ID EN

Persib Kalah dari Madura United, Garudayaksa Jadi Ujian Berikutnya

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 17:31

Penulis: Rojes Saragih

Bogor – Persib Bandung harus pulang tanpa poin setelah kalah 0-1 dari Madura United pada pekan keenam BRI Super League 2026/2027 di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Kamis (22/10/2026). Gol Dimitar Mitkov pada menit ke-89 menjadi pembeda dalam pertandingan yang memperlihatkan dominasi Persib, tetapi berakhir dengan kekecewaan bagi tim tamu.

Kekalahan ini menjadi bahan evaluasi penting bagi Maung Bandung, terutama terkait efektivitas serangan, konsentrasi di menit-menit akhir, dan pengelolaan kebugaran pemain di tengah jadwal kompetisi yang padat.

Persoalan itu dibahas dalam podcast ITSMe bersama Pengamat Sepak Bola Erwin Fitriansyah dan Sapto Haryo Rajasa. Diskusi yang berlangsung di Studio Sentul, Bogor, itu dipandu oleh Pudila dan Gilang Respaty.

Dominasi Persib Tak Berbuah Gol


Secara statistik, Persib sebenarnya memiliki keunggulan. Tim asuhan Igor Tolic mencatatkan penguasaan bola 56 persen, melepaskan 21 tembakan, dan menghasilkan enam tembakan tepat sasaran. Madura United membukukan 12 tembakan dengan empat di antaranya mengarah ke gawang.

Namun, keunggulanPersib tidak cukup untuk menghasilkan gol. Penampilan Angga Saputro di bawah mistar Madura United menjadi salah satu faktor penting yang menggagalkan upaya Persib. Kiper tuan rumah menggagalkan peluang sundulan Sandy Walsh pada menit ke-71 dan tembakan mendatar Uilliam Barros pada menit ke-86.

Petaka datang pada menit ke-89. Setelah terjadi situasi bola liar di kotak penalti, Dimitar Mitkov berhasil memanfaatkannya menjadi gol kemenangan Madura United. Kesalahan di lini pertahanan Persib pada momen krusial membuat dominasi sepanjang pertandingan tidak menghasilkan satu pun poin.

Hasil ini menegaskan bahwa penguasaan bola dan jumlah tembakan harus diikuti efektivitas penyelesaian akhir serta konsentrasi hingga peluit terakhir.

Jadwal Padat Menjadi Persoalan Serius


Dalam diskusi podcast ITSMe, padatnya kalender pertandingan menjadi salah satu aspek yang perlu mendapat perhatian. Persib harus membagi tenaga dan konsentrasi di Super League, AFC Champions League Two (ACL Two), serta ASEAN Club Championship atau Shopee Cup.

Jadwal yang berdekatan, perjalanan antarkota dan antarnegara, serta waktu pemulihan yang terbatas berpotensi memengaruhi performa pemain. Situasi ini juga membuat rotasi menjadi tantangan tersendiri bagi Igor Tolic. Mengistirahatkan pemain inti dapat menjaga kebugaran, tetapi perubahan komposisi yang terlalu besar berisiko mengurangi keseimbangan permainan.

Karena itu, Persib perlu mengelola menit bermain, memaksimalkan program pemulihan, dan menentukan komposisi berdasarkan kondisi fisik serta kebutuhan taktik. Tim juga tidak bisa terus mengandalkan kemampuan membalikkan keadaan atau remontada ketika tertinggal.

Kemenangan di kompetisi Asia tetap penting bagi Persib dan Sepak Bola Indonesia. Namun, ambisi tersebut harus diimbangi pengelolaan skuad yang tepat agar penampilan di kompetisi domestik tidak ikut terpengaruh.

Garudayaksa Menjadi Ujian Berikutnya


Persib tidak memiliki banyak waktu untuk meratapi kekalahan. Maung Bandung dijadwalkan menghadapi Garudayaksa FC pada pekan ketujuh Super League, Minggu (25/10/2026), pukul 19.00 WIB di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor.

Persib mengoleksi 10 poin dari enam pertandingan sebelum laga tersebut. Kemenangan menjadi penting untuk menjaga persaingan di papan atas sekaligus mengembalikan kepercayaan diri setelah kehilangan poin di Pamekasan.

Namun, Garudayaksa tidak bisa dipandang sebelah mata. Tim tuan rumah juga berusaha bangkit setelah kalah 0-5 dari Bali United pada pertandingan sebelumnya. Kondisi itu membuat kedua tim sama-sama memiliki motivasi untuk meraih hasil positif.

Persib perlu memperbaiki penyelesaian akhir, menjaga organisasi pertahanan, dan menghindari kesalahan elementer di area berbahaya. Rotasi juga harus dilakukan secara terukur agar kualitas permainan tetap terjaga tanpa mengabaikan kebutuhan pemulihan.

Tantangan Persib tidak berhenti di Pakansari. Setelah menghadapi Garudayaksa, Maung Bandung dijadwalkan menjamu Melbourne Victory dalam lanjutan ACL Two pada Rabu (28/10/2026). Jarak pertandingan yang singkat membuat pengelolaan kebugaran semakin menentukan.

Kekalahan dari Madura United seharusnya menjadi peringatan sekaligus bahan evaluasi. Persib masih memiliki kesempatan untuk bangkit, tetapi membutuhkan respons nyata di lapangan. Laga melawan Garudayaksa akan menjadi ujian awal untuk membuktikan bahwa Maung Bandung mampu menjaga konsistensi di tengah tekanan jadwal dan tuntutan bersaing di berbagai kompetisi.