ID EN

Jon Rahm Rela Lepas Klaim 100 Juta Dolar AS Demi Keluar dari LIV Golf

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 17:30

Penulis: Arif S

Jon Rahm
Jon Rahm. Foto: Tangkap layar YouTube TenGolf

Jon Rahm mengambil keputusan besar demi mengakhiri hubungannya dengan LIV Golf. Pegolf asal Spanyol itu dikabarkan bersedia melepaskan klaim pembayaran senilai sekitar 75 juta poundsterling atau sekitar 100 juta dolar AS sebagai bagian dari kesepakatan pemisahan diri dari liga golf yang tengah dilanda krisis keuangan.

Keputusan Rahm menjadi perkembangan baru bagi LIV Golf yang mengajukan perlindungan kebangkrutan berdasarkan Bab 11 di Amerika Serikat pada September. Langkah itu diambil setelah Dana Investasi Publik Arab Saudi (PIF) menarik dukungan pendanaan bernilai miliaran dolar AS.

Ketika mengajukan perlindungan kebangkrutan, LIV Golf mencatat Rahm sebagai kreditur tanpa jaminan terbesar dalam organisasinya. Liga masih memiliki kewajiban pembayaran sebesar 7,4 juta dolar AS atau sekitar 5,5 juta poundsterling kepada Rahm hanya untuk sisa musim 2026.

ESPN melaporkan total klaim pembayaran Rahm sekitar 100 juta dolar AS atau 75 juta poundsterling. Jumlah itu berasal dari sisa kontrak senilai 300 juta dolar AS atau sekitar 222 juta poundsterling yang ditandatanganinya ketika meninggalkan PGA Tour untuk bergabung dengan LIV Golf pada Desember 2023.

Jon Rahm Tolak Tawaran Pendanaan LIV Golf

Di tengah krisis, LIV Golf berupaya melanjutkan operasional melalui rencana pengembangan bertajuk LIV 2.0. Liga itu berpeluang memperoleh pendanaan hingga 300 juta dolar AS dari BC Partners Credit untuk mendukung kelanjutan liga.

Namun, Rahm menilai persyaratan yang diajukan dalam rencana itu tidak dapat diterima. Ia memilih melepaskan seluruh klaim pembayarannya demi mengakhiri keterikatan finansial dengan LIV Golf secara menyeluruh.

Rahm mengambil langkah itu melalui kesepakatan pemisahan diri untuk mengamankan kepergiannya dari liga. Dengan melepaskan hak atas pembayaran yang masih menjadi klaimnya, ia memilih jalan keluar tanpa harus terus terikat pada persoalan keuangan organisasi.

Meski demikian, Rahm tetap akan membawa hak atas nama Legion XIII, tim LIV Golf yang selama ini dipimpinnya. Namun, nama itu tidak boleh digunakan untuk membentuk tim di TGL, liga golf dalam ruangan berteknologi tinggi yang diluncurkan Tiger Woods dan Rory McIlroy.

Jon Rahm Tak Mengikuti Jejak Brooks Koepka

Rahm merupakan salah satu nama terbesar yang bergabung dengan LIV Golf setelah meninggalkan PGA Tour. Keputusannya saat itu menjadi sorotan karena statusnya sebagai salah satu pegolf elite dunia.

Sejumlah pemain kemudian memilih kembali ke PGA Tour, termasuk Brooks Koepka. PGA Tour mengubah peraturannya pada Desember agar juara lima turnamen major itu bisa kembali, meskipun harus memenuhi sejumlah ketentuan dan menerima sanksi tertentu.

Rahm tidak mengikuti langkah Koepka. Ia tetap terikat kontrak jangka panjang dengan LIV Golf sebelum mencapai kesepakatan dengan DP World Tour, yang sebelumnya dikenal sebagai European Tour, pada Mei.

Kesepakatan itu memungkinkan Rahm mempertahankan keanggotaannya di DP World Tour sekaligus menjaga peluangnya tampil pada Ryder Cup tahun depan. 

Hal ini penting karena pegolf LIV Golf secara otomatis menghadapi larangan selama satu tahun dari PGA Tour, sedangkan DP World Tour menyediakan jalur bagi para pemain untuk mendapatkan keanggotaan PGA Tour.

Saat ini, 10 pegolf terbaik di Eropa mendapatkan akses menuju keanggotaan PGA Tour. Jalur ini menjadi salah satu opsi bagi pemain yang ingin mempertahankan peluang berkompetisi di berbagai turnamen besar.

Terlepas dari persoalan kontrak dan pendanaan LIV Golf, Rahm tetap menunjukkan performa kompetitif. Pada Agustus, ia meraih gelar musim LIV Golf untuk ketiga kalinya secara beruntun.

Sebelumnya, Rahm juga mengatakan tidak menyesal bergabung dengan LIV Golf. Namun, keputusan melepas klaim pembayaran senilai sekitar 100 juta dolar AS kini menandai babak baru dalam hubungannya dengan liga itu.(BBC)

Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!