ID EN

Dewa United vs Persija: Misi Kebangkitan Osmar Loss Setelah Kekalahan Telak dari Arema

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:00

Penulis: Arif S

Arsip - Laga Persija Jakarta vs Dewa United
Arsip - Laga Persija Jakarta vs Dewa United Banten FC pada pertandingan BRI Super League di JIS, Jakarta, 15 Maret 2026.. Foto: Antara Foto/Dhemas Reviyanto

Dewa United Banten FC dijadwalkan menjamu Persija Jakarta pada pekan kedelapan BRI Super League 2026/27. Bermain di Banten International Stadium, Serang, Sabtu 31 Oktober pukul 19.00 WIB, Banten Warriors bertekad bangkit setelah menelan kekalahan telak dari Arema FC.

Pada pertandingan sebelumnya, Dewa United harus mengakui keunggulan Arema FC dengan skor 0-4. Hasil itu menjadi pukulan bagi tim asuhan Osmar Loss sekaligus mengakhiri catatan enam pertandingan tanpa kekalahan.

Kekalahan itu juga menghapus kesempatan Dewa United untuk menjaga jarak dengan Persija di papan atas. Mereka berada di posisi kedua dengan 14 poin, tertinggal empat poin dari Macan Kemayoran.

Loss tidak ingin para pemain terus terjebak dalam kekecewaan. Ia menegaskan timnya sudah melakukan evaluasi dan mengambil pelajaran dari kekalahan di Malang.

"Kami sudah mengambil pelajaran dari kekalahan yang terasa pahit tersebut. Sekarang kami tahu apa yang harus dilakukan," ujarnya di laman I.League.

Pelatih asal Brasil menyambut pertandingan melawan Persija dengan optimisme. Ia menilai waktu persiapan yang tersedia telah dimanfaatkan untuk memperbaiki sejumlah kekurangan sekaligus mematangkan strategi menghadapi pemuncak klasemen.

"Persiapan kami berjalan cukup baik. Kami memiliki waktu untuk berlatih dan mempersiapkan diri," kata Loss.  

Rekor Kandang Jadi Modal Dewa United

Dewa United memiliki alasan untuk percaya diri meski baru saja mengalami kekalahan besar. Mereka belum terkalahkan dalam tiga pertandingan kandang musim ini, dengan catatan dua kemenangan dan satu hasil imbang.

Dukungan publik di Banten International Stadium diharapkan menjadi tambahan energi bagi para pemain. Namun, catatan itu akan mendapat ujian serius karena Persija datang dengan produktivitas serangan lebih baik.

Berdasarkan klasemen resmi I.League, Persija telah mencetak 17 gol dan kebobolan enam kali dari tujuh pertandingan. Sementara itu, Dewa United mengoleksi 12 gol dan sudah kemasukan 10 kali.

Perbedaan statistik menunjukkan Dewa United perlu memperbaiki koordinasi pertahanan. Kekalahan 0-4 dari Arema menjadi peringatan agar mereka tidak kembali memberikan ruang terlalu besar kepada lawan.

Di sisi lain, Loss tidak ingin terlalu sibuk membandingkan kondisi timnya dengan Persija. Ia memilih mengarahkan perhatian kepada kualitas permainan Dewa United sendiri.

Menurut Loss, kekalahan Persija 2-3 dari Persita Tangerang pada pertandingan sebelumnya di Banten International Stadium tidak bisa dijadikan patokan untuk menentukan jalannya pertandingan nanti.

"Saat ini yang terpenting adalah kami fokus pada kondisi dan kualitas tim sendiri, lalu berusaha menunjukkan kemampuan terbaik di lapangan," katanya.

Kesempatan Memangkas Jarak dari Persija

Pertandingan melawan Persija memiliki arti penting bagi posisi Dewa United di klasemen. Jika mampu meraih tiga poin, mereka akan mengumpulkan 17 poin dan memangkas jarak dengan pemuncak klasemen menjadi hanya satu poin.

Sebaliknya, kekalahan akan membawa Persija semakin menjauh dengan keunggulan tujuh poin. Situasi itu tentu ingin dihindari Loss karena persaingan papan atas masih panjang.

Persija juga bukan lawan yang mudah ditaklukkan. Tim asuhan Shin Tae-yong sudah mengumpulkan enam kemenangan dari tujuh pertandingan. Mereka memiliki keseimbangan antara lini serang dan pertahanan, sehingga Dewa United membutuhkan penampilan lebih solid dibandingkan laga sebelumnya.

Bagi Loss, duel melawan Persija menjadi kesempatan untuk membuktikan Dewa United masih pantas bersaing di papan atas. Kemenangan akan menjadi jawaban terbaik setelah kekalahan telak dari Arema sekaligus menjaga peluang mereka dalam perburuan posisi pertama.***

Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!