MotoGP Australia 2026 Resmi Batal, Veda Ega Kehilangan Momen Bersejarah
Minggu, 25 Oktober 2026 | 13:56
Penulis: Rojes Saragih

Grand Prix Australia 2026 di Sirkuit Phillip Island, Victoria, berakhir tanpa balapan setelah cuaca buruk memaksa penyelenggara membatalkan seluruh kelas pada Minggu (25/10/2026). Balapan Moto3 dan Moto2 lebih dahulu dibatalkan, sebelum kelas utama MotoGP menyusul setelah sempat mengalami beberapa kali penundaan.
Dalam pengumuman resminya pada Minggu, 25 Oktober 2026, MotoGP menyatakan, “Due to limited visibility affecting the operation of the medical helicopter at the Red Bull Grand Prix of Australia, the MotoGP Grand Prix race has been cancelled.”
Pernyataan itu menegaskan bahwa balapan kelas utama resmi dibatalkan akibat jarak pandang terbatas yang mengganggu operasional helikopter medis.
BACA JUGA
Penjualan Awal Tiket MotoGP Indonesia 2026 Raup Rp2,4 Miliar, Efek Mario Aji dan Veda Ega
Mandalika Mendunia, MotoGP 2026 Diharapkan Perkuat Promosi Wisata Indonesia
Dari Minibike ke Moto3, Veda Ega Pratama Menjaga Asa ke MotoGP
MotoGP juga mengumumkan bahwa para pembalap akan melakukan putaran perpisahan di belakang safety car dan berhenti di lintasan lurus utama untuk menyapa penonton. Pit lane dijadwalkan dibuka pukul 15.45 waktu setempat atau 11.45 WIB. Kegiatan itu bukan balapan pengganti dan tidak menghasilkan tambahan poin kejuaraan.
Pembatalan balapan utama diumumkan sekitar pukul 15.40 waktu setempat. Sebelumnya, balapan tersebut sempat ditunda sekitar dua jam dari jadwal awal karena kondisi cuaca yang tidak kunjung membaik.
Veda Ega Kehilangan Peluang Bersejarah
Pembatalan Moto3 menjadi pukulan tersendiri bagi Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama. Pembalap Honda Team Asia itu sebelumnya meraih pole position setelah tampil tercepat dalam sesi kualifikasi.
Pencapaian tersebut mengukir sejarah karena Veda menjadi Pembalap Indonesia pertama yang meraih posisi start terdepan dalam ajang Grand Prix balap motor.
Veda sedianya memulai balapan dari posisi pertama. Namun, keputusan pembatalan membuatnya kehilangan kesempatan memperjuangkan kemenangan dalam seri Australia.
Pembalap Indonesia lainnya, Mario Aji, juga tidak dapat tampil di kelas Moto2. Pembalap Idemitsu Honda Team Asia tersebut sebelumnya dijadwalkan memulai balapan dari posisi ke-12.
Helikopter Medis Jadi Penentu Pembatalan
Hujan deras dan kabut tebal menyelimuti Phillip Island sejak Minggu pagi. Kondisi tersebut membatasi jarak pandang dan membuat helikopter medis tidak dapat beroperasi dengan aman.
Dalam pernyataan resminya pada Minggu, Australian Grand Prix Corporation menegaskan bahwa keselamatan harus menjadi prioritas dan balapan tidak dapat dilaksanakan tanpa kesiapan operasional helikopter medis.
Penyelenggara juga menyampaikan bahwa pengembalian dana akan difasilitasi bagi pemegang tiket hari Minggu, sementara pemegang tiket beberapa hari berhak atas pengembalian sebagian sesuai ketentuan.
MotoGP sempat mempertahankan kemungkinan menggelar balapan utama pada pukul 16.30 waktu setempat atau 12.30 WIB. Namun, setelah penundaan berulang, keputusan akhir yang diumumkan sekitar pukul 15.40 waktu setempat adalah pembatalan, bukan pemindahan jadwal ke hari berikutnya.
Akhir Era Phillip Island
Pembatalan ini menutup perjalanan MotoGP di Phillip Island tanpa balapan terakhir. Sirkuit ikonik itu telah menjadi bagian penting dari kalender kejuaraan dunia selama puluhan tahun.
Mulai 2027, Grand Prix Australia dijadwalkan berpindah ke sirkuit jalan raya Adelaide. Dengan demikian, edisi 2026 menjadi penyelenggaraan terakhir MotoGP di Phillip Island, meskipun balapan penutupnya tidak dapat terlaksana akibat cuaca buruk.
Persaingan Gelar Berlanjut ke Malaysia
Setelah GP Australia dibatalkan, perhatian beralih ke seri berikutnya, yakni GP Malaysia di Sirkuit Sepang pada 30 Oktober hingga 1 November 2026.
Marc Marquez dari Ducati Lenovo memimpin klasemen sementara dengan 365 poin, unggul 10 poin atas Jorge Martin dari Aprilia Racing yang mengoleksi 355 poin. Martin dipastikan absen di Phillip Island setelah mengalami cedera akibat kecelakaan pada balapan sprint, Sabtu (24/10/2026).
Tanpa balapan utama di Australia, tidak ada tambahan poin dari seri tersebut. Persaingan gelar juara dunia pun berlanjut ke Malaysia, sementara Veda Ega dan Mario Aji harus mengalihkan fokus ke seri berikutnya setelah kehilangan kesempatan tampil di Phillip Island.











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!