Arema FC Pecat Marcos Santos, Dewa United Jadi Ujian Pertama Andre Caldas di Super League
Sabtu, 24 Oktober 2026 | 09:36
Penulis: Arif S

Arema FC mengambil langkah tegas setelah gagal keluar dari periode sulit di BRI Super League 2026/2027. Manajemen Singo Edan memutuskan mengakhiri kerja sama dengan Marcos Santos menyusul lima pertandingan tanpa kemenangan, dengan kekalahan telak 1-5 dari Persija Jakarta menjadi pukulan terakhir bagi pelatih asal Brasil.
Keputusan itu diumumkan manajemen Arema FC pada Jumat. General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi menegaskan perubahan di kursi pelatih diperlukan untuk merespons situasi tim sekaligus membuka peluang perbaikan performa dalam waktu dekat.
"Manajemen memutuskan untuk mengistirahatkan sekaligus mengakhiri kerja sama secara profesional (dengan Marcos Santos) demi kebaikan bersama," ujar General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi, Jumat.
BACA JUGA
Hasil Super League: Jeremejeff Cetak Dua Gol ke Gawang Arema FC, Persija Kembali ke Puncak
Hasil Super League: Curi 3 Poin dari Kandang Borneo FC, Dewa United Kuasai Puncak Klasemen
Shin Tae-yong Belum Puas Persija Jakarta Sapu Bersih Tiga Laga Awal Super League
Yusrinal menjelaskan, keputusan itu merupakan hasil evaluasi manajemen terhadap perkembangan tim sepanjang kompetisi. Pihak klub menilai penyegaran taktis perlu segera dilakukan agar Arema FC memiliki kesempatan untuk membangun kembali momentum positif.
Kekalahan dari Persija Jakarta menjadi salah satu faktor penentu dalam evaluasi. Arema FC takluk 1-5 saat bertandang ke Stadion Patriot Candrabhaga, Rabu 21 Oktober 2026.
"Keputusan ini tentu tidak mudah, apalagi ini merupakan musim kedua bagi coach Marcos Santos yang sebenarnya dinilai sangat mengenal karakter Sepak Bola Indonesia. Tapi lima laga tanpa kemenangan menjadi indikator penting bahwa tim butuh momentum dan ruang refreshment baru," ucapnya.
Pengalaman Marcos Santos yang telah memasuki musim kedua bersama Arema FC tidak cukup untuk menghindarkannya dari pemecatan.
Hasil di lapangan menjadi pertimbangan utama ketika klub berupaya memperbaiki perjalanan mereka di Super League musim ini.
Andre Caldas Ambil Alih Kursi Pelatih Arema FC
Arema FC tidak memiliki banyak waktu untuk beradaptasi dengan perubahan di kursi pelatih. Kompetisi terus berjalan, sementara pertandingan kandang melawan Dewa United sudah menanti pada Minggu 25 Oktober 2026.
Untuk menjaga persiapan tim tetap berjalan, manajemen menunjuk asisten pelatih Andre Caldas sebagai pelatih interim. Ia akan langsung memimpin skuad Singo Edan menghadapi Dewa United di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang.
Yusrinal menilai Andre memiliki bekal cukup untuk menjalankan tugas memimpin Arema FC. Selain mengantongi lisensi A Pro, ia juga telah mengenal karakter para pemain serta memahami situasi internal klub.
"Untuk memastikan persiapan tim tidak terganggu jelang laga kandang melawan Dewa United, kami menunjuk Andre Caldas sebagai pelatih interim," katanya.
Penunjukan Andre menjadi langkah awal Arema FC untuk menjaga stabilitas tim di tengah pergantian pelatih. Dalam waktu persiapan terbatas, Andre dituntut membantu para pemain mengalihkan perhatian dari hasil buruk sebelumnya dan kembali berkonsentrasi pada pertandingan berikutnya.
Laga melawan Dewa United juga memiliki arti penting bagi Arema FC. Selain bermain di hadapan pendukung sendiri, Singo Edan membutuhkan hasil positif untuk menghentikan tren negatif sekaligus membangun kepercayaan diri setelah lima pertandingan tanpa kemenangan.
Arema FC Cari Pelatih Kepala Baru
Di tengah persiapan menghadapi Dewa United, manajemen Arema FC juga mulai memproses penunjukan pelatih kepala definitif. Klub ingin mendapatkan sosok yang dinilai tepat untuk membawa tim kembali bersaing di papan atas Super League.
Pergantian pelatih diharapkan menjadi titik awal pembenahan, tetapi tantangan Arema FC tidak berhenti pada perubahan di pinggir lapangan. Tim juga membutuhkan konsistensi permainan dan Hasil Pertandingan untuk mengangkat kembali kepercayaan diri para pemain.
Manajemen memastikan seluruh urusan administrasi serta pemenuhan hak-hak kontrak Marcos Santos akan diselesaikan secara profesional sesuai aturan yang berlaku dan dengan semangat kekeluargaan.
"Kami memohon doa dan dukungan positif agar momentum pembenahan ini menjadi titik balik kebangkitan Arema FC," pungkasnya.***











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!