Persib Bandung Sampaikan Duka Mendalam, Desak Kematian Bobotoh Diusut Tuntas
Selasa, 27 Oktober 2026 | 08:00
Penulis: Arif S

Manajemen Persib Bandung mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus meninggalnya Arief Rahman Kusuma, Bobotoh asal Ciapus, Kabupaten Bogor. Klub berjuluk Maung Bandung itu meminta penyelidikan dilakukan secara menyeluruh, profesional, dan transparan demi memberikan kejelasan serta keadilan bagi keluarga korban.
Arief ditemukan meninggal dunia di Jalan Raya Jakarta-Bogor KM 50, Desa Cimandala, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, pada Minggu 25 Oktober malam. Peristiwa itu terjadi setelah pertandingan Garudayaksa FC melawan Persib Bandung.
Melalui pernyataan resmi, manajemen PT Persib Bandung Bermartabat menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban. Persib juga menyatakan menghormati proses penyelidikan yang sedang berjalan dan berharap aparat dapat mengungkap fakta di balik peristiwa itu.
BACA JUGA
Persib Rasakan Kekalahan Kedua di Super League, Madura United Menang Dramatis
Persib Main di Si Jalak Harupat Sepanjang Oktober, Ini Tiga Laga Kandang Maung Bandung
Lupakan Kekalahan dari Madura United, Persib Fokus Lawan Garudayaksa FC di Super League
“Persib menghormati proses penyelidikan yang berjalan dan berharap penegakan hukum dapat memberikan kejelasan serta keadilan bagi keluarga almarhum,” tulis pernyataan resmi manajemen Persib Bandung yang diterima di Bandung, Senin.
Bagi Persib, meninggalnya Arief bukan hanya menjadi duka bagi keluarga yang ditinggalkan, tetapi juga bagi seluruh keluarga besar klub. Bobotoh selama ini menjadi bagian penting dalam perjalanan Persib, baik ketika tim berlaga di kandang maupun saat menjalani pertandingan tandang.
Persib Datangi Rumah Duka dan Siap Dampingi Keluarga
Sebagai bentuk kepedulian, perwakilan manajemen PT Persib Bandung Bermartabat telah mendatangi rumah duka untuk menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga Arief.
Persib juga siap memberikan pendampingan sesuai kebutuhan dan kewenangan klub. Dukungan itu diharapkan dapat membantu keluarga korban selama proses hukum berlangsung.
Langkah ini menjadi bentuk solidaritas klub kepada pendukungnya di tengah situasi duka. Manajemen menegaskan bahwa Bobotoh merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari keluarga besar Persib sehingga keselamatan dan rasa kemanusiaan harus tetap menjadi perhatian bersama.
Selain menyampaikan dukungan kepada keluarga korban, Persib meminta para pendukung tetap tenang dan mempercayakan penanganan kasus kepada aparat berwenang. Klub mengimbau Bobotoh untuk saling menjaga serta tidak melakukan tindakan yang dapat memperkeruh keadaan.
Manajemen menilai penanganan kasus harus tetap berjalan melalui jalur hukum agar fakta dapat diungkap dan pihak yang bertanggung jawab diproses sesuai ketentuan.
“Sepak Bola seharusnya menjadi ruang yang mempersatukan masyarakat dengan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, rasa hormat, dan persaudaraan,” sebut manajemen Persib.
Manajemen Persib berharap aparat penegak hukum dapat mengungkap seluruh fakta secara menyeluruh serta memproses pihak-pihak yang terbukti bertanggung jawab sesuai dengan hukum yang berlaku.***











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!