungkinkan untuk melanjutkan akhir pekan balapan. Ia memilih mundur sebelum sesi kualifikasi.

GP Qatar Jadi Kesempatan Pertama Mengunci Gelar

MotoGP Qatar akan berlangsung di Lusail International Circuit pada 6-8 November 2026. Seri ini menjadi putaran ke-20 dari total 22 balapan musim ini.

Marquez memiliki peluang matematis teratas untuk memastikan gelar di Qatar. Namun, kemenangan pada balapan utama saja belum cukup untuk mengunci gelar karena masih ada poin dari Sprint Race dan dua seri berikutnya.

Berdasarkan perhitungan klasemen setelah GP Malaysia, Marquez perlu memperlebar keunggulan menjadi setidaknya 74 poin atas Jorge Martin. Jika mampu mencapai margin tersebut, Martin tidak lagi memiliki peluang mengejar meski dua seri terakhir masih menyisakan maksimal 74 poin.

Marquez juga perlu memperhitungkan posisi Bezzecchi. Pembalap Aprilia tersebut tertinggal 67 poin dan memiliki lima kemenangan Grand Prix sepanjang musim ini.

Karena itu, hasil Sprint Race pada Sabtu dan balapan utama pada Minggu akan sama pentingnya. Marquez perlu mengumpulkan poin sebanyak mungkin sembari berharap para pesaingnya kehilangan kesempatan menambah angka.

Setelah GP Qatar, MotoGP masih menyisakan Grand Prix Portugal pada 20-22 November dan Valencia pada 27-29 November. Artinya, peluang Marquez mengamankan gelar di Lusail akan menjadi kesempatan pertama, bukan satu-satunya.

Marquez Memburu Gelar Kedelapan

Jika menjadi juara dunia 2026, Marquez akan mengoleksi delapan gelar MotoGP di kelas premier. Ia telah memiliki tujuh gelar yang diraih pada 2013, 2014, 2016, 2017, 2018, 2019, dan 2025.

Gelar kedelapan akan membawanya melewati Valentino Rossi yang mengoleksi tujuh gelar di kelas premier. Marquez hanya akan berada di belakang Giacomo Agostinim pemegang rekor kelas premier.

Perjalanan musim ini menunjukkan konsistensi Marquez setelah kembali menjadi juara dunia pada 2025. Tahun lalu, ia mengakhiri penantian enam tahun dengan merebut gelar ketujuh bersama Ducati Lenovo.

Kini, pembalap bernomor 93 memiliki kesempatan memperpanjang dominasinya. Tujuh kemenangan pada musim 2026 menjadi bukti dirinya masih mampu bersaing di level tertinggi.

Meski demikian, Marquez memilih tetap fokus pada setiap sesi. GP Qatar akan menjadi ujian untuk mengubah keunggulan di klasemen menjadi gelar juara dunia kedelapan.***

Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!