ID EN

Golf Australia Umumkan Pemenang National Awards of Excellence 2026

Rabu, 23 September 2026 | 19:58

Penulis: Arif S

Ilustrasi - Golf Tourism
Ilustrasi - Turnamen Golf Junior Indonesia.. Foto: Envato

Golf Australia memberikan penghargaan kepada sejumlah klub, komunitas, relawan, hingga mitra industri yang dinilai membawa perubahan dalam perkembangan olahraga itu. Sebanyak 10 kategori dalam National Awards of Excellence 2026 menunjukkan bagaimana golf di Australia mulai bergerak melampaui permainan di lapangan.

Penghargaan mencakup klub metropolitan dan regional, venue di luar lapangan, program partisipasi, keberlanjutan, relawan, hingga pemasok industri. Para penerima penghargaan tersebar di tujuh negara bagian dan teritori Australia.

CEO Golf Australia James Sutherland melihat keberagaman sebagai gambaran dari perkembangan golf di negaranya.

“National Awards of Excellence 2026 menunjukkan besarnya kepemimpinan, komitmen, dan kreativitas yang berkembang dalam dunia golf di Australia,” ujar Sutherland.

Menurut Sutherland, kisah para pemenang penghargaan yang telah memasuki tahun kedua memperlihatkan bagaimana golf mulai hadir lebih dekat dengan masyarakat. 

Salah satunya terlihat di komunitas terpencil Northern Territory, tempat 14 persen penduduk terlibat dalam golf junior, sementara pemerintah daerah di Melbourne bagian barat membawa golf ke taman untuk menjangkau masyarakat yang sebelumnya tidak memiliki akses.

“Ini bukan sekadar cerita hebat tentang golf, melainkan juga cerita hebat tentang Australia. Semua itu menunjukkan bahwa golf merupakan sarana kuat untuk membangun hubungan masyarakat, menciptakan inklusi, meningkatkan kesehatan, dan menjaga lingkungan,” ujar Sutherland.

Salah satu kisah menarik datang dari Gove Country Golf Club di Nhulunbuy, Arnhem Land. Dengan populasi kota sekitar 3.000 orang, klub itu mencatat 415 pendaftar MyGolf pada tahun fiskal 2026, meningkat 87 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Jumlah itu setara sekitar 14 persen dari seluruh penduduk kota. Gove juga menyumbang 35 persen dari total partisipasi MyGolf di 10 venue Northern Territory.

Kisah berbeda datang dari Maribyrnong City Council di Victoria. Di wilayah dengan lebih dari 40 persen penduduk lahir di luar Australia, pemerintah daerah memilih membawa golf ke taman dan ruang komunitas melalui program Active Maribyrnong.

Pendekatan itu mendapat respons kuat. Sesi golf Girls Can Week mencapai kapasitas penuh, sedangkan pendaftaran Get Into Golf habis hanya dalam 48 jam.

Di Townsville, golf perempuan berkembang melalui program i-GiGL milik Townsville Golf Club. Program itu menggabungkan instruksi profesional, pendampingan di lapangan, dan kegiatan sosial untuk membuat golf terasa lebih menyenangkan bagi peserta baru.

Sebanyak 387 perempuan mengikuti sesi Get Into Golf, sementara program LGP mencatat 58 keanggotaan dan 879 putaran sosial. Jumlah putaran sosial itu meningkat 250 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Inklusi juga menjadi bagian penting dari cerita Half Moon Bay Golf Club. Klub itu berinvestasi pada dua mesin ParaGolfer, memasang papan tee dengan petunjuk suara bagi pegolf tunanetra, serta memiliki profesional PGA dengan pelatihan khusus untuk melatih penyandang disabilitas.

Sementara itu, The Pat GC di Australia Selatan menunjukkan bagaimana fasilitas golf dapat berkembang menjadi pusat komunitas. Klub yang sebelumnya bernama West Beach Parks Golf melakukan rebranding pada Februari 2025 dengan konsep “all golf is golf”.

Dampaknya terlihat dari pertumbuhan keanggotaan junior sebesar 105 persen dan anggota berusia di bawah 30 tahun sebesar 150 persen. 

Putaran Short Course naik 24,5 persen menjadi 35.600, sedangkan pemesanan driving range meningkat 60 persen setelah penggunaan teknologi TrackMan.

Untuk kategori off-course, Thornleigh Golf Centre di New South Wales menjadi salah satu contoh bagaimana golf dapat diperkenalkan tanpa harus selalu dimulai dari lapangan 18 hole. Mereka memiliki fasilitas driving range dua lantai, teknologi TrackMan, mini-golf, serta sembilan profesional PGA.

Thornleigh setiap tahun menggelar lebih dari 100 sesi kelompok sekolah, 70 program junior, 50 klinik pemula dewasa, dan lebih dari 100 pesta ulang tahun anak. Dengan pendekatan itu, golf lebih mudah dijangkau berbagai kelompok usia dan latar belakang.

Aspek lingkungan juga mendapat tempat dalam penghargaan tahun ini. Tim McAuliffe dari Mount Lawley Golf Club dinobatkan sebagai Volunteer of the Year setelah membantu memimpin kelompok relawan lapangan sejak 2019.

Kelompok itu menyumbangkan 4.500 jam kerja sukarela sepanjang 2025 dan mengawasi penanaman lebih dari 20.000 tanaman asli. McAuliffe membantu menjadikan Mount Lawley sebagai lokasi relokasi fauna asli dan membangun tempat perlindungan bagi 37 quenda atau bandicoot.

Penghargaan keberlanjutan diberikan kepada Adam Marchant dari Royal Sydney Golf Club. Sebagai Director of Grounds selama lebih dari 20 tahun, Marchant memimpin transformasi lingkungan Championship Course yang dibuka kembali pada Maret 2025.

Proyek itu mencakup penanaman 500.000 pohon dan tanaman, penciptaan habitat satwa dan koridor kehidupan liar, serta upaya mengurangi penggunaan air, bahan kimia, dan pupuk.

Sementara dari sektor industri, GolfSim Australia menerima The Peter Maddison Supplier of the Year Award. Perusahaan itu telah memasang simulator golf di berbagai lokasi, termasuk klub, rumah, sekolah, tempat kerja, venue hospitality, dan pusat komersial.

Menurut General Manager Clubs, Facilities and Places to Play Golf Australia Damien de Bohun, kesamaan dari para pemenang bukan hanya kemampuan mereka menarik orang untuk bermain golf, tetapi juga menciptakan rasa memiliki.

“Hal paling menonjol adalah kesamaan dari setiap pemenang. Mereka bukan hanya menarik orang untuk bermain golf, tetapi juga membuat orang merasa menjadi bagian dari olahraga ini,” kata de Bohun. 

Ia mencontohkan Townsville Golf Club membangun jalur partisipasi perempuan dengan menjadikan lulusan program sebagai mentor. Sementara Kalgoorlie mengubah 76 persen pemain pemula menjadi pegolf aktif. 

"Half Moon Bay juga berinvestasi pada ParaGolfer dan papan tee dengan petunjuk suara agar semua orang dapat bermain. Organisasi-organisasi ini memahami bahwa masa depan golf berkaitan dengan rasa memiliki dan terus berkembang untuk menyambut pegolf modern," tambahnya.

Di Kalgoorlie, misalnya, sebanyak 76 persen dari 167 peserta Get Into Golf merupakan pemain baru pertama kali bermain. Program itu dijalankan melalui kolaborasi City of Kalgoorlie-Boulder dan Goldfields Golf Club.

Rangkaian penghargaan itu menunjukkan wajah golf Australia semakin beragam. Dari lapangan terpencil di Arnhem Land, program golf perempuan di Townsville, akses bagi penyandang disabilitas di Half Moon Bay, hingga konservasi satwa di Mount Lawley dan Royal Sydney, olahraga ini berkembang melalui berbagai pendekatan di luar kompetisi.

De Bohun menekankan peran relawan, pemerintah daerah, dan pemasok teknologi dalam ekosistem golf. Menurutnya, kontribusi tersebut mungkin tidak selalu menjadi sorotan utama, tetapi menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan olahraga.

“Kontribusi-kontribusi ini tidak selalu menjadi berita utama, tetapi menjadi fondasi bagi pertumbuhan olahraga golf,” kata de Bohun.

Pada akhirnya, National Awards of Excellence 2026 tidak hanya menjadi panggung untuk memberikan penghargaan kepada pelaku golf. Penghargaan itu juga memperlihatkan bagaimana olahraga tradisional berusaha membuka pintu lebih lebar bagi generasi baru, komunitas berbeda, penyandang disabilitas, perempuan, anak-anak, sekaligus lingkungan.***

Sumber: golfaustralia

Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!