ID EN

FIFA Matchday November: Batal Lawan Yordania, John Herdman Ubah Agenda Timnas Indonesia 

Sabtu, 7 November 2026 | 06:15

Penulis: Arif S

Timnas Indonesia
Timnas Indonesia sebelum melawan Malaysia pada pertandingan Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK, Senayan, Jakarta. . Foto: Antara Foto/M Risyal Hidayat

Agenda Timnas Indonesia pada FIFA Matchday November 2026 berubah setelah pertandingan melawan Yordania dibatalkan. Pelatih John Herdman mengalihkan fokus ke pemusatan latihan di Bali untuk menjaga persiapan skuad Garuda menghadapi agenda internasional berikutnya.

Keputusan itu sekaligus mengakhiri rencana pertandingan tandang Indonesia di Stadion Internasional Amman pada 13 November. Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memilih tidak melanjutkan agenda itu setelah mempertimbangkan situasi keamanan di kawasan Timur Tengah.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir sebelumnya menyerahkan penyusunan rencana pengganti kepada Badan Tim Nasional (BTN) dan Herdman.

"Nanti biar Badan Tim Nasional dan Coach John berdiskusi seperti apa rencana plan B-nya," kata Erick di Jakarta, Kamis.

Federasi Sepak Bola Yordania (JFA) mengumumkan pembatalan pertandingan melalui laman resminya pada Kamis, 5 November 2026.

JFA menyatakan keputusan diambil atas permintaan PSSI yang telah menyampaikan permohonan maaf karena tidak dapat memenuhi agenda pertandingan.

Erick menjelaskan keselamatan pemain menjadi pertimbangan utama. Perubahan jadwal Piala Asia 2027 mengubah agenda pertandingan November tidak lagi memiliki tujuan persiapan seperti sebelumnya.

"Apalagi AFC (Piala Asia) memundurkan kejuaraan Asianya. Jadi, November ini cukup limbung karena memang bukan lagi menjadi uji coba untuk AFC," kata Erick.

Kekhawatiran terhadap kondisi keamanan kawasan juga menjadi perhatian internasional. Pada 6 November PSSI meminta pembatalan karena situasi Timur Tengah dikhawatirkan memengaruhi kondisi psikologis pemain dan tim. 

Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) sebelumnya mengumumkan perubahan jadwal Piala Asia 2027 pada 3 November. Turnamen yang semula berlangsung pada 7 Januari hingga 5 Februari 2027 kini dijadwalkan digelar pada 23 Desember 2027 hingga 21 Januari 2028. 

Jadwal baru masih harus diajukan kepada FIFA untuk mendapatkan persetujuan. 

Setelah pembatalan laga Yordania, BTN sempat menjajaki kemungkinan menghadapi Hong Kong sebagai pengganti. Ketua BTN Sumardji menyebut komunikasi telah dilakukan dengan Federasi Sepak Bola Hong Kong, tetapi belum mendapatkan kepastian resmi karena waktu persiapan semakin terbatas.

Pada akhirnya, PSSI memilih mengalihkan agenda FIFA Matchday November menjadi pemusatan latihan di Bali. Herdman menyampaikan keputusan itu melalui keterangan resmi PSSI pada Jumat, 6 November.

"Menyusul penundaan Piala Asia AFC serta mempertimbangkan eskalasi situasi regional di Timur Tengah, kami memutuskan untuk tidak melanjutkan agenda pertandingan yang sebelumnya direncanakan di kawasan tersebut," kata Herdman.

Pelatih asal Inggris menegaskan pemusatan latihan tetap memiliki tujuan penting. Selain menjaga kesinambungan program, kegiatan diarahkan untuk memperkuat kedalaman skuad dan meningkatkan kualitas permainan.

"Kami fokus pada penguatan kedalaman skuad dan melanjutkan persiapan menuju Kualifikasi Piala Dunia," katanya.

Herdman berencana menggabungkan pemain dari skuad utama dengan sejumlah wajah baru. Langkah itu memberikan kesempatan kepada tim pelatih untuk melihat kemampuan pemain secara lebih dekat, sekaligus menguji pemahaman taktik dan kerja sama di dalam tim.

"Ini menjadi kesempatan untuk mengevaluasi potensi mereka, memperdalam pemahaman taktik, serta memperkuat kerja sama antarpemain dalam tim nasional," katanya. 

Dengan perubahan agenda ini, Timnas Indonesia tidak menjalani pertandingan internasional pada jendela FIFA Matchday 9-17 November 2026. 

Berdasarkan kalender FIFA, periode itu sebenarnya menyediakan kesempatan bagi setiap tim nasional untuk memainkan maksimal dua pertandingan. 

Meski kehilangan kesempatan menguji kekuatan melalui pertandingan internasional, TC Bali bisa menjadi ruang bagi Herdman untuk memperluas pilihan pemain. 

Pada hasil undian Mei lalu, Indonesia tergabung di Grup F bersama Jepang, Qatar, dan Thailand. Ketiga lawan itu menjadi tantangan tersendiri bagi skuad Garuda dalam upaya mengulang pencapaian Piala Asia 2023, ketika Indonesia mencapai Babak 16 Besar. 

Dengan agenda yang kini beralih ke Bali, Herdman memiliki kesempatan untuk membangun fondasi tim tanpa harus mengambil risiko perjalanan ke kawasan yang sedang menghadapi persoalan keamanan.

Tantangannya adalah memastikan pemusatan latihan menghasilkan perkembangan nyata, terutama dalam hal kedalaman skuad dan konsistensi permainan.***

Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!